
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Kelistrikan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dengan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Nabire di Sugapa, Intan Jaya, Rabu (9/7/2025), disaksikan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH.
SUGAPA (PB.COM) – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) Kelistrikan dengan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Nabire di Sugapa, Intan Jaya, Rabu (9/7/2025). Masyarakat di ibukota kabupaten kini bisa menikmati listrik 12 jam setiap hari.
Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH, yang menyaksikan langsung acara penandatanganan kerjasama itu berharap setelah adanya kerjasama ini, pemerintah Intan Jaya bisa berkoordinasi untuk melakukan sebuah studi kelayakan yang melibatkan Provinsi Papua Tengah dan PLN sehingga listrik yang saat ini sudah menerangi wilayah Sugapa selama 12 jam, akan ditingkatkan menjadi full 24 jam dalam waktu dekat.

Pengaturannya adalah 12 jam menggunakan diesel dan 12 jam bisa menggunakan solar panel. Soal perhitungannya seperti apa, kata Gubernur Meki, bisa dilaporkan ke kepala Dinas ESDM. Jadi PLN yang akan memasang dan pemerintah membayar. Peningkatan pelayanan kelistrikan ini harus menjangkau hingga ke wilayah pedalaman, untuk mewujudkan program “Papua Tengah Terang”. ”Moto Papua Tengah terang, kita terangkan semua wilayah ini,” kata Gubernur Meki.
Untuk menjangkau wilayah-wilayah pedalaman yang masih gelap, lanjut Gubernur Meki, pemerintah Papua Tengah tahun ini mengadakan 1300 unit solar cell. “Kita akan bagikan ke pinggiran yang tidak ada listrik dan dalam tiga tahun berjalan kita akan bagi terus. Jadi yang saya bilang Papua Tengah terang mulai dari Beoga sampai Kwatisore,” terangnya.

Kepada wartawan usai penandatangan kerjasama, Gubernur Meki mengatakan, program Gubernur dan Wakil Gubernur, yakni Papua Tengah Terang yang sudah mulai terbukti. Sugapa sudah menyala 12 jam, menyusul Ilaga, ibukota Kabupaten Puncak dan Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya. Harapannya, dalam waktu tiga tahun ibukota kabupaten terang semua.
Setelah dari Intan Jaya, Gubernur Meki akan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Ilaga, kemudian Mulia. Jadi setiap tahun ia akan dua kali kunjungan kerja di tiap kabupaten untuk menyerap aspirasi dan dimasukkan dalam program.

Bupati Intan Jaya Aner Maisini, pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Meki dan PLN yang telah melaunching 12 jam listrik menyala di ibukota Kabupaten Intan Jaya. “Selama 17 tahun masyarakat merindukan adanya penerangan dan hari ini sudah terwujud,” katanya.
Sementara itu, GM Wilayah PT PLN (Persero) UIW Papua Dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menyatakan komitmennya untuk melayani masyarakat dengan kelistrikan yang memadai. Meskipun jam operasionalnya dilakukan bertahap. “Bersama bapak gubernur dan bupati kita komitmen bersama dan memang dilakukan secara bertahap karena masih banyak daerah yang harus dilayani,” katanya.

Untuk saat ini, yang menjadi prioritas adalah ibukota kabupaten dulu. Setelah menyala di ibukota kabupaten, baru ke wilayah pinggiran. (Gusty Masan Raya/Abeth You)



































