Papua Ukir Sejarah Baru di Raimuna Nasional

Ketua Kwarda Papua, Kak Kristin Mano memakaikan tas Noken pada Presiden Jokowi saat upacara penjemputan Buperta Cibubur guna pembukaan Raimuna Nasional

JAKARTA (PB) : Pramuka dari tim Kwartir Daerah (Kwarda) Papua benar-benar menjadi bintang di acara pekan Raimuna Nasional XI Tahun 2017 di Cibubur, Jakarta Timur, Senin (14/08/2017).

Dalam upacara pembukaan yang bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka ke-56 itu, dihadiri langsung Presiden Joko Widodo, Ibu Negara dan rombongan Menteri, Panglima TNI dan Kapolri.

Tim Kwarda Papua menjadi perhatian semua mata yang hadir. Bagaimana tidak, sejak awal acara, panitia memberikan kepercayaan kepada tim Kwarda Papua yang melakukan tarian penjemputan Presiden dan rombongan. Juga dilakukan prosesi injak piring dan pemberian serta memakaikan Noken kepada Presidein Jokowi dan sang Ibu Negara Iriani Joko Widodo.

Ketua Kwarda Papua, kak Kristin Mano mendapat kehormatan memakaikan Noken pada Presiden Jokowi. Sementara Kak Carolus Bolly selaku wakil ketua Kwarda memakaikan Noken pada ibu Negara Iriani Joko Widodo.

Wakil Ketua Kwarda Papua, Kak Carolus Bolly memakaikan tas Noken pada Ibu Negara Iriani Jokowi saat upacara penjemputan Buperta Cibubur guna pembukaan Raimuna Nasional

Tak sampai disitu, Nuansa Papua benar-benar memenuhi upacara pembukaan Raimuna yang dipimpin langsung Presiden Jokowi itu. Puluhan penari dengan kostum khas Papua memukau puluhan ribu pasang mata yang memadati lokasi upacara di Bumi Perkemahan Cibubur itu.

“Kita benar mengukir sejarah baru dalam Raimuna Nasional kali ini. Sejak awal panitia nasional percayakan pada Kwarda Papua untuk tarian penjemputan, prosesi injak piring, pemberian Noken hingga tarian kolosal dalam upacara tadi. Kesempatan ini sangat berharga bagi kita Papua. Ini bukan saja menjadi kebanggaan di Kwarda Papua, tetapi semua orang di Tanah Papua,” kata Wakil Ketua Kwarda Papua, Kak Carolus Bolly usai upacara pembukaan Raimuna Nasional.

Presiden Jokowi saat prosesi injak piring di pembukaan Raimuna Nasional.

Lanjut Kak Carolus, kehadiran Kwarda Papua sebagai sejarah baru karena asal muasal kata Raimuna berasal dari Papua tepatnya dari Kepulauan Yapen, sehingga panitia Raimuna Nasional XI mempercayakan Kwarda Papua untuk membawakan tarian penyambutan untuk Ketua Kamabinas yakni Presiden Joko Widodo dan rombongan saat tiba di arena Buper Cibubur.

“Terimakasih juga kita berikan pada semua tim Kwarda Papua yang sudah tampil memberikan yang terbaik. Terutama adik-adik penari yang begitu bagus,” pungkasnya. (Marcel/PB)

 

Presiden Jokowi : Pramuka Garda Terdepan Jaga NKRI

Presiden Jokowi foto bersama kontingen kwarda Papua saat menghadiri Raimuna Nasional

JAKARTA (PB) : Presiden Joko Widodo  Senin (14/8) pagi, hadir dalam Peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka ke-56 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Kepala Negara dalam kesempatan itu sekaligus meresmikan pembukaan Raimuna Nasional XI Tahun 2017.

Presiden saat kehadirannya, mendapat samnbutan meriah dari tim Kwarda Papua dengan tarian, prosesi injak piring dan pemberian serta pengalungan Noken dari Ketua Kwarda dan Wakil Ketua Kwarda Papua.

Ketua Kwarda Papua, Kak Kristina Mano mendapatkan kehormatan memakaikan Noken kepada Presiden Jokowi, sementara Wakil Ketua Kwarda Kak Carolus Bolly memakaikan Noken kepada Ibu Negara Iriani Joko Widodo.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi berharap agar di usianya yang ke-56 ini, semua anggota gerakan Pramuka tetap memiliki semangat juang yang tinggi. Ia juga meminta agar Pramuka dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI.

“Walaupun usia gerakan Pramuka semakin bertambah, saya minta semangatnya harus tetap muda. Harus selalu produktif dalam berkarya, inovatif, kreatif, menjadi yang terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjadi garda terdepan perubahan di negeri kita yang kita cintai ini,” ujarnya.

Presiden Jokowi saat memimpin upacara pembukaan Raimuna Nasional

Dalam menjalankan aktivitasnya, Kepala Negara berujar bahwa gerakan Pramuka harus berani dalam melakukan terobosan dan tidak terjebak dalam rutinitas yang monoton. Selain itu, mereka juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sedemikian cepatnya.

“Kita harus mendidik adik-adik Pramuka bukan saja latihan baris berbaris, cara membangun tenda, atau membuat simpul tali saja. Tapi juga harus memandu adik-adik Pramuka dalam disiplin menggunakan media sosial yang positif dan produktif,” ucapnya.

Presiden Jokowi saat menghadiri pembukaan Raimuna Nasional

Lebih lanjut, menurutnya gerakan Pramuka dapat dijadikan sebagai sebuah wadah kreativitas dalam menanamkan rasa bangga dan cinta kepada Tanah Air. Untuk itu, Pramuka harus meninggalkan pola pendidikan lama dan beralih kepada cara-cara terkini yang mampu mendekatkan diri kepada para pemuda masa kini.

“Kita harus meninggalkan pendekatan-pendekatan lama yang tidak pas digunakan untuk generasi saat ini. Sentuhlah rasa cinta, bangkitkan rasa bangga generasi muda pada tanah airnya sehingga benar-benar tertanam di dalam diri setiap anggota gerakan Pramuka,”ujarnya.

Maka itu, Presiden yang hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menitipkan pesan kepada segenap anggota gerakan Pramuka di seluruh penjuru Tanah Air bahwa Pramuka Indonesia adalah manusia Pancasila. Pegang teguh Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika-nya demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pancasila adalah dasar kita bernegara. Pancasila adalah pemersatu bangsa. Pancasila adalah rumah kita bersama. Saya Pramuka, saya Indonesia, saya Pancasila,” tuturnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono dan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Daud. (Marcel/PB)

Pramuka Kwarda Papua Bagi Noken Gratis di Raimuna Nasional

Ketua Pramuka Kwarda Papua, Kristina Mano

JAKARTA (PB) : Anggota Pramuka yang tergabung dalam Tim Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Papua, bakal membagikan ribuan Noken alias tas rajutan asli Bumi Cenderawasih, saat Raimuna Nasional XI yang berlangsung mulai tanggal 14-21 Agutus di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur.

Ketua Kwarda Papua, Kak Kristina Mano kepada Papua Bangkit di lapangan Buperta Cibubur, Sabtu (12/08/2017) menjelaskan, pembagian Noken itu sebagai bagian dari komitmen pihaknya untuk ikut mensosialisasikan  Noken. Apalagi, noken sudah menjadi warisan budaya dunia yang diakui Unesco.

Dia kemukakan, pihaknya di Kwarda Papua sendiri membawa sedikitnya 1500 buah Noken yang siap dibagikan. Tak hanya itu, setiap peserta Raimuna dari Kwarda Papua yang berjumlah sedikitnya 1500 orang dari kabupaten/kota di Papua, juga diwajibkan membawa dua buah tas noken.

“Jadi masing-masing peserta juga membawa dua buah noken. Nantinya satu Nooen wajib dipakai sendiri, dan satunya lagi akan diberikan pada kawan-kawan mereka dari berbagai daerah di Indonesia,” bilang kak Ita (Sapaan Kristina Mano dalam Pramuka).

Tas, syal dan sejumlah perlengkaoan lainnya yang dipersiapkan untuk peserta dari kwarda Papua

Dikemukakan Kak Ita, Noken yang dibawa pihaknya, akan dibagikan kepada seluruh pengunjung stand pameran Kwarda Papua selama berlangsungnya Raimuna XI.

“Nanti saat dan sampai usai Raimuna, kita ada stand pameran. Para pengunjung yang datang  ke stand pameran Kwarda Provinsi Papua akan kita berikan secara gratis. Noken yang kita bawa berasal dari seluruh wilayah di Papua. Jadi pengunjung datang ke stand kami, menulis namanya dibuku tamu dan akan mendapatkan 1 tas noken,” paparnya.

Selain Noken gratis untuk pengunjung, diakui kak Ita, pihaknya juga menyiapkan 700-an tas dan perlengkapan lainnya untuk diberikan pada peserta dari Kwarda Papua.

Pramuka tim Kwarda Papua berlatih tarian menjemput Presiden Joko Widodo di Buperta Cibubur.

Sebelumnya diberitakan, sebagaimana agenda Raimuna Nasional kali ini, Tim Kwarda Papua dalam agenda lima tahunan ini akan mengambil peranan penting. Sejak pembukaan acara yang dijadwalkan Senin (14/08), tim 165 penari dari tim Kwarda Papua yng akan membawakan tarian menjempu presiden Joko Widodo dan rombongan yang akan membuka acara.

Selain itu, salah satu tim Kwarda Papua, atas nama Rupeka Anita Aruman yang berasal dari kontingen Kwarcab Kabupaten Yahukimo, didaulat menampilkan keterampilannya merajut Noken didepan Presiden dan seluruh undangan yang hadir. (Marcel/PB)

 

Rupeka Anita Aruman, Peserta Kwarcab Yahukimo Didaulat Rajut Noken Depan Presiden

Rupeka Anita Aruman (Kiri) bersama ketua Kwarcab Yahukimo, Tanthy Muridha

JAKARTA (PB) : Raimuna Nasional XI Gerakan Pramuka yang dilaksanakan mulai Senin 14  Agustus 2017 dan dibuka langsung Presiden Joko Widodo di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur benar-benar menjadi ajang pramuka kwarda papua menunjukan kebolehan mereka.

Bagaimana tidak, dari agenda yang diperoleh, sejak awal pembukaan yang diawali kedatangan Presiden Joko Widodo di lokasi Raimuna, Pramuka kwarda papua sudaah yang terdepan dan pertama menyambut dengan tarian dan prosesi injak piring.

Tak hanya acara penyambutan, dalam acara puncak pembukaan, Rupeka Anita Aruman, peserta Raimuna nasional dari Kwarcab kabupaten Yahukimo Didaulat menampilkan keterampilannya merajut Noken didepan Presiden dan seluruh undangan yang hadir.

Sesuai salah satu visi Kwarda Papua yakni mengenalkan dan menduniakan Noken lewat ajang Raimuna.

“Saya siap. Ini sudah bawa bahan untuk menganyam Noken,” kata Rupeka Anita Aruman.

Rupeka Anita Aruman (Paling Kiri) bersama ketua Kwarcab Yahukimo, Tanthy Muridha berbincang santai bersama ketua Kwarda Papua Kak Ita Mano di pinggir lapangan Buperta Cibubur.

Senada ketua Kwarcab Yahukimo, Kak Tanthy Muridha mengaku bangga atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan pada anggota Kwarcab Yahukimo dalam tim Kwarda Papua. Apalagi, selain turut menjadi tim penari penjemputan Presiden Joko Widodo, anggota Kwarcab Yahukimo juga didaulat merajut Noken depan Presiden.

“Ini kesempatan yang baik buat kita. Dan kami sebagai pramuka selalu siap,”kata Kak Tanthy. (Marcel/PB)

Tarian dan Prosesi Injak Piring dari Kwarda Papua Sambut Presiden di Raimuna Nasional

 

Ketua Kwarda Papua, Kak Ita Mano memantau latihan Tarian dan Prosesi Injak Piring  dari Pramuka Papua untuk penyambutan Presiden

JAKARTA (PB) : Kontingen Kwartir Daerah (Kwarda) Papua di ajang Raimuna Nasional XI Gerakan Pramuka yang dilaksanakan pada 14  Agustus 2017, di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Papua mendapat kehormatan menampilkan tarian penyambutan saat kedatangan Presiden Joko Widodo di acara pembukaan pertemuan Pramuka Lima tahunan itu, pada Senin (14/08/2017).

Pantauan Papua Bangkit dari lokasi Buperta Cibubur, Sabtu (12/08) tampak para penari asal beberapa kwartir cabang (Kwarcab) yang sudah tergabung dalam Kwarda Papua, serius berlatih tarian penyambutan presiden. Persiapan penyambutan dipantau langsung Ketua Kwarda Papua, Kak Kristina Tomy. L Mano.

Tak hanya tarian, nantinya dalam penjemputan itu, Presiden juga akan didaulat prosesi injak piring khas Papua.

Dua Pramuka asal Papua yang beruntung memegang piring dalam prosesi itu yakni Meske Maban asal Kwarcab Keerom dan Windi Sinaga asal Kwarcab Kota Jayapura.

“Ada total 165 penari dan pemukul Tifa yang menyambut rombongan pak Presiden saat pembukaan Senin nanti. Kita memang baru berlatih disini, karena penari ini berasal dari Kwarcab yang beda-beda,” kata pembina pendamping Putra Kwarda Papua, Frederik Mamoribo didampingi pembina putri Ning Sri Astuti.

Pramuka Kwarda Papua berlatih Tarian dan Prosesi Injak Piring  untuk penyambutan Presiden di Raimunas Nasional

Sementara Ketua Kwarda Papua, Kak Kristina Tomy. L Mano menuturkan, sedikitnya1500 anggota Pramuka dari Papua akan ikut ambil bagian dalam ajang Raimuna nasional kali ini.

Sekedar diketahui, Raimuna berasal dari bahasa Ambai, Yapen, Papua. Rai berarti sekelompok orang dan muna adalah daya kekuatan yang berpengaruh baik dalam mencapai keberhasilan. Raimuna berarti sekelompok orang yang tengah berkumpul bersama, dengan segala daya kekuatan yang baik untuk mencapai tujuan bersama. (Marcel/PB)