Para pimpinan, pengurus dan kader PDI Perjuangan di DPC Pegunungan Bintang saat mengikuti upacara peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Senin, 2 Juni 2025 di halaman Kantor DPC di Kota Oksibil.

OKSIBIL (PB.COM)Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan menggelar upacara peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Senin, 2 Juni 2025 di halaman Kantor DPC di Kota Oksibil.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat DPD, DPC hingga PAC guna merenungkan nilai-nilai ideologi bangsa ini.

Upacara peringatan diikuti oleh tiga pilar partai (legislatif, eksekutif, dan struktural), jajaran pengurus DPC, Pengurus Anak Cabang (PAC), simpatisan, serta para pendukung PDI Perjuangan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pegunungan Bintang Fransiskus Kasipmabin mengatakan, kegiatan ini menjadi pembuka resmi rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno yang diperingati setiap bulan Juni oleh partai berlogo banteng moncong putih itu.

“Apel Peringatan Hari Lahirnya Pancasila setiap 1 Juni ini merupakan instruksi langsung dari DPP dan menjadi awal dari rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno. Sepanjang bulan ini, kami akan melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain gerakan literasi, pelantikan pengurus PAC, serta konsolidasi partai di tingkat kader dan akar rumput,” ujar Fransiskus.

Menurut Fransiskus, dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, semua rakyat Indonesia diharapkan bisa merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. la mempersatukan lebih dari 270 (dua ratus tujuh puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda.

“Melalui Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia,” tuturnya.

Sementara itu, peringatan Bulan Bung Karno, kata Fransiskus, menjadi momentum penting bagi PDI Perjuangan untuk meneguhkan kembali nilai-nilai ideologis partai, memperkuat semangat nasionalisme, dan memperluas gerakan kerakyatan yang berlandaskan Pancasila dan ajaran Bung Karno.

“DPC PDI Perjuangan Pegunungan Bintang berkomitmen menjalankan seluruh arahan DPP dengan penuh disiplin dan semangat gotong royong sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara,” ujar mantan jurnalis Papua ini. (Rilis)

Facebook Comments Box