Kepala Dinas Kominfo Papua Jeri Agus Yudianto (kiri) dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pada Diskominfo Statistik dan Persandian Papua Tengah Dayen Kokoya (tengah) foto bersama di sela-sela pembukaan Bimtek PPID, Kamis, 10 September 2026.

JAYAPURA (PB.COM)Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Dalam Rangka Meningkatkan Kapasitas dan Kompetensi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Provinsi Papua Tengah di Jayapura, Kamis, 10 September 2026.

Giat ini dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto, S.Kom.M.Si dan dihadiri oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pada Diskominfo Statistik dan Persandian Papua Tengah Dayen Kokoya, A. Md bersama stafnya.

Kepala Diskominfo Papua Jeri Agus Yudianto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Diskominfo atas kepercayaan yang diberikan kepada Diskominfo Provinsi Papua sebagai tempat rujukan dan mitra, dalam pelaksanaan pelatihan ini.

“Kepercayaan ini tentu menjadi kehormatan bagi kami sekaligus menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik dalam pengelolaan informasi dan komunikasi pemerintahan,” kata Jery.

Menurut Jeri, kegiatan pelatihan ini memiliki arti penting dalam memperkuat kapasitas aparatur pemerintah dalam menghadapi tuntutan keterbukaan informasi publik dan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.

“Pengelolaan informasi pemerintah saat ini tidak lagi cukup hanya dengan menyediakan informasi, tetapi juga harus memastikan bahwa informasi tersebut akurat, aktual, mudah diakses, mudah dipahami, serta dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Jeri menjelaskan, para peserta akan mendapatkan penguatan mengenai pengelolaan website dan Content Management System atau CMS, sebagai salah satu instrumen utama dalam penyediaan informasi publik dan penyampaian informasi pemerintahan secara digital.

Selanjutnya, pemahaman mengenai etika jurnalistik pemerintahan dan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan desain grafis, video grafis, dan konten digital. Kemampuan ini menjadi semakin penting karena pola masyarakat dalam memperoleh informasi telah mengalami perubahan.

“Tidak kalah penting adalah penguatan mengenai pengertian, peran, dan fungsi PPID.  PPID memiliki posisi strategis dalam memastikan penyelenggaraan keterbukaan informasi publik berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.

Jeri berharap, pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan secara individual, tetapi dapat menghasilkan perubahan nyata dalam tata kelola informasi dan komunikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Ia juga membuka ruang yang seluas-luasnya untuk membangun kolaborasi dan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, khususnya dalam pengembangan teknologi informasi, keterbukaan informasi publik, dan pengelolaan PPID.

“Kita berada dalam satu Tanah Papua. Oleh karena itu, kemajuan di bidang komunikasi dan informatika harus kita bangun secara bersama-sama. Kita dapat saling berbagi pengalaman, saling memperkuat kapasitas, dan mengembangkan inovasi agar teknologi informasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Jeri.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pada Diskominfo Statistik dan Persandian Papua Tengah Dayen Kokoya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Diskominfo Papua dan staf yang telah hadir menjadi pemateri dan membuka Bimtek.

Menurutnya, kolaborasi hari ini harus menjadi investasi untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih terbuka, lebih informatif, lebih adaptif, dan lebih dekat dengan masyarakat. Pada akhirnya, seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan dan kemajuan Tanah Papua.

“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memanfaatkan kesempatan ini agar ada peningkatan kualitas pengelolaan informasi publik dan sistem informasi pemerintahan di Provinsi Papua Tengah ke depannya,” kata Dayen. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box