Para pengurus Pantia Pembangunan Gedung Gereja Katolik Paroki Kristus Kebangkitan Kita Damabagata, Distrik Tigi Timur saat menerima secara simbolis bantuan sebesar Rp 5 miliar dari Guberrnur Papua Tengah.

WAGHETE (PB.COM)—Gubernur Papua Tengah, Meki  Fritz Nawipa, SH melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Deiyai pada Selasa, 8 September 2026, selepas menyelesaikan agenda sehari sebelumnya di Kabupaten Dogiyai, Senin, 7 September 2026.

Saat tiba, Gubernur Meki dan rombongan disambut Bupati Deiyai Melkianus Mote, Wakil Bupati Ayub Pigome, jajaran Forkopimda, serta masyarakat di Waghete.

Pada kesempatan itu, Gubernur Meki Nawipa memberikan bantuan uang kepada panitia pembangunan gedung gereja Katolik Paroki Kristus Kebangkitan Kita Damabagata, Distrik Tigi Timur sebesar Rp 5 miliar.

“Ini komitmen saya untuk meningkatkan ketaqwaan imam kepercayaan kita kepada Tuhan Yesus,” kata Meki Nawipa.

Mendapat bantuan yang sangat besar itu, Pastor Paroki Kristus Kebangkitan Kita Damabagata, Distrik Tigi Timur menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Gubernur Meki Nawipa atas dukungan dana yang diberikan.

“Kami atas nama Pastor Paroki dan umat Paroki Kristus Kebangkitan Kita Damabagata menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Tengah dan Bapak Bupati Deiyai atas bantuan dana Rp 5 miliar untuk pembangunan gereja kami,” kata sang pastor dalam video pendek.

Hal senada disampaikan Diakon Frans Doo, mewakili Tim Pastoral, Badan Pengurus Dewan Pastoral Paroki, Stasi, Kombas dan seluruh umat Allah paroki Kristus Kebangkitan Kita Damabagata, Dekenat Tigi, Keuskupan Timika.

“Kami mengucapkan berlimpah terimakasih atas segala kasih dan bantuan dari Gubernur dan Wakil Gubernur serta semua yang telah terlibat untuk melancarkan bantuan ini. Semoga segala kasih dan berkat dari semua pihak, akan dibalasnya oleh Allah,” kata Frans.

Gubernur Meki Nawipa juga meninjau langsung pembangunan Asrama SMP Teologi Kristen di Gakokebo, Distrik Tigi Utara. Dalam dialog dengan pengelola yayasan dan guru, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan yang layak.

“Tahun kemarin kita sudah berikan Rp700 juta, tahun depan akan kita tambah lagi. Dana tersebut untuk kebutuhan makan-minum siswa serta pengelolaan asrama,” katanya.

Selain dukungan anggaran, Gubernur Meki juga menekankan pentingnya kebersihan dan perawatan fasilitas, termasuk penyediaan sabun cuci, mesin cuci, dan sarana sanitasi yang memadai. Masyarakat diminta mendukung penyediaan lahan untuk pengembangan fasilitas pendidikan dan penempatan perlengkapan pendukung di Kabupaten Deiyai.

Laptop, Motor dan Ko SEHAT

Sama seperti saat kunker di Dogiyai, Gubernur Meki Nawipa pun kembali menyerahkan bantuan laptop kepada 18 pelajar dan 2 guru pendamping asal Kabupaten Deiyai. Mereka ini telah sukses meraih predikat Juara Umum Festival Cahaya Kreasi Pelajar SMA/SMK Papua Tengah 2026 di Nabire, akhir Juni lalu.

“Gunakan laptop ini untuk hal-hal positif, terutama belajar, mengerjakan tugas sekolah, dan mengembangkan kemampuan diri,” pesan Gubernur Meki.

Bantuan ini diharapkan mendukung akses sumber belajar, meningkatkan kompetensi digital, serta menjadi motivasi bagi seluruh pelajar di Papua Tengah.

Gubernur juga memberikan bantuan motor kepada para pemuda asal Deiyai sebanyak 34 buah. Bantuan itu diberikan secara simbolis berupa penyerahan kunci. Ia berharap motor bantuan ini dapat meningkatkan perekonomian daerah.

“Dan selebihnya bisa digunakan menjadi pelayan masyarakat di daerah terpencil,” tegasnya.

Tak hanya itu, Gubernur Meki juga menyerahkan bantuan KO HARUS SEHAT kepada RSUD Deiyai senilai Rp 500 juta guna menunjang pelayanan kesehatan gratis bagi Orang Asli Papua di wilayah itu.

Rangkaian kunjungan kerja Gubernur Meki Nawipa ke Kabupaten Deiyai ini juga menjadi momen penting untuk mendengar langsung aspirasi di lapangan, memperkuat pendidikan berbasis masyarakat, mendorong ekonomi rakyat dan budaya lokal, menyelesaikan sengketa wilayah secara damai sebelum akhir tahun, serta menghargai prestasi generasi muda.

“Pembangunan harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan tidak hanya berhenti pada fisik semata. Kami berkomitmen pada peningkatan sumber daya mannusia,” tegasnya. (Abeth You/Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box