Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah dr. Silwanus Soemoele, Sp.OG (K), MH.Kes didampingi Plt. Kepala Biro Umum Papua Tengah Vivian Andenita Gobay foto bersama pimpinan media di Ruang Rapat di Kantor Gubernur, Bandara Lama Nabire, Senin, 7 Juli 2025.

NABIRE (PB.COM)Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Biro Umum resmi melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan dua puluh (20) media massa, baik media elektronik, cetak, dan online di Ruang Rapat Kantor Gubernur, Bandara Lama Nabire, Senin, 7 Juli 2025.

Kerjasama ini dilakukan untuk menyebarluaskan informasi pembangunan di era kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa, SH dan Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos,M.Si di Papua Tengah sepanjang tahun 2025.

Acara ini dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Tengah dr. Silwanus Soemoele, Sp.OG (K), MH.Kes mewakili Gubernur Meki Nawipa, didampingi Plt. Kepala Biro Umum Papua Tengah Vivian Andenita Gobay, S.STP.

Penjabat Sekda Silwanus Soemole dalam sambutannya mengatakan, MoU ini bukan sekadar membubuhkan tanda tangan dalam dokumen kerjasama, tetapi membangun jembatan kepercayaan dan kolaborasi antara pemerintah dan media massa yang memiliki tanggung jawab menyebarkan informasi pembangunan kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh insan media yang telah mendampingi perjalanan daerah ini dalam menyuarakan harapan rakyat, mengawal kebijakan, dan menghadirkan informasi yang jernih di tengah derasnya arus komunikasi digital yang sering kali kabur dari kebenaran,” kata Sekda Soemoele.

Menurut Soemele, kerja sama ini bukan sebatas transaksi jasa publikasi, tetapi cerminan dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Media bukan hanya alat penyampai informasi. Media adalah mitra dalam membentuk opini publik, membangun optimisme, serta menyuarakan harapan dan kritik yang konstruktif,” ujar Sumule.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah ini juga menegaskan, hidup di era ini menuntut kecepatan, namun juga menagih kejujuran. Maka kerja sama ini harus dijalankan dengan semangat sinergi yang profesional, penuh etika, dan menjunjung tinggi tanggung jawab sosial.

“Mari kita hadirkan narasi-narasi yang bukan hanya informatif, tetapi juga mencerahkan. Narasi yang tidak hanya menjual berita, tetapi menyuburkan harapan,” tuturnya.

Ia berharap, media massa harus tampil menjadi jendela yang jernih bagi rakyat untuk melihat kinerja pemerintah, dan jadilah cermin yang jujur bagi pemerintah untuk melihat dirinya sendiri.

“Mari kita jalin kerja sama ini dengan kepercayaan yang saling dipelihara, komunikasi yang terbuka, dan integritas yang tak pernah ditawar. Terima kasih atas komitmen dan partisipasi teman-teman media semua. Selamat bekerja, dan mari kita majukan Papua Tengah dengan narasi yang membangun,” tutupnya. (Gusty Masan Raya/Rilis)

Facebook Comments Box