Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano memberi sambutan dalam acara Fi Helai Mbai Nembainye di pendopo Ondo Folo Waena, Richard Ohee, Kamis (05/06/2025)

JAYAPURA (PB.COM) – Dukungan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK) terus berdatangan.

Kali ini dukungan untuk BTM-CK sebagai pemenang dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua yang akan digelar pada tanggal 6 Agustus mendatang. digelar oleh tokoh adat dan Masyarakat Nusantara yang bermukim di Distrik Heram, Kota Jayapura.

Pernyataan dukungan itu disampaikan dalam acara bertajuk Fi Helai Mbai Nembainye alias Makan Papeda Bersama Dalam Satu Sempe bersama BTM-CK yang berlangsung di pendopo Ondo Folo Waena, Richard Ohee, Kamis (05/06/2025) dan dihadiri langsung Calon Gubernur Benhur Tomi Mano (BTM).

“Sebagai Ondo Folo, saya mengimbau kita semua memberikan dukungan dan pilihan kepada Benhur Tomi Mano (BTM) dan Constant Karma (CK) sebagai Gubernur Papua. Mereka yang sudah teruji dan adalah putra asli Tabi dan Saireri. Ini menjaga hak kesulungan kita dan bentuk penghargaan saudara Nusantara kepada kami,” ujar Ondofolo Waena Richard Ohee dihadapan masyarakat.

Senada Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Sentani, Orgenes Kawai yang juga turut hadir.

“Kami semua Ondo Afi dan tokoh adat di Sentani sudah komitmen untuk hal ini. Kalau ada yang keluar itu satu atau dua orang saja dan hal biasa. tetapi kami sangat solid, bahkan komitmen tak menerima kehadiran calon lain,” kata dia.

Menurut Orgenes, Pilihan dari Tuhan sudah ditentukan 27 November 2024 lalu saat pemungutan suara Pilgub Papua, dan ditetapkan BTM sebagai Gubernur Papua.

“Dan kalau Tuhan sudah tetapkan itu maka Tuhan Tidak pernah berubah. Dia adalah Allah yang Adil. Sebagai orang percaya mari kita pertahankan kemenangan. Karena ini pilihan Tuhan. Meski satu lawan 17, Tapi Tuhan menentukan siapa pemimpin Tanah ini,” urainya.

Orgenes memaparkan filosofi masuknya Injil yang dimulai Metu Debi. Maka wajiblah Gubernur Provinsi Papua dimulai dengan Putra Metu Debi agar kedepannya daerah yang lain bisa mengikuti.

“Saya juga mau bilang, Orang Jakarta Tidak perlu datang kampanye di Papua. Dia urus RI yang porak poranda. Jangan malah datang porak porandakan lagi di Papua. Semua Ondo di Sentani sepakat tutup. Dan juga Sepakat tidak boleh hadir kalau ada anak-anak yang undang orang lain,” tegasnya.

Sementara Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) dalam sambutannya mengakui Masyarakat yang bermukim diwilayah Distrik Heram sangat Heterogen. Meski begitu sangat rukun dan damai.

“Sehingga, Kalau Ondo Afi membuat acara, dia akan undang semua. Sebab Ondo Folo mengayomi rakyat hidup dengan damai. Terimakasih Fatwa sudah dikeluarkan oleh Ondo Folo tadi. Jangan lupa tanggal 6 Agustus pilih yang sudah disampaikan itu. Ondo adalah pemilik tanah, hutan, air dan wajib kita hormati. Ucapan mereka mengikat,” tutur BTM.

“Semua Saudara Nusantara  yang datang hidup bersama di Tanah Tabi dan Saireri adalah keluarga besar kami. Mari kita bersama bergandengan tangan membangun Papua yang kita cintai bersama ini,” pungkasnya.

Senada Yustus Ohee selaku ketua tim kerja kampung Waena, yang menyebut kehadiran BTM adalah “cambuk penyemangat” bagi mereka untuk berjuang meraih kemenangan. (ADM)

 

Facebook Comments Box