Wagub Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si secara resmi membuka Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak dan Konferensi Daerah (Konferda) I Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Papua Tengah di Guest House, Jalan Merdeka, Nabire, Jumat (9/10/2026).

NABIRE (PB.COM) — Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si secara resmi membuka Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak dan Konferensi Daerah (Konferda) I Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Papua Tengah di Guest House, Jalan Merdeka, Nabire, Jumat (9/10/2026).

Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPR Papua Tengah, Ketua Umum DPP GAMKI, Plt. Ketua DPD GAMKI Papua Tengah, para ketua DPC GAMKI dari berbagai kabupaten, kader GAMKI, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan yang berlangsung pada 9–10 Oktober 2026 ini mengusung tema “Pulihkanlah Bangsa Kami” (Mazmur 80) serta subtema “Mewujudkan Kepemimpinan Pemuda Kristen yang Transformatif dan Inovatif.”

Dalam sambutannya, Wagub Deinas Geley menegaskan pentingnya peran strategis pemuda dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga persatuan, dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di Papua Tengah.

Ia menyampaikan bahwa GAMKI sebagai organisasi yang telah berdiri sejak 1948, tidak boleh sekadar menjadi wadah konsolidasi pemuda Kristen, tetapi harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Pemuda-pemudi harus bersatu untuk membangun negeri ini. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemuda. Karena itu, organisasi kepemudaan wajib mengambil bagian dalam pembangunan Papua Tengah,” ujar Deinas.

Wagub Deinas juga mengajak GAMKI membangun sinergi dengan berbagai organisasi kepemudaan, lembaga keagamaan, dan elemen masyarakat dari beragam latar belakang. Sebab, Papua Tengah adalah rumah bersama yang melingkupi berbagai suku, agama, dan denominasi gereja. Generasi muda diharapkan menjadi pelopor toleransi serta kedamaian.

Menurutnya, perbedaan pandangan dalam organisasi maupun kehidupan sosial merupakan hal wajar. Perbedaan itu tidak boleh memicu perpecahan, melainkan harus dijadikan kekuatan untuk mempererat persaudaraan.

Di samping isu kepemimpinan, Wagub Deinas menyoroti masalah sosial yang memengaruhi masa depan pemuda. Ia mengimbau generasi muda menjauhi minuman beralkohol dan perilaku seks berisiko yang mengintai kesehatan serta masa depan mereka. Pemuda GAMKI diharapkan aktif mengedukasi kawan sebaya mengenai bahaya penyalahgunaan alkohol dan risiko HIV/AIDS.

“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan masyarakat, mari jaga generasi muda Papua agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” tegasnya.

Deinas berharap Konfercab Serentak dan Konferda I ini tidak sekadar menjadi agenda rutin untuk memilih kepengurusan, melainkan momen pembaruan organisasi, penguatan pelayanan, serta pengabdian masyarakat.

Melalui forum ini, GAMKI Papua Tengah diharapkan mampu melahirkan kader muda yang transformatif, inovatif, dan berintegritas, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Papua Tengah yang damai, maju, dan sejahtera. (Gusty Masan Raya/Rilis)

Facebook Comments Box