Cawagub nomor urut 1, Constant Karma saat bersama warga di Arso, Keerom

JAYAPURA (PB.COM) – Sejumlah perwakilan Masyarakat Arso Pura atau Arso IV, Kabupaten Keerom, Papua yang merupakan para petani, pelaku UMKM dan pedagang melakukan pertemuan dengan calon Wakil Gubernur Papua Nomor Urut 1, Constant Karma.

Pertemuan berlangsung di di rumah salah satu tokoh masyarakat setempat, yang dihadiri Ketua Ansor Kabupaten Keerom, Suardi Bachtiar.

Kepada media ini, Suardi Bachtiar mengatakan pertemuan dengan Constant Karma yang merupakan calon Wakil Gubernur dari Benhur Tomi Mano sebagai Calon Gubernur Papua, dimana masyarakat ingin menyalurkan aspirasi dari masyarakata Arsopura.

“Jadi, kami hanya menyalurkan aspirasi dari masyarakat, karena banyak yang bertanya kapan Constant Karma bisa silaturahmi dengan masyarakat Arsopura, dan mereka sangat mengenal beliau yang pernah melakukan pelayanan di Kabupaten Keerom,” kata Suardi Bachtiar.

Lanjut Bachtiar, kami beberapa tokoh masyarakat dan relawan berinisiatif bagaimana caranya supaya bisa mendatangkan belaiu, dan luar biasa antuasia dari masyarakat saat pertemuan tadi.

Sebenarnya masyarakat itu sudah tahu seperti apa kinerja Constant Karma, karena pernah bertugas sebagai dokter hewan di Kabupaten Keerom dulu.

“Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan ini, akan terbuka pola pikir masyarakat soal pemimpin Papua kedepannya. Kami yakin dan percaya bahwa ini momen awal, dan masyarakat Kabupaten Keerom bisa membuka diri untuk melihat sosok Constant Karma dan Benhur Tomi Mano,” ujarnya.

Untuk itu, Suardi Bachtiar juga minta Constant Karma bisa membuka diri juga dengan masyarakat yang ada di Arso lain untuk bersilaturahmi, karena banyak masyarakat yang merindukan beliau.

“Jujur saya berjalan di setiap masyarakat yang ada dan Arso, nama Constant Karma cukup terkenal dan sering diperbincangkan, sehingga semua sepakat pada tanggal 6 Agustus nanti mereka akan memberikan hak suara kepada Benhur Tomi Mano dan Contant Karma untuk mempin Papua,” jelasnya.

Untuk itu dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Keerom, untuk sama-sama mensukseskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

“Ayo mari kita menangkan, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma untuk menjadi pemimpin Papua (Gubernur dan Wakil Gubernur ) yang arif dan bijaksana,” ajakya.

Pada kesempatan itu, Suardi Bachtiar atas nama masyarakat Kabupaten Keerom berharap pada momen PSU untuk menentukan pemimpin terbaik Papua ke depan, jangan terpengaruh intervensi dari siapapun.

“Ayo kita sama-sama memenangkan BTM-CK, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dan kita lawan siapa saja yang akan melakukan intervensi menjelang PSU, ayo kita lawan,” tegasnya.

Sementara calon wakil Gubernur Papua, Constant Karma mengatakan, pada tahun 90-an menjabat kepala dinas Peternakan Kabupaten Jayapura, wilayah Arso I samai VII Keerom termasuk daerah kerjanya.

“Jadi wilayah kerja saya Arso I sampai VII, karena pada waktu itu ada program bantuan sapi presiden yang disebut Banpres, saya kepala dinas Peternakan, saya sering rapat di Bina Graha Kepresidenan, ketika sapi-sapi mau diberangkatkan ke Papua,” tuturnya.

Lanjut Constant Karma, memang banyak sekali saya urus ternak sapi hampir 4 ribu ekor, dan disalurka di Arso I sampai VII, Koya Barat, Koya Timur, Nimbokran dan Merauke.

“Jadi mereka orang-orang tua masih ingat saya, dan mereka minta untuk saya datang ke Arso IV ,berdiskusi dan masyarakat respon baik,” katanya.

Bahkan masyarakat Arso IV ini sepakat untuk menangkan BTM-CK sebagai Gubernur dan wakil Gubernur Papua, karena ada hubungan emosional, perna bersama dengan mereka.

“Masyarakat Arso IV pernah terimah bantuan sapi Banpres dari saya, mereka pun sangat kenal dan tau nama saya, hubungan emosional itu sangat tinggi nilainya dalam proses politik,” lugasnya.

Constant Karma juga minta kepada masyarakat Arsi IV pada tanggal 6 Agustus nanti jangan ke ladang dulu, tapi datag keTPS untuk memberikan hak suara, seraya jaga kekompakan,TPS, suara.

Jangan ada orang lain yang masuk ke TPS selain warga Arso IV, kawal juga proses Pleno rekapitulasi suara.

CK juga mengakui perkembangan Kabupaten keerom dulu dan sekarang sangat berbeda, dan menonkol saat diskusi tadi warga minta perbaikan jalan dari Arsi IV ke Yoka, kota Jayapura, dan ke Arso VII. Masyarakat mengeluh kerusakan jalan yang sangat parah.

Ditambahkan, ada peternak yang punya sapi puluhan ekor, berarti kemajuan sangat pesat, bahkan salah satu warga berhasil meraih juara I, ternak sapi jantan hasil inseminasi buatan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box