Sulsel Sumbang Emas Pertama dari Cabor Biliar

Ismail Kadir, pebiliar Sulawesi Selatan berhasil meraih medali emas biliar nomor 15 Ball Single putra usai menaklukkan pebiliar Jawa Tengah Rizkha dengan skor 6-2 pada final yang berlangsung di venue Billiar Mimika, Jumat (8/10/2021). /Foto: Humas PPM PB PON XX/Sevianto Pakiding

 

TIMIKA (PB.COM)Atlet Ismail Kadir menyumbang m edali emas pertama dari cabang olahraga biliar nomor 15 ball single putra bagi kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua2021, yang diselenggarakan di Venue Biliar Mimika, Jumat (8/10/2021).

Ismail Kadir mengalahkan pebiliar Jawa Tengah, Rizkha A pada babak final dengan skor telak, 6 – 2.

Pertandingan yang dilaksanakan pada babak final ini, ada 6 kelas yakni 3 kelas pool, 2 kelas snooker dan 1 kelas carom.

Keenam kelas tersebut di antaranya, kelas pool nomor 8 ball single putra, 15 ball single putra, 10 ball double putra.

Lainnya, kelas snooker nomor 15 reds snooker, english biliar poin 250 dan kelas carom nomor libre carom.

Ini merupakan emas kelima yang disumbangkan kontingen Sulsel pada PON XX. Sampai malam ini kontingen Sulsel sudah mendapatkan emas dari Cabor Biliar, Muaythai, Renang Artistik, Senam, dan Angkat Besi. (Humas PON XX Papua/Gusty Masan Raya

Pebiliar James Lengkang Persembahkan Emas Ke-33 Papua

Pebiliar Papua James Lengkang peraih medali emas nomor carom one cushion single. (Foto: Humas PPM PB PON XX/SEVIANTO PAKIDING)

TIMIKA (PB.COM)Provinsi Papua kembali menambah koleksi emas menjadi 33 pada PON XX Papua 2021. Tambang emas itu dipersembahkan oleh James Lengkang atlet biliar pada nomor carom one cushion single.

James Lengkang mengalahkan Hotmaruli S dari Sumatera Utara dengan skor yang terpaut jauh 100-37. Padahal pada awal pertandingan, Hotmaruli unggul dengan tujuh poin. Tapi dengan mudah dikejar James dan berbalik unggul jauh.

Bermain disaksikan Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP MH, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Bupati Puncak Willem Wandik, Bupati Intan Jaya yang juga Ketua POBSI Papua Natalis Tabuni, menambah semangat dan percaya diri James hingga bisa menuntaskan skor 100.

James membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk menuntaskan pertandingan yang digelar di venue biliar SP 2, Timika pada sesi keempat, Selasa (5/10).

One cushion single merupakan salah satu dari empat nomor yang diikuti James pada PON kali ini. Satu nomor ia sudah tuntaskan dengan merebut medali emas.

Ditemui usai bertanding, James menyatakan tidak ingin menargetkan yang muluk-muluk. Tapi dia akab terus berusaha agar bisa menambah emas untuk Papua.

Ini merupakan PON ketiga James bersama Papua sejak PON 2012 Riau. Tapi, kiprah James di PON sudah dimulai tahun 1985, namun masih memperkuat Provinsi Sulawesi Utara.

Sejak ikut PON, James selalu mempersembahkan medali bagi kontingennya. Pada PON pertamanya tahun 1985 ia baru mendapatkan perunggu.

Tapi sejak PON Tahun 1996 hingga saat ini medali emas dari nomor yang berbeda-beda tidak pernah lepas dari genggamannya.

Dalam pertandingan final kali ini, James mengaku tidak mengalami kesulitan. Salah satu lawan terberat yang ia hadapi adalah Jawa Tengah di babak delapan besar, karena merupakan atlet nasional.

Setelah mendapat emas, James berharap bisa menjadi motivasi bagi pebiliar di Papua. Apalagi dengan adanya venue khusus biliar yang sudah dibangun di Mimika.

“Mudah-mudahan terus berlanjut, pengurus juga bisa mengelola supaya banyak pemain dari Papua ikut pertandingan di PON,” ujarnya. (Humas PON XX Papua/Gusty Masan Raya)