Menikmati Malam Penuh Sejarah di Langit Papua

Kembang api pada pembukaan Pekan Olah Raga Nasional XX Papua di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat, 1 Oktober 2021. (PON XX PAPUA/ R. BERTO WEDHATAMA

JAYAPURA (PB.COM)Sorak sorai gempita memenuhi Stadion Lukas Enembe ketika ribuan penonton memandang langit malam itu yang penuh warna. Pesta kembang api yang ditunggu-tunggu tiba menandai acara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Hari ini, Sabtu, 2 Oktober 2021. Acara pembukaan PON XX Papua ini dipandu oleh Raffi Ahmad, Intan Saumadina, Piter Ginuny, dan Irsa Yoku berlangsung. Ribuan penonton yang hadir berdecak kagum dengan seremoni pembukaan penuh semarak.

Seperti yang telah diagendakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo tiba di Stadion Lukas Enembe, pukul 19.00 WIT. Selanjutnya, sang kepala negara berjalan kaki menuju Royal Box, dan upacara pembukaan PON XX Papua pun dimulai.

Hadir dalam acara pembukaan itu, sejumlah menteri kabinet kerja dan para gubernur dari sejumlah provinsi di Indonesia, seperti Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil, Gubernur Tengah, Ganjar Pranowo, dan lain-lain, serta tamu undangan lainnya.

Sementara itu,  barisan kontingen para atlet, dipersilahkan menyusuri lintasan lari setelah dilangsungkannya tari “Selamat Datang. Satu persatu tiap kontingen menyapa para pengunjung di tribun stadion sambil melambaikan tangan. Tak ketinggalan, rombongan atlet legendaris Indonesia tampak seperti menuntun seluruh kontingen karena ditempatkan di barisan paling depan.

Bendera PON pun dikibarkan setelah  Gubernur Papua, Lukas Enembe yang juga Ketua Umun PB PON XX menyampaikan kata sambutan. Pilihan kata-kata yang ia lontarkan terbukti mampu menambah semangat sportivitas karena disambut kompak oleh para pengunjung dengan yel-yel moto PON XX, “Torang Bisa.”

Kombinasi kesenian tradisional dan modern langsung diputar seusai bendera PON berkibar gagah. Mulai dari tarian, nyanyian, hingga berbagai aktraksi seni lainnya yang terlihat menawan dan memanjakan mata para pengunjung. Tata lampu yang dikombinasikan dengan sinar laser juga berperan penting untuk membuat jalannya seremoni pembukaan ini semakin menarik.

Setelah Presiden Jokowi membunyikan sirine tanda diresmikannya PON XX Papua, tungku api PON langsung dinyalakan secara estafet oleh atlet-atlet legendaris Indonesia.

Pesta kembang api kembali dilangsungkan sebagai isyarat bahwa upacara pembukaan PON XX Papua telah sukses dilaksanakan. Sejumlah artis papan atas hadir mengibur penonton, di antaranya D’Uzzy, Kaonak Group Papua, Tulus, Ruth Sahanaya, dan Lea Simanjuntak.

Tak ketinggalan, artis nasional asal Papua seperti Michael Jakarimilena, Nowela Elizabeth Auparay, Vien Mangku ft. Qhiba Mansawan, Joanita Chatarine, Papua Original, Edo Kondologit, Trio Papua, dan Albert Fakdawer membawa suasana malm itu penuh gegap gempita. Termasuk, Oyandi Voice dan Padus Gema Chandra Universitas Cenderawasih ikut mempersembahkan suara emas mereka.

Sementara itu, di luar Stadion Lukas Enembe, rakyat dari berbagai penjuru Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Keerom berjubel-jubel datang ingin menyaksikan upacara pembukaan PON XX Papua.

Malam yang indah untuk Indonesia, malam penuh sejarah untuk Bumi Cenderawasih, Papua. Dengan susah payah melewati pesimisme dan stigma serta sempat ditunda setahun karena pandemi Covid-19, malam ini Papua membuktikan dirinya sebagai Tuan Rumah event olahraga bergengsi empat tahunan itu dalam semangat Torang Bisa: Kita Bisa. Papua Bisa, Indonesia Bisa. (Krist A.)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *