Bupati Jayawijaya: Ini Sejarah, Kirab Api PON Tiba di Wamena

Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua saat menyalakan Api PON kedalam tungku setelah Api PON tiba di Wamena (Foto : Ronald Manurung)

WAMENA (PB.COM)-Kirab Api PON XX Papua 2021  tiba dan bermalam di Pegunungan Tengah Papua tepatnya di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (29/9/2021) sekitar pukul 11.10 WIT. Sebelumnya, kirab api PON ini dilepas dari Sorong melewati Biak, dan Mimika, untuk selanjutnya dibawa ke Merauke dan Jayapura.

Sejarah ini akan tercatatkan didalam hati semua masyarakat Pegunungan Tengah Papua karena iven bergengsi empat tahunan di Indonesia (PON XX) itu bisa menggoreskan kenangan  sejarah di hati mayarakat dengan menyaksikan arak-arakan jalannya Api PON XX.

Diketahui Api PON sebelumnya diterbangkan dari Sorong, Papua Barat menuju Kota Karang Biak, Papua kemudian lanjut ke Kota Timika, Kabupaten Mimika dan tiba di Lembah Baliem Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Masyarakat Jayawijaya tampak antusias. mereka  berdiri di pinggir jalan disepanjang rute arak-arakan untuk menyaksikan kedatangan Api PON XX yang dibawa oleh empat mantan atlet asal Papua yaitu Benny Elopere mantan atlet Tinju profesional era tahun 1999. Kemudian Yan Yogobi mantan atlet Atletik, Pere Perlina Karoba mantan nasional atlet Dayung dan Hermawan Susanto mantan atlet nasional bulu tangkis.

Bupati Jayawijaya, John R Banua mengatakan, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya menyambut kedatangan Kirab Api PON yang dibawa oleh empat orang mantan atlet nasional asal Wamena serta pasukan TNI/Polri.

“Pemerintah dan masyarakat Jayawijaya sangat antusias dalam menyambut kedatangan Kirab Api PON XX melalui persiapan guna mensukseskan kegiatan PON XX Papua 2021,” ungkap Bupati.

Tak lupa juga Bupati Jhon Banua menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe yang sudah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Jayawijaya yang mewakili kabupaten diwilayah Lapago sehingga Kirab Api PON XX dapat berlangsung di Kota Wamena.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Umum PB PON XX Papua 2021, Carolus K. Bolly, SE.MM menjelaskan, momentum ini sangat bersejarah karena Kirab Api PON XX Papua 2021 bisa hadir di Pegunungan Tengah Papua.

Menurut Carolus, penetapan Kabupaten Jayawijaya tepatnya Kota Wamena adalah mewakili wilayah Lapago, sekalipun di wilayah itu bukan klaster penyelenggaraan PON, sama seperti Sorong dan Biak.

” Ya Sorong mewakili wilayah adat Bomberai, Kabupaten Biak mewakili wilayah adat Saireri kemudian Kota Timika, Kabupaten Mimika mewakili wilayah adat Mee Pago dan Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya  mewakili wilayah adat Lapogo serta Kabupaten Merauke mewakili wilayah adat Animha. Sedangkan Kabupaten Jayapura mewakili wilayah adat Tanah Tabi,” terangnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih atas nama Ketua Umum PB PON dan semua tim kepada pemerintah dan masyarakat Jayawijaya yg penuh antusias dan luar biasa menyambut Kirab Api PON XX Papua 2021.

“Ini momentum bersejarah dan Wamena menjadi perwakilan Lapago. Api PON akan diinapkan di Otonom Wene Hule Hubby Wamena yang kemudian akan diterbangkan menuju Kota Rusa, Merauke,” pungkasnya.  (Humas PON XX 2021/Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.