
Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, ST,M.Si bersama Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1715 Pegunungan Bintang Mayor Infanteri Supriyadi saat berkunjung ke Kodim 1715 Oksibil di Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon, Senin 23 Juni 2025.
OKSIBIL (PB.COM)—Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan, Spei Yan Bidana, ST,M.Si didampingi Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1715 Pegunungan Bintang Mayor Infanteri Supriyadi berkunjung ke lokasi Komando Distrik Militer (Kodim) 1715 Oksibil di Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon, Senin 23 Juni 2025.
Pada kesempatan itu, Bupati Spei mengajak satuan TNI setempat untuk membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat dalam tugasnya menjaga keamanan daerah, serta mendorong institusi itu terlibat dalam bertani.
“Di sekitar Yapimakot memang tanah paling bagus untuk kita bercocok tanam sayur-sayuran. Dan bukan hanya di sini saja, tetapi hampir seluruh Pegunungan Bintang memang tanahnya subur. Sambil menjaga Kamtibmas, saya minta aparat TNI juga bisa memberikan ilmu cara bertani yang baik kepada masyarakat setempat,” kata Bupati.
Dalam kunjungan itu, orang nomor satu Pegubin ini menyumbangkan 2 alat mesin potong rumput kepada 30 anggota aparat TNI di Kampung Esipding setempat untuk mempermudah pembersihan halaman dan pengembangan pertanian ke depan.

Bupati juga menegaskan bahwa penempatan Kodim di Kampung Yapimakot adalah program Presiden Prabowo, bukan kebijakan dirinya sebagai bupati. “Di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke telah ditempatkan aparat TNI untuk menjaga keamanan karena TNI sebagai pagar negara,” tegas Spei.
Sementara itu, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1715 Pegunungan Bintang Mayor Infanteri Supriyadi menjelaskan, penempatan aparat TNI bukan hanya di Distrik Serambakon SAJA tetapi di 34 distrik di pegubin untuk beberapa waktu ke depan.
“Tujuan aparat keamanan tidak hanya satu,tetapi mereka juga akan siapkan taman baca untuk anak-anak sekolah tingkat dasar,” kata Pabung Supriyadi.

Pada kesempatan itu, Pabung Supriyadi membantah terkait beredarnya informasi akan ada swipping ke rumah-rumah warga beberapa hari ke depan. Menurutnya, informasi itu hoax atau tidak benar yang sengaja disebarkan untuk mengadudomba aparat TNI dan masyarakat.
“Saya mewakili seluruh satuan TNI di Pegunungan Bintang berpesan, masyarakat tidak boleh percaya informasi hoax, kecuali informasi yang kami keluarkan,” tegas Supriyadi. (Aquino Ningdana/GMR)






























