Wakil Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin) sekaligus Ketua KONI, Arnold Nam, S.AP, Wakil Ketua PKK Osin Trukna, ST, Asisten I Setda Nikolaus Uropmabin, S.IP,M.Si dan para perwakilan PS Sific dan Persigubin FC menunjukkkan piala yang baru diserahkan pada Sabtu, 12 Juli 2025 di Kota Oksibil.

OKSIBIL (PB.COM)—Bandara Oksibil pada Sabtu, 12 Juli 2025 mendadak ramai. Dari pinggir landasan hingga ruang tunggu, ratusan warga menunggu. Pesawat Trigana Air Services yang membawa rombongan PS Sific dari Jayapura, baru saja mendarat sekitar Pkl. 13.30 WIT.

Satu per satu lelaki muda berkostum hijau hitam turun dari pesawat. Mereka adalah para pemain Persatuan Sepak Bola (PS) Sific. Dengan langkah gagah, mereka menuruni tangga pesawat dan menginjakkan kaki di Bumi Okmin sambil tersenyum ceria. Piala kemenangan dibawa serta.

Kota Oksibil yang biasa lengang di Sabtu siang itu, akhirnya tiba-tiba menjadi riuh ramai. Suara deru dan klakson kendaraan roda dua dan roda empat memecah hening. Para pemain PS Sifik disambut ratusan warga Oksibil berpawai keliling merayakan kemenangannya. Menang sebagai The Champion Badai Cartenz Cup V Tahun 2025 di Nabire.

Kedatangan PS Sific ini disambut oleh Wakil Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin) sekaligus Ketua KONI, Arnold Nam, S.AP dan Asisten I Setda Nikolaus Uropmabin, S.IP,M.Si. Mereka berbaur dengan tokoh masyarakat dan warga pencinta bola di kota dingin Oksibil yang ikut ambil bagian dalam sukacita itu.

PS Sific di bawah asukan coach Melky Kalakmabin sukses menorehkan sejarah sebagai Sang Jawara Badai Cartenz Cup V Tahun 2025. Di laga final, Samuel Yobe cs sukses mengalahkan Cartenz FC dengan skor tipis 3-2 di Lapangan Kodim Nabire, Kamis, 26 Juni 2025.

Torehan prestasi Sifik ini semakin menegaskan bahwa negeri Pegubin yang masih tertutup kabut isolasi geografis itu, menyimpan pemain sepak bola potensial yang layak diasah menjadi lebih professional untuk meraih prestasi.

Sebelumnya, klub kebanggaan masyarakat Bumi Okmin, Persigubin FC sukses mencatat sejarah sebagai juara perdana Liga IV Regional Papua Pegunungan, Kamis, 3 April 2025. Persigubin mampu menundukkan Toli FC 4-2 pada laga final di Stadion Pendidikan Wamena.

Maka di akhir pekan ini, sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian kedua klub sepak bola, Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar momen untuk menerima kedua trophy ini. Sekaligus, merayakan sukacita dan pengucapan syukur bersama para pencintanya untuk membangun atmosfer sepak bola di negeri Timur Papua itu.

Dalam sambutannya di sela-sela acara ibadah syukuran, Wakil Bupati Pegubin Arnold Nam menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tim PS Sific dan Persigubin.

“Kita patut bersyukur dan bangga, anak-anak kita dari Tim Sific mampu membawa nama baik Kabupaten Pegunungan Bintang di kancah sepak bola Papua Tengah. Demikian pun Persigubin sebagai juara Liga IV Papua Pegunungan. Ini bukti bahwa kita punya potensi besar di bidang olahraga,” kata Arnold.

Rasa Bangga dan Terbitnya Asa

Perwakilan PS Sific, Oscar Kahipmabin, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Pegubin dan para tokoh sehingga mereka bisa mampu meraih juara.

“Kami bersyukur atas pencapaian ini dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, pemerintah daerah, serta para tokoh. Secara khusus, kami ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kakanda Arif Uopdana dan sejumlah senior yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun materiil. Tanpa dukungan kalian, kami tidak akan sampai di titik ini,” kata Oscar.

Di momen ini, Manajer Persigubin Alfred Bidana juga menyerahkan secara simbolis Piala Juara 1 Liga IV Asprov Papua Pegunungan yang disabet Persigubin pada April 2025 lalu.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat Pegunungan Bintang karena penyerahan piala ini baru bisa dilakukan sekarang. Jadwal liga yang sangat padat membuat proses pengantaran sedikit tertunda. Namun lebih dari itu, kami berharap pemerintah terus memberikan dukungan kepada generasi muda yang memiliki semangat dan potensi di dunia olahraga,” tuturnya.

Asisten I Setda Pegunungan Bintang, Nicolaus Uropmabin, menutup acara dengan rasa bangga atas prestasi anak-anak daerah. Baginya, prestasi sepak bola ini adalah kebanggaan seluruh masyarakat Pegubin, bahkan Provinsi Papua Pegunungan.

“Anak-anak Pegunungan Bintang telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan semangat juang, kalian mampu bersaing dan menang di luar daerah. Ini harus kita jaga dan kembangkan,” tutur Nicolaus.

Acara syukuran ditutup dengan doa bersama, hiburan musik, serta makan bersama yang mempererat kebersamaan antara tim, pemerintah, dan masyarakat Pegunungan Bintang. Tetapi apakah seremoni penyerahan piala dan sukacita sehari ini berakhir saja di sini?

“Ke depan, saya berharap setiap distrik di Pegunungan Bintang wajib memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai wadah pembinaan usia dini. Sebagai Ketua KONI, saya berkomitmen untuk bekerja lebih ekstra demi kemajuan olahraga di daerah ini,” kata Wakil Bupati Pegubin Arnold Nam.

That’s right! Ini hal terpenting yang harus segera dieksekusi jadi kebijakan nyata. Talenta anak-anak Okmekmin tak perlu diragukan lagi. Yang sudah menorehkan prestasi tinggal dilatih dan diasah terus. Sementara bakat yang masih tersembunyi di balik kampung terpencil, harus terus diseleksi dari usia dini. Dan itu butuh komitmen dalam bentuk dukungan dana, fasilitas lapangan, dan pagelaran turnamen berjenjang secara reguler. (Gusty Masan Raya/Ikris Yamhin)

Facebook Comments Box