
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK) bersama istri saat foto bersama usai kampanye di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, daerah tapal batas negeri RI-PNG, Sabtu (02/08/2025).
SENGGGI (PB.COM) – Hari terakhir jadwal kampanye jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK) memilih Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, daerah tapal batas negeri RI-PNG, Sabtu (02/08/2025).
Menempuh 174 kilo meter perjalanan darat menempuh rute yang relative sulit dan berliku, rombongan BTM-CK bersama istri Kristina Luluporo dan Regina Karma yang tiba disana langsung disambut haru Bahagia warga yang menanti sejak pagi.
Perwakilan Masyarakat Adat Senggi, Yusak Apnawas dalam sambutan pembukaan menyatakan siap memenangkan pasangan BTM-CK sebagai Gubernur ada Wagub Papua. Sebab BTM-CK adalah duet Pemimpin yang sesuai. orang Tabi dan Saireri adalah harga diri memilih BTM-CK.
“Politik beda pendapat tapi hak kesulungan Adalah mutlak. Dan kami warga distrik dan kabupaten Keerom secara umum siap menangkan BTM-CK. Karena ini adlah harga diri kami sebagai anak adat Tabi. Kami semua percaya hanya BTM-CK yang bisa membawa perubahan lebih baik bagi tanah Papua. Sebab bukan pemimpin yang baru coba-coba, tapi sangat teruji dan berpengalaman,” urainya.
Sebagai mantan anggota DPRD Keerom, Yusak Apnawas menyebut, ada ketimpangan kebijakan pemerintah daerah di Keerom yang terkesan tidak menyentuh akar persoalan rakyat. Hanya pada kaum elit. Pemerintahan yang tidak berjalan dan pejabat pun hanya sebatas Pelaksana Tugas. Padahal, bupati sudah definitive sejak lama.
“Kami percaya pak BTM-CK perhatikan kami di Keerom. Inilah Duet pakar pemerintahan yang sangat mengerti. Mari Masyarakat semua, silahkan ambil uang dari siapapun tapi ingat jika tak pilih nomor 1 maka leluhur akan kutuk kita,” tegasnya.
Perwakilan Korlap Masyarakat Adat, Senggi, Rimson menambahkan, ini pertama kali seorang calon Gubernur bisa hadir langsung bertatap muka dengan masyarakat Distrik Senggi.
“Luar biasa hari ini bahkan datang langsung Calon Gubernur pak BTM dan Wakil Gubernur Constant Karma dan ditemani istri terkasih. Bapak berdua tak datang saja kami Masyarakat tetap memilih, apalagi hadir langsung di Senggi ini,” cetus Rimson.
Calon Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Constant Karma (CK) dalam orasinya mengakui sangat Bahagia bisa hadir langsung di Senggi. Meski tak asing dengan daerah itu, CK tak menampik momen kali ini sangat emosional, dengan sambutan yang begitu luar biasa dari Masyarakat.
“Dan kami percaya Hubungan emosional itu tidak akan hilang karena uang. Silahkan terima uang tapi tetap pada hubungan emosional,” tegasnya.
CK Dalam kesempatan jauh di negeri Tapal Batas RI-PNG itu juga mengungkapkan, dirinya masih sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan PArtai Golkar Papua dan mendapat dukungan dari semua kader dan komisariat, mulai Tingkat Provinsi hingga kampung.
“Silahkan Perahu Kuning itu dipinjam pakai oleh orang lain. Tapi kami semua pemilik perahu itu masih solid saling mendukung. Saya masih Kader militant Golkar. Mari semua kader dan simpatisan kita Bersatu dukung BTM-CK. Ada saya disini. Kita sudah berjuang menang Pileg, saatnya menang Pilgub lagi,” ajak CK.
Sementara Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) menyatakan, ia sengaja memilih menutup kampanye di Negeri Tapal Batas, Keerom, tepatnya di Senggi karena ingin berada ditengah masyarakat adat Keerom yang merupakan keluarga besarnya.
“Saya tidak kampanye di Kota. Karena ingin bersama saudara saya. Saya anak adat dan saya tahu adat. Sesama anak Tabi hitam kulit keriting rambut, susah senang bersama rakyat disini. Saya tahu kondisi saudaraku semua, karena itu saya datang kesini ingin melihat langsung dan bercerita bersama. Saya akan hapus airmata saudaraku semua disini,” urai BTM.
BTM dalam kesempatan itu juga memaparkan sejumlah visi misi dan kebijakan yang akan dilakukannya bersama CK saat duduk di kursi Gubernur PAPua. Khusus buat warga di Senggi, ia menyebut telah mempunyai data lengkap untuk dilakukan. Diantaranya Perda Pengelolaan tambang emas wajib libatkan masyakarat adat setempat, keberpihakan untuk anak Keerom duduk bersama bekerja di Kantor Gubernur Papua.
“Wilayah ini juga terlalu luas Maka harus Pemekaran Distrik dan pemekaran Kabupaten disini. Perjuangkan hak adat. Prioritas Jalan jembatan. Pemasangan BTS dan sejumlah program pro rakyat lainnya. Saya bicara dan siap lakukan karena tahu dan pernah lakukan itu. Bukan baru belajar atau coba-coba. Saya tidak main-main karena ini Tanah dan Negeri sendiri,” tegasnya.
“Ingat bahwa sudah tertulis diatas batu, bahwa tiada seorangpun yang bisa membangun negeri ini, meski dengan hikmat, marifat dan kepintaran yang luar biasa, kecuali anak negerinya sendiri yang akan bangkit memimpin negerinya sendiri. Negeri ini harus kita jaga jangan sampai rusak diambil orang lain,” sambung BTM.
BTM dalam kesempatan itu juga mengingatkan semua warga Senggj agar wajib datang ke TPS tanggal 6 Agustus nanti untuk menggunakan hak pilihnya.
“Jaga harga diri kita. Silahkan ambil uang atau sembako yang diberikan, tapi jangan pilih orangnya. Karena kita pewaris negeri yang kaya sumber daya alam. dan saya mau sampaikan agar aparat jangan intimidasi rakyat karena ini adalah pesta Demokrasi. Pesta adalah sukacita biarkan rakyat memilih sesuai hati nuraninya. Penyelenggara bekerjalah dengan aturan,” pungkasnya. (ADM)








































