Menanti Perang Gengsi Juara Bertahan vs Tuan Rumah di Mandala

Tim sepak bola Papua saat berlatih di Stadion Mandala, Minggu (26/09/2021)

 

JAYAPURA (PB.COM)–Laga perdana cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada Senin (27/09/2021) mempertemukan Jawa Barat dan Papua di Stadion Mandala, Jayapura. Laga ini diprediksi bakal jadi perang gengsi antara juara bertahan sepak bola yang dipegang Jawa Barat dan Papua selaku tuan rumah dengan dukungan supporternya.

Laga ini juga penuh aroma balas dendam. Pasalnya, Jawa Barat merupakan tim yang mengandaskan Papua di babak semifinal PON XIX 2016 silam. Kala itu, Papua harus mengakui keunggulan tuan rumah (Jawa Barat) dengan skor 3-1.

Berbalik menjadi tuan rumah, Papua diuntungkan bisa bermain di depan pendukung sendiri. Bahkan Papua merupakan salah satu kandidat yang dijagokan sebagai kampiun PON edisi ke-20 tahun ini. Namun Jawa Barat yang datang menyandang status juara bertahan patut diwaspadai oleh Ricky Cawor dan kawan-kawan.

Pelatih kepala sepakbola Papua, Eduard Ivakdalam mengaku seluruh pemainnya sangat siap menyambut laga perdana ini. Legenda hidup Persipura Jayapura itu menyebutkan seluruh pemainnya akan tampil enjoy meladeni permainan Jawa Barat.

“Kondisi pemain saya lihat mereka sangat enjoy, beberapa hari ini mereka latihan dalam suasana gembira dan nyaman. Tidak ada perasaan takut, saya percaya kepada seluruh bahwa mereka bisa melakukan yang terbaik dalam pertandingan perdana,” ungkap Edu sapaan akrabnya saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (26/9/2021).

Edu menegaskan, timnya berusaha menyapu bersih pertandingan grup A untuk melangkah ke babak berikutnya. Apalagi, pemainnya tampil menjanjikan selama menjalani try out di Pulau Sulawesi dan berjanji akan mempertontonkan permainan yang menarik pada pertandingan perdana ini.

Sementara itu, kapten sepak bola Papua, Ricky Cawor mengatakan mereka sudah sangat siap  menjamu Jawa Barat di laga perdana. Bahkan mantan penggawa Persemi Mimika itu menegaskan bisa mendapatkan tiga poin di laga perdana.

Ricky menegaskan tak sedikitpun gentar menghadapi Jawa Barat yang datang dengan label juara bertahan.

“Untuk peluang saya yakin saya dan teman-teman bisa memberikan hasil yang terbaik buat masyarakat di seluruh tanah Papua,” ujar Ricky.

Cabang olahraga PON XX 2021 diikuti 12 kontestan dan dibagi dalam 3 grup. Grup A ditempati oleh Papua, Jawa Barat, Maluku Utara dan NTT, grup B ada Jawa Timur, Sumatera Utara, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan. Sementara grup C ada Kalimantan Timur, Aceh, Sulawesi Utara dan Bengkulu.

Panpel Batasi Penonton

Ketua panitia pelaksana cabang olahraga sepak bola, Rocky Bebena mengatakan sesuai edaran Kemenpora 22 September 2021, penonton yang menyaksikan langsung pertandingan sepakbola hanya 25% dari kapasitas stadion dan sudah mendapatkan vaksinasi covid-19.

“Kalau dari edaran Kemenpora tanggal 22 September, penonton hanya diperbolehkan itu 25 persen dari jumlah kapasitas stadion, karena kapasitas Stadion Mandala 18 ribu, jadi yang kita izinkan masuk itu kurang lebih 5000 penonton saja,” kata Rocky saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (26/9/2021).

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Asprov PSSI itu menyebutkan untuk mendapatkan tiket masuk stadion dapat diakses via online melalui aplikasi Tiket.Com dan juga secara off line.

“Boleh lewat tiket.com karena sudah bekerja sama PB PON dan juga Sub PB PON, ada dua model tiket. Online 60 persen dan offline 40 persen. Namun untuk online sepertinya sudah habis tinggal offline yang bisa dilakukan di stadion,” ujar Rocky.

Rocky juga menegaskan meskipun penonton sudah mendapatkan tiket masuk stadion tetapi tetap mematuhi protocol kesehatan, yakni melalui pemeriksaan swab antigen, pengukuran suhu badan dan tetap memakai masker.

Aturan ini kata Rocky tidak hanya berlaku di Stadion Mandala, Kota Jayapura tetapi juga berlaku di Stadion Mahacandra Uncen dan Stadion Barnabas Youwe Sentani yang digunakan untuk pertandingan sepak bola PON XX.

“Protokel kesehatan pasti ketat, soal jumlah penonton juga semua sama. Semuanya akan menerapkan 25 persen dari kapasitas stadion yang diperbolehkan. Dan yang pasti sudah vaksin,” jelas Rocky.

Bagi penonton yang tidak bisa hadir di stadion menyaksikan secara langsung pertandingan sepakbola kata Rocky bisa menonton siaran langsung melalui media partner TVRI atau MNC TV. (Humas PON XX 2021/Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *