
Penjabat Sekda Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, meresmikan penggunaan gedung baru Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah di kawasan PPI Waharia, Nabire, Rabu (22/7/2026).
NABIRE (PB.COM) – Penjabat Sekda Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, meresmikan penggunaan gedung baru Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah di kawasan PPI Waharia, Nabire, Rabu (22/7/2026).
Peresmian diawali dengan ibadah pengucapan syukur yang dilanjutkan dengan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya operasional gedung baru tersebut.
Mewakili Gubernur Papua Tengah, dalam sambutannya Silwanus menjelaskan bahwa bangunan tersebut merupakan kantor sementara yang akan digunakan hingga pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah di kawasan Core Area selesai dibangun.
Gedung yang dibangun menggunakan delapan unit kontainer itu dinilai sangat representatif dan mampu diselesaikan hanya dalam waktu satu bulan.
Menurut Silwanus, konsep bangunan kontainer dipilih karena lebih efisien, cepat dibangun, serta memiliki nilai guna jangka panjang. Setelah pusat pemerintahan definitif selesai, bangunan tersebut dapat dipindahkan dan dimanfaatkan kembali untuk mendukung kebutuhan pelayanan pemerintahan di lokasi lain.
Kehadiran kantor baru ini diharapkan mampu mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kinerja perangkat daerah.
Ia mengenang masa-masa awal pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Papua Tengah pada akhir 2022. Saat itu, keterbatasan fasilitas membuat aktivitas pemerintahan berjalan dengan segala keterbatasan, bahkan pernah menerima tamu di bawah pohon karena belum memiliki ruang kantor yang memadai.
Pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat oleh keterbatasan sarana. Silwanus mengaku konsep pemanfaatan kontainer terinspirasi dari pengalamannya saat bertugas sebagai dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) di daerah terpencil, di mana fungsi dan efisiensi menjadi prioritas utama dibanding kemewahan bangunan.
Selain meresmikan kantor, dr. Silwanus memberikan arahan kepada seluruh jajaran Dinas Perkebunan dan Peternakan mengenai pentingnya tata kelola keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Ia meminta setiap kegiatan keuangan dikelola melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) secara disiplin untuk menghindari persoalan administrasi di kemudian hari.
Ia menekankan beberapa hal penting. Di antaranya penyelesaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) tepat waktu agar tidak terjadi penumpukan pada akhir tahun anggaran, optimalisasi penggunaan Uang Persediaan (UP) dan Ganti Uang (GU), serta memperkuat tertib administrasi sebagai langkah mitigasi terhadap potensi persoalan hukum yang dapat menjerat aparatur sipil negara.
Menghadapi penyusunan APBD Perubahan serta APBD Induk Tahun Anggaran 2027, Silwanus minta seluruh bidang menyelaraskan program kerja dengan tiga prioritas utama, yakni program prioritas Gubernur Papua Tengah, program strategis nasional, dan inovasi daerah yang tepat guna.
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh pegawai membangun budaya kerja kolaboratif. Mengibaratkan dunia medis, ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh individu, melainkan oleh tim yang solid, saling mendukung, dan memiliki tujuan yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (GMR/Abeth)





























