BPKP Minta 32 OPD di Yahukimo Terlibat Aktif Susun LPPD

Pemateri Bimtek dari BPKP Papua berfoto bersama pimpinan OPD di Kabupaten Yahukimo usai Bimtek di aula Kantor Bappeda Yahukimo, Kamis (28/03/2019).

DEKAI (PB.COM)—Koodinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah (APD) II pada Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Papua,  Frredy Joko Susilo meminta 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Yahukimo untuk berpartisipasi aktif dalam penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2018 dan selesai tepat waktu.

“LPPD ini bukan hanya menjadi tangungjawab pihak Bappeda saja melainkan ada kolaborasi antara OPD-OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo sehingga dapat tersusun baik. Karena tanpa data yang diberikan oleh setiap OPD, maka tidak akan jadi laporan ini,” ujar Fredy saat memberikan materi pada Bimtek di  Aula Kantor Bappeda Kabupaten Yahukimo, Kamis (28/03/2019).

Menurut Fredy, Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) Kabupaten Yahukimo sebelumnya menduduki rangking 29 atau terakhir di Provinsi Papua. Ia berharap, dengan partisipasi aktif semua OPD, di tahun 2019 Pemda Yahukimo bisa memperbaikinya dan masuk dalam rangking 10 besar.

“Karena LPPD ini merupakan cerminan dari pelayanan kepada masyarakat. Semakin tinggi nilai LPPD suatu daerah, itu mencerminkan pelayanan Pemda kepada masyarakat,” katanya

Koodinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah (APD) II pada Perwakilan BPKP Provinsi Papua, Frredy Joko Susilo.

Fredy mengatakan, berdasarkan pengamatan BPKP Provinsi Papua terhadap penyusunan LPPD di Kabupaten Yahukimo selama ini, kendala utama adalah belum adanya data yang lengkap dan akurat dari semua OPD. Sebab di dalam OPD, tercermin juga target-target kerja yang harus dipenuhi oleh masing-masing OPD.

“Dari pertemuan ini, secara umum kami sanggat gembira dengan kehadiran para pimpinan OPD. Sebagian besar hadir, hanya ada beberapa saja yang belum hadir. Tetapi kami sudah mengingatkan bahwa penyusunan LPPD ini sendiri adalah kerja bersama dan bukan hanya kerja Bappeda saja. Ini kerja dari semua OPD yang ada Kabupaten Yahukimo. Saya minta, kejadian tahun 2017 tidak terulang lagi,” tegasnya.

 

Minta Komitmen Semua OPD

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Yahukimo Riswanjaya Tandibiring mengatakan tujuan dari bimtek yang digelar pihaknya adalah melaksanakan Undang-Undang No 23 tahun 2014 yang mengamanatkan bahwa setiap pemerintahan daerah harus menyampaikan laporan pertanggungjawaban pemerintahan kepada pemerintah pusat.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Yahukimo Riswanjaya Tandibiring

“Jadi kami dari pemerintah daerah sekarang dalam proses penyusunan LPPD dan ini sedang berlangsung bersama-sama dengan BPKP Provinsi Papua, dalam hal ini tim asistensi yang membantu kami dalam penyusunan LPPD ini agar selesai tepat waktu dan berkualitas,” kata Riswanjaya.

Menurut Riswanjaya, sebanyak 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Yahukimo yang terlibat dalam penyusunan ini harus berpartisipasi dan bekerja keras menyiapakan data disertai bukti-bukti yang valid. Artinya, data yang ada disusun berdasarkan bukti yang akurat dan valid.

“Dari pagi hingga sore ini, banyak OPD yang betul-betul antusias bekerja karena ini jarang terjadi. Kami rasa ini sesuatu yang berharga bagi Kabupaten Yahukimo dalam penyusunan LPPD ke depan,” katanya.

“Ya target kami berusaha maksimal mungkin dengan sumber daya dan kemampuan yang ada dari semua OPD. Kalau bisa, kami bisa capai 10 besar, itu target kami. Tapi semua itu kembali kepada usaha dari kita semua. Kami pacu sekuat tenaga untuk segera merampungkannya,” tegasnya. (Paul Karma/Diskominfo Yahukimo)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *