
Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM) memberi sambutan di peresmian bangunan baru Pondok Pujian Imanuel dan Rumah Belajar Sola Gratia di Dosay, Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Senin (13/5/2025).
SENTANI (PB.COM)– Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), menghadiri peresmian bangunan baru Pondok Pujian Imanuel dan Rumah Belajar Sola Gratia di Dosay, Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Senin (13/5/2025). Acara syukuran ini dihadiri ratusan orang tua, anak-anak, dan lansia dari daerah yang juga terkenal dengan sebutan Lembah Moi itu.
BTM dalam kesempatan itu didaulat memberikan sambutan dan motivasinya.
“Hari ini kita akan meresmikan gedung yang mewah yang dibantu oleh orang-orang Samaria yang baik hati, semua orang yang tinggal di lembah ini, siapapun dia dari suku, paguyuban manapun bisa datang belajar di tempat ini,” kata BTM sapaan akrabnya.
Untuk itu BTM berjanji, kedepan akan membantu pengelolaan dengan baik.
BTM mengibaratkan Tanah mereka yang seperti “Tebu” meski kecil tapi manis, semua orang yang datang tinggal, makan, minum dan bekerja di lembah Moi, negeri matahari terbit itu dan semua sudah menjadi saudara.
“Hari ini saya berada di lembah Moi, kemarin saya ada di lembah Grime Nawa. Tanah ini bagaikan surga yang jatuh ke bumi,” kata BTM sapaan akrabnya saat memotivasi anak-anak, orang tua maupun para Lansia.
Calon Gubernur Papua nomor urut 1 itu juga meminta doa dan dukungan dari seluruh Masyarakat agar apa yang menjadi Ikhtiar dan pergumulannya bisa dijawab oleh Tuhan.
“Kita semua punya doa dan harapan yang sama. Semoga Tuhan akan menjawab doa bapak, ibu semua dari lembah ini. Tuhan mengutus saya untuk menjadi berkat bagi semua orang yang tinggal di rumah ini, baik orang Batak, Jawa, Kalimantan, Maluku siapapun yang tinggal di tanah ini kita harus menjaga mereka sebagai saudara dan sahabat kita,”pesannya.
Lanjut BTM, karena Injil yang mempersatukan kita. Injil yang membuka Tanah ini 5 Februari 1855 dua Rasul dari Jerman menginjak tanah dengan nama Tuhan kami menginjak tanah ini dan Injil masuk.
“Dengan nama Tuhan, kami menginjak tanah ini, terang dibuka, Injil masuk. Jadi semua karena Injil, bahkan pemerintahan dimulai dari Injil,” tuturnya.
BTM mengaku sangat Bahagia dihari itu dirinya bisa berada disana, dan yakin nama Tuhan meraih kemenangan di atas lembah Moi ini.
BTM juga berterima kasih kepada masyarakat di Lembah Moi yang bisa menerima kehadiran gembala Ibu Elizabeth untuk mengajari anak-anak supaya menjadi pintar.
“Mereka ada yang menjadi pilot, dokter dan mereka juga akan menjadi Gubernur, Bupati, Walikota, Camat dan Lurah dari Lembah ini maka itu, kecerdasan kepintaran betul-betul diisi.
Sementara Pendeta(Pdt) Jermia Bagaskara GBI Solagratia mengucap syukur kepada Tuhan, karena hari ini dilakukan peresmian bangunan baru pondok pujian Imanuel.
“Puji Tuhan, bapak BTM bisa menghadiri undangan kami di acara peresmian ini. Kami bersyukur seraya berharap kita semua ada dalam penyertaan cinta kasih Tuhan,” ujarnya.
Dikatakan, anak-anak yang dididik di rumah doa ini, datang dari lima kampung di lembah Moi, mulai dari Sabron, Dosai, Maribu, Wabron dan Maribu Tua.
Total anak yang dididik di rumah belajar ini mulai dari usia PAUD, SD, SMP dan SMA total anak-anak sebanyak 246 anak.
“Sementara persekutuan Lansia, kami adakan setiap bulan satu kali di hari jumat, dengan jumlah anggota tetap ada 54 orang,” pungkasnya. (ADM)







































