Asisten I Setda Pegubin Agus Taplo didampingi Kepala Kesbangpol PP Pegubin Kalep Alimdam foto bersama tiga pelaku sejarah Pepera dan 28 ahli waris DMP usai penyerahan dana bantuan hibah, Rabu, 11 Maret 2026.

OKSIBIL (PB.COM)Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Polisi Pamong Praja (Kesbangpol PP) menyerahkan dana bantuan hibah kepada tiga (3) orang saksi hidup peristiwa Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) dan 28 ahli waris yang tergabung sebagai anggota Dewan Musyawarah Pepera (DMP).

Penyerahan dana hibah secara simbolis ini dilakukan oleh Asisten I Setda Pegubin Agus Taplo mewakili Bupati Pegubin, Rabu, 11 Maret 2026 di Kantor Kesbangpol PP Pegubin.

“Jadi ada 3 saksi sejarah di Pegunungan Bintang yang masih hidup yang menerima dana hibah ini dan 28 lainnya adalah ahli waris. Jadi total 30 orang dengan total nominal Rp 464.835.000,” kata Kepala Kesbangpol PP Pegubin Kalep Alimdam, S.IP.,M.KP kepada papuabangkit.com.

Menurut Kaleb, peristiwa Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Tanah Papua merupakan bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia, khususnya dalam perjalanan sejarah Papua sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Para anggota Dewan Musyawarah Pepera (DMP) memiliki peran yang sangat penting dalam proses tersebut.

Oleh karena itu, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pelaku sejarah, kata Kaleb, Pemerintah Kabupaten Pegubin melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menyalurkan dana hibah kepada para saksi hidup dan ahli waris anggota DMP Pepera.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan penghargaan dari pemerintah daerah atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan dalam perjalanan sejarah bangsa dan negara,” kata Kaleb.

Ia berharap, bantuan ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan para tokoh sejarah serta keluarga mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan kebersamaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita.

“Kami menyadari bahwa bantuan yang diberikan ini tentu tidak sebanding dengan jasa dan pengorbanan para pelaku sejarah. Namun demikian, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah,” bilangnya.

Selain itu, Kaleb juga berharap seluruh masyarakat dapat terus menjaga persatuan, kebersamaan, serta semangat nasionalisme demi terciptanya stabilitas daerah yang kondusif guna mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pegubin.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang atas dukungan dan perhatian terhadap kegiatan ini sehingga penyaluran dana hibah ini dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box