Gubernur Lukas Minta 2019 Bappenas Prioritaskan Anggaran Untuk PON

Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP,MH dan rombongan berpose bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Prof. Bambang Brodjonegoro usai pertemuan di Kantor Bappenas, Rabu (31/10/2018).

JAKARTA (PB)— Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP.MH meminta agar Pemerintah Pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) memprioritaskan pembangunan sejumlah venue dan infrastruktur pendukung Pekan Olahraga Nasinonan (PON) 2020 di Papua.

Permintaan itu disampaikan Gubernur Lukas Enembe saat dirinya bersama rombongan pada Road Show PON XX di hari kedua bertemu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Bambang Brodjonegoro, SE,M.UP.Ph.D, Rabu (31/10/2018).

“Kita minta kepada Bappenas, bagaimana sampaikan ini kepada kementerian atau lembaga, sehingga seperti halnya DAK ini bisa difokuskan pada kabupaten-kabupaten tuan rumah PON 2009,” katanya.

Suasana pertemuan Gubernur Lukas dan rombongan denga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Bambang Brodjonegoro.

Menurut Gubernur Lukas, tinggal dua tahun Papua menjadi tuan rumah pesta olahraga paling akbar nasional itu. Oleh karena itu, pertemuannya dengan Menteri Bappenas mengerucut pada komitmen anggaran dari Pemerintah Pusat untuk pembiayaan PON tersebut. Pada pertemuan tersebut, Lukas juga menyampaikan soal regulasi menyangkut dana infrastruktur Otsus. Ia meminta agar sekiranya terkait dana infrastruktur Otsus, infrastruktur olahraga juga bisa diakomodir.

“Kalau bicara dana infrastruktur Otsus, maka infrastruktur olahraga juga harus masuk. Kami minta seperti itu. Dengan demikian, tambahan dana infrastruktur dari Otsus bisa alokasikan untuk venue, listrik, dan air bersih, sehingga infrastruktur ini bukan hanya sebatas pembangunan jalan dan jembatan saja,” pungkasnya.

Sementata itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Prof. Bambang Brodjonegoro, menyebutkan bahwa sesuai Inpres Nomor 9 Tahun 2017, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah memiliki Tim Percepatan Pembangunan Papua guna mengawal dan mendorong pembangunan di Papua, termasuk pembangunan venue dan sejumlah infrastruktur pendukung PON XX di Papua.

“Tim ini memang tugasnya memastikan bahwa anggaran yang ditransfer ke daerah, baik dari transfer daerah maupun dari kementerian/lembaga itu tepat sasaran dan sesuai prioritas di daerah. Demikian, untuk fokus PON di Papua, kami akan tugaskan tim tersebut untuk fasilitasi hal-hal yang menjadi kebutuhan dari panita setempat maupun berhubungan langsung dengan panitia tingkat nasional, terutama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI,” kata Prof. Bambang Brodjonegoro, SE,M.UP.Ph.D didampingi Gubernur Lukas saat memberikan keterangan kepada pers di Kantor Bappenas.

Bambang menjelaskan, pada pertemuan dengan Pemprov Papua tersebut, pihaknya membahas sejumlah agenda pembangunan priorotas seperti venue-venue agar dalam dua tahun tersisa bisa dikejar.

“Pada intinya, kita berfokus pada rencana penyelenggaraannya, serta kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah, karena bukan hanya di Kabupaten Jayapura, melainkan pula di Merauke, Mimika, dan kabupaten lainnya,” ujar Bambang.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Prof. Bambang Brodjonegoro didampingi Gubernur Papua Lukas Enembe memberi keterangan pers usai pertemuan di Kantor Bappenas, Rabu (31/10/2018).

Sementara terkait anggaran, kata Bambang, Bappenas pun mempelajari soal kebutuhan pembiayaan yang kemudian akan didiskusikan lebih detail lagi terkait pembagian anggaran pusat melalui APBN yang kemudian dibagi melalui kementerian lembaga terkait, kemudian APBD provinsi, dan APBD kabupaten/kota maupun yang berasal dari sponsorship pihak swasta.

Sebagaimana diketahui, sejak Selasa (30/10/2018), Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH didampingi Sekretaris Daerah Papua T.E.A. Hery Dosinaen, S.IP.M.KP, para asisten dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Papua melakukan Road Show PON XX Papua ke sejumah kementerian. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka audiensi implementasi Inpres Nomor 10 Tahun 2017 tentang Dukungan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI Tahun 2020 di Provinsi Papua. (Gusty Masan Raya/gr)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *