Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli didampingi unsur Forkopimda saat berdialog dengan masyarakat distrik Anggruk. (Foto Dok Kodim 1715 Yahukimo)

YAHUKIMO (PB.COM)  – Rombongan Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, didampingi Wakil Bupati Esau Miram, Dandim 1715, Letkol Inf Tommy Yudistyo, Dan Kasat Reskrim Polres Yahukimo, Yulius melakukan kunjungan di Distrik Anggruk, Selasa (20/05/2025).

Menumpang pesawat jenis Caravan, Kehadiran mereka disana guna melihat langsung kondisi Masyarakat dan memastikan kondisi kamtibmas pasca peristiwa kemanusiaan 21 Maret 2025.

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli dalam kesempatan itu juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah warga di distrik Anggruk.

Kepada media usai kunjungan tersebut, Bupati Didimus Yahuli memastikan kondisi keamanan di Distrik Anggruk telah Kembali pulih seperti sedia kala. Hal itu terlihat dari aktivitas yang Kembali normal. Tidak ada lagi warga yang mengungsi.

“Dan dengan demikian, kami pemerintah daerah menyatakan penanganan keamanan dalam skala khusus di distrik angguk dinyatakan ditutup. Kami sangat berterima kasih kepada Tni/Polri dalam mendukung situasi keamanan di distrik anggruk hingga akhirnya kamtibmas dapat berjalan baik,” urai Bupati Didimus.

Bupati Didimus juga menuturkan, dari laporan hasil investigasi sejumlah pihak soal kejadian di Anggruk, disimpulkan bahwa hal aksi yang berdampak pada gugurnya salah satu Guru pengajar itu adalah kriminal murni.

Dengan demikian, Bupati Didimus dalam kesempatan itu juga berharap sejumlah pasukan TNI dan Marinir kini yang ada distrik Anggruk agar sidah bisa meninggalkan daerah tersebut. Selanjutnya, pihak kepolisian diharapkan dapat segera melakukan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Hasil Invertigasi internal, pemerintah, HAM hingga Gereja menunjukan ini murni kriminal yanh harus ditangani secara hukium. Maka kami juga minta sejumlah anggota Marinir disana bisa ditarik Kembali ke Dekai. Dan kita akan monitor keamanan di Angguk dari Dekai. Mengingat Anggruk ini tempatnya sangat kecil. Pihak kepolisian akan masuk melakukan penegakan hukum terkait aksi kriminal tersebut,” paparnya.

Dengan demikian pemerintah daerah Yahukimo, di momen Hari Kebangkitan Nasional dan juga bertepatan dengan peringatan Injil Masuk di Anggruk ke 64 tahun dan juga 64 tahun GIDI di wilayah Yahukimo, menyatakan menyatakan penanganan keamanan dalam skala khusus di distrik angguk dinyatakan ditutup. Kami atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran TNI/Polri dalam penangananan ini,” sambung Bupati Didimus Yahuli.

Ditempat yang sama, Dandim 1715 Yahukimo, Letkol Inf Tommy Yudistyo menyatakan Komitmen TNI memberikan jaminan keamanan bagi Masyarakat, dan mengakui kondisi di distrik anggruk saat ini dinyatakan aman.

“Aktivitas masyarakat telah berjalan normal yang sebelumnya masyarakat setempat sempat mengungsi ke hutan, telah kembali ke kampung dan melakukan rutinitas dengan baik. TNI berharap situasi Anggruk dapat terus terjaga, masyarakat dapat hidup rukun dan damai,” ujarnya.

Sementara perwakilan Polres Yahukimo, Kompol Yulius Marani menegaskan, pihaknya siap melakukan Langkah penegakan hukum, kaitannya dengan kejadian di distrik Anggruk tersebut.

“Kami Kepolisian sendiri sudah sampai dan melihat kondisi Anggruk tadi. Kamtibmas disana sudah aman. Masyarakat disana sudah aktivitas sudah kebali seperti biasa. Mari kita sama-sama menjaga wilayah hukum Polres Yahukimo ini. Masyarakat kami harap membantu kerja Kepolisian. Kami tetap siap menjaga keamanan dan menindak tegas setiap tindak pidana yang terjadi,” tuturnya. (ADM)

Facebook Comments Box