Para mahasiswa Universitas Okmin Papua saat mengikuti Kuliah Umum dengan menghadirkan pemateri Bupati Spei Yan Bidana, ST,.M.Si, Rabu, 24 September 2025.

OKSIBIL (PB.COM)Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan, Spei Yan Bidana, ST,M.Si meminta seluruh mahasiswa Universitas Okmin Papua (UOP) tak boleh merasa minder atau rendah diri (under estimate) untuk menjalani kuliah di kampus yang letaknya di wilayah terisolir. Sebab semua universitas besar di dunia dimulai dari segala keterbatasan.

Pesan itu disampaikan Bupati Spei Yan Bidana saat tampil sebagai pemateri dalam Kuliah Umum Universitas Okmin Papua di Kampus Jalan Iwur Distrik Kalomdol, Rabu, 24 September 2025. Kuliah umum ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari angkatan I hingga angkatan V.

“Kalian semua mahasiswa yang ada di sini sama dengan yang kuliah di Uncen, Unipa bahkan di UI dan UGM. Jadi tak perlu merasa minder kuliah di sini. Dan kalian adalah angkatan pertama yang akan mencetak sejarah,” katanya.

Bupati Spei Yan Bidana saat menyampaikan materi.

Menurut Spei Bidana, tujuan hadirnya Universitas Okmin Papua di Oksibil adalah bagian dari upaya mencerdaskan bangsa di daerah terisolir, terpencil dan wilayah perbatasan yang selama ini warganya kesulitan mengakses layanan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai ratusan juta ini membuat akses pendidikan kita harus merata. Minimal di setiap kabupaten ada perguruan tinggi supaya lulusan SMA/SMK bisa mudah akses masuknya,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menjelaskan, nama Universitas Okmin yang dipilih memiliki makna filosofi yang mendalam. OK dalam bahasa Ngalum yang berarti air, menuntut civitas akademika maupun para lulusan yang dihasilkan, harus menjadi mata air peradaban baru bagi Tanah Papua, khususnya generasi Okmekmin.

“Semua kehidupan ini ada unsur air. Harapannya, lulusan Universitas Okmin ini bisa menjadi air kehidupan dimana saja. Jadi harus serius belajar, membaca buku, kursus komputer, kursus bahasa Inggris, Mandarin dan Tok Pidgin karena kita berada di perbatasan PNG dan tujuh negara kawasan Pasifik yang menggunakan bahasa itu,” tegasnya

Spei Bidana yang juga pendiri UOP menegaskan, dirinya optimis lima tahun ke depan, universitas ini akan berkembang pesat setelah akses jalan darat menuju Oksibil, baik dari Jayapura maupun Boven Digoel sudah terhubung. Sebab universitas ini akan memberi efek besar pertumbuhan ekonomi di Pegubin ke depan.

“Hanya orang yang berpendidikan yang bisa mengurus dirinya sendiri. Karena dia tahu bagaimana mengatur masa depannya, atur pendapatannya setelah kerja. Selama ini Pemerintah Daerah tampil sebagai sinterklas untuk menolong masyarakat. Sementara masyarakat hanya kerja untuk makan hari ini. Ini tidak boleh lagi di generasi kita. Makanya saya minta mahasiswa Okmin, kuliah baik-baik agar bisa bekerja nanti dan mandiri,” pesannya.

Pada momen itu, perwakilan mahasiswa meminta Bupati Pegubin bisa menyediakan beberapa unit bus untuk mengantar pulang pergi mahasiswa serta bantuan alat praktek di kampus itu.

Kuliah Umum ini dibuka oleh Wakil Rektor Universitas Okmin Papua Bidang Akademik Dr. Yumius Taplo, S.Pd,M.Pd,M.Si dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Ap Octoviaen Geraldus Bidana, S.Pd.M.PA. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box