Untuk Jadi Agen Perubahan, GenRe Indonesia Harus Ikut Revolusi Mental

Kepala BKKBN Papua Sarles Brabar berpose dengan Peserta GenRe BerTeman pada acara Ngobrol Asyik Bersama Kepala BKKBN di Gedung Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (05/07/2018)

MANADO (PB)—Plt. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sigit Priohutomo meminta seluruh generasi berencana (GenRe) binaan BKKBN menjadi melakukan revolusi mental agar bisa menjadi agen perubahan bagi bangsa.

Hal ini ditegaskan Sigit pada acara Ngobrol Asyik Dengan Kepala di Gedung Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (05/07/2018) dengan tema Cinta Keluarga, Cinta Terencana. Kegiatan GenRevolution Berteman (Bersih, Tertib dan Mandiri) ini merupakan rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV di Manado diikuti berjumlah 300 orang perwakilan remaja Sulawesi Utara dan juga perwakilan dari Forum GenRe (Generasi Berencana) Indonesia.

Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo melakukan selfie dengan Peserta GenRe BerTeman pada acara Ngobrol Asyik Bersama Kepala BKKBN di Gedung Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (05/07/2018)

“Hari ini GenRe Indonesia harus jadi trending topik. Saya minta di hari puncak tanggal 7 Juli harus tampil meriah seperti ini. Saya terkesan dengan lagu jingle Asian Games. Harus lebih baik ya. Remaja indonesia harus bisa merevolusi mental dan juga menjadi agent of change untuk membuat Indonesia semakin baik, dan tentu saja remaja GenRe bisa  menjadi motivator dan rule model bagi remaja yang lain,” ujar Sigit.

Remaja GenRe berdialog dan sharing pengalaman mereka dengan Plt.Kepala BKKBN Sigit Priohutomo, Asisten I Walikota Manado, Micler CS Lakat dan Pejabat tinggi  Madya BKKBN diantaranya Sekretaris Utama Nofrijal, Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga. M.Yani, Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Dwi Listyawardani dan Inspektur Utama, Agus Sukiswo.

Penandatanganan Ikrar GenRe

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Muhamad Yani mengatakan GenRe Indonesia harus menjadi contoh di lingkungan sekitar, mulai dari keluarga, sekolah dan tempat kuliah. “Virus perubahan itu adalah roh dari revolusi mental. GenRe harus jadi contoh,” ujar Yani.

Sementara Anto mewakili seluruh GenRe Indonesia meminta agar generasi muda Indonesia tetap percaya diri untuk bangkit menatap masa depan kendati menghadapi banyak masalah. “Katakan tidak pada narkoba, seks bebas, dan pernikahan dini,” tegas Anto.

Pembacaan Ikrar GenRe oleh Ahmad Tri W. Awantano, Duta Genre Provinsi Papua 2017 dan Olivia Maringka

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, dirinya mengapresiasi semangat para peserta GenRe. Ia berharap para peserta, terutama GenRe Papua dapat menularkan semangat positif itu dan menularkannya dalam aneka kegiatan positif di Papua.

“Sebab generasi muda adalah harapan bangsa, tongkat estafet kepemimpinan negeri ini ada di tangan mereka,” kata Sarles.

Mengawali ngobrol asyik, remaja GenRe berjoget bersama dengan iringan theme song Asian Games dari Via Vallen, sebagai bentuk dukungan pada penyelenggaraan Asian Games 2018.

Beatrix Womsiwor selaku Duta Genre Papua 2018 turut hadir.

Kegiatan ini disi dengan Ikrar GenRe dibacakan oleh Ahmad Tri W. Awantano, Duta Genre Provinsi Papua 2017 dan Olivia Maringka Juara 1 Jalur Umum Duta GenRe Sulut. Disusul, penandatanganan Deklarasi Remaja GenRe Indonesia sebagai wujud komitmen remaja untuk menjadi remaja indonesia yang lebih baik. Kemudian dilakukan telepon langsung antara remaja GenRe dengan orangtua nya di rumah,  diantaranya adalah perwakilan remaja dari Sentani, Papua.

Perwakilan BKKBN Papua mengutus 4 peserta GenRe yakni Amos Frederick Worisio Mewakili PIK-R jalur masyarakat, Ibnu Daffa Gymnastiar (mewakili PIK-R jalur pendidikan), Ahmad Tri W. Awantano (Duta GenRe  Papua 2017), dan Beatrix Womsiwor selaku Duta Genre Papua 2018. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *