
Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak, S.Sos dan Kepala Sekolah SMA Khusus Sains dan bahasa Yanet Berotabui menandatangani MoU kerjasama di Jayapura, Jumat, 25 Juli 2025.
JAYAPURA (PB.COM)—Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) melalui Dinas Pendidikan melakukan terobosan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi muda di wilayah itu yang berdaya saing dan unggul.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni menandatangani kerja dengan SMA Khusus Sains dan Bahasa Papua (SMA Buper) bagi pendidikan anak-anak asli Mamberamo Tengah.
Kerja sama ditandatangani Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak, S.Sos dan Kepala Sekolah SMA Khusus Sains dan bahasa Yanet Berotabui di Jayapura, Jumat, 25 Juli 2025.

Hadir menyaksikan penandatanganan kerja sama ini, Sekretaris Daerah Fedy Jitmau, Kadis Pendidikan Helmina Rumondor, Ketua DPRK Mamteng Piter Togodly, dan Ketua Komisi C Mely Gombo,
Bupati Mamteng Yonas Kenelak menyampaikan terima kepada pihak Sekolah SMA Khusus Sains dan Bahasa (SMA Buper) yang sudah bersedia bekerja sama. Menurutnya, pendidikan untuk anak-anak asli Mamberamo Tengah sangat penting sebab merekalah generasi penerus pembangunan Mamberamo Tengah di masa depan.
“Mereka adalah tulang punggung bagi Mamberamo Tengah pada masa mendatang, maka Pemkab Mamberamo Tengah mesti memberikan perhatian melalui sektor pendidikan. Ini invesntasi jangka panjang,” ujar Bupati Yonas.
Menurut Bupati Yonas, dengan adanya kerjasama ini, ia meminta anak-anak Mamberamo Tengah yang tengah menuntut ilmu agar belajar sungguh-sungguh dan mengikuti arahan dari guru selama berada di asrama.
“Pemkab tidak mentolerir tindakan dari siswa yang tidak sesuai dengan aturan sekolah,jika tidak mengikuti aturan,maka guru dapat mengambil tindakan tegas sampai pada dikeluarkan dari sekolah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Khusus Sains dan Bahasa Yanet Berotabui memberikan apresiasi kepada Pemkab Mamberamo Tengah yang sudah mempercayakan kerja sama ini dengan SMA Khusus Sains dan Bahasa.

Saat ini tercatat enam belas anak asli Mamberamo Tengah yang bersekolah disini, dimana seluruh biaya SPP, asrama dan makan minum ditanggung Pemkab Mamteng.
“Anak-anak ini berada dinl asrama sehingga semua kebutuhan dipenuhi Pemkab Mamberamo Tengah. Ini menunjukkan kepedulian Pemkab akan masa depan anak-anak Mamberamo Tengah,” ujar Yanet.
Untuk itu, dia meminta siswa asal Mamberamo Tengah untuk belajar sungguh-sungguh bisa selesai tepat waktu guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (Humas Pemkab Mamteng)







































