Dibangun Selama 9 Tahun, Ini yang Menghambat Pembangunan Ring Road

Jalan Ring Road Hamadi – Skyland

JAYAPURA (PB.COM) – Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH meresmikan jalan Ring Road Hamadi – Skyland, Kota Jayapura, Kamis (1/8/2019), yang ditandai dengan penandatanganan prasasti bersamaan dengan peresmian gedung II DPR Papua dan Mes DPRP di kantor DPR Papua.

Jalan ring road sepanjang 3,27 KM ini dibangun sejak 2010 lalu yakni di masa pemerintahan Gubernur Barnabas Suebu. Pembangunan ini terhambat cukup lama karena persoalan pembebasan lahan dari masyarakat adat pemilik tanah.

“Hambatan utama pembangunan di Papua adalah masalah adat tradisi kebiasaan orang asli Papua. Bayangkan dari 2010 pembangunan ring road, tapi macet karena terkendala pembebasan ulayat. Ini harus hadirkan semua keluarga satu persatu, ya model seperti ini gak bisa,” ucap Gubernur.

“Kalau masyarakat tanahnya tidak dibebaskan juga nanti masalah. Jadi ini bagaimana eh? Jalan pendek saja ini butuh sembilan tahun untuk dibangun,” keluhnya.

Gubernur berharap dengan diresmikannya jalan ring road ini dapat membantu kelancaran arus lalu lintas dan mengurai kemacetan yang setiap hari dirasakan oleh warga Kota Jayapura.

Untuk pembayaran retribusi nontunai di jalan Ring Road, pemerintah menggandeng bank BNI.

Anggaran Rp 1,018 Triliun

Kepala Dinas PUPR Papua, Girius One Yoman menyebutkan, total anggaran pembangunan jalan ring road yang bersumber dari dana APBN dan APBD Provinsi Papua adalah sebesar Rp 1,018 Triliun, dan dibangun secara bertahap.

Tahap pertama pekerjaan, Pantai Hamadi ke arah Wihara Skyland sepanjang 2,7 Km dikerjakan oleh PUPR Papua dengan anggaran sebesar Rp 783.916.885.000,- dan dari arah Wihara-Pantai Hamadi dikerjakan menggunakan biaya APBD sepanjang 0,57 KM dengan anggaran Rp 234.986.120.000.

Sementara sisanya dikerjakan menggunakan dana APBN. “Dengan ini kami sampaikan ucapan terima kasih kepada gubernur Papua yang telah mendorong jalan strategis ini kepada pemerintah pusat sehingga proyek pembangunan jalan ini dapat terlaksana,” ucap Girius.

Meski terkendala pembebasan lahan, namun aku Girius, berkat kerja keras semua pihak kendala tersebut dapat diatasi. Sehingga diharapkan pembangunan jalan ring road ini dapat membantu masyarakat di Papua khususnya Kota Jayapura untuk kelancaran arus lalu lintas serta dapat mengurangi kemacetan di Kota Jayapura.

“Selain itu juga dapat membantu meningkatkan  produktifitas perekonomian masyarakat Kota Jayapura dan lebih khusus mendukung  kesukseskan PON 2020 di Papua,” katanya. (Andi/Frida)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *