
Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano didampingi sang istri, Kristina Luluporo Mano bersama Relawan Sorban dan Warga Kabupaten Keerom
SKAMTO, KEEROM (PB.COM) – Dukungan pada Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua yang akan digelar Rabu 6 Agustus 2025 nanti.
Terbaru, BTM memperoleh dukungan penuh relawan Sorban Provinsi Papua, dan masyarakat Skamto, Kabupaten Keerom, saat dirinya menghadiri Istighosah, Deklarasi, Tatap Muka dan Dialog Calon Gubenur dan Wakil Gubernur Bersama Masyarakat Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Minggu (27/07/2025).
Ketua Relawan Sorban Jusuf Golam menjelaskan, relawan Sorban yang merupakan bagian dari Nahdatul Ulama (NU) sebagai warga negara yang baik wajib sukseskan hajatan nasional dalam hal ini Pilkada. Maka, pemuda NU bersama masyarakat pasca penetapan pasangan Calon Gubenur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, beberapa kali duduk diskusi bersama dengan sejumlah kajian strategis dan memutuskan memilih BTM sebagai calon Gubernur Papua.
“Jadi tidak serta merta keputusan dukungan ini muncul. Landasan piagam Madinah yang jadi alasan teologis utama kami putuskan memilih BTM. Dan alasan ketua adalah Sabda Nabi. Jika suatu urusan kita berikan pada orang yang bukan ahlinya maka kita tinggal tunggu kehancurannya. Itulah membuat semua sepakat,” terang Yusuf Dalam.
Yusuf menambahkan, meski secara agama BTM tidak seiman sebagai sesama kaum Muslim, tetapi banyak alasan membuatnya sebagai sosok yang paling tepat didukung memimpin Papua.
Dan berujar, selain alasan diatas, relawan Sorban juga membedah nilai luhur berdasarkan Pancasila.
“Hasilnya, Lima sila Pancasila itu ada dalam tubuh dan jiwa BTM. Diantaranya selama Wali Kota Jayapura tidak pernah larang ibadah bangun tempat ibadah. Sebaliknya membantu pembangunan. Lalu
Jiwa kemanusiaan dia hargai kita sebagai sesama hidup di negerinya.
Sila ketiga pun terbukti kota aman dimasa pemerintahan beliau sebagai Wali Kota.
Sila Keempat beliau saat pimpin memikirkan semua orang. Ia bangun Jembatan Merah, jembatan ring road.
Andai Wali Kota orang lain belum tentu Ondo Afi ijinkan tiang di laut.
Lalu sila kelima soal keadilan sudah ada dalam diri BTM
Maka kita semua tidak perlu ragu mendukung BTM-CK sebagai Gubernur Papua,” tegasnya.
Yusuf Golam menjelaskan, Sorban identik dengan umat Muslim untuk melindungi panca indera yang diberikan Allah.
“Nah nama relawan Sorban untuk tepis isu negatif tentang BTM dimasa modernisasi digital kini,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pembina Relawan Sorban, Amir Madubun menambahkan, sangat mengenal sikap hidup keseharian BTM dan sang istri yang begitu merakyat. Contoh kecil yang terus terlihat saat ini adalah bagaimana keduanya menyambut tamu yang datang berkunjung. Mereka tetap menerima semua yang hadir.
“Ini contoh pemimpin yang komitmen dan mau melayani semua orang. Sudah terbukti amanah selama Dua periode Wali Kota Jayapura. Kami relawan Sorban siap mengawal harapan warga Keerom kelak saat BTM menjadi Gubernur Papua,” tukasnya.
Amir Madubun juga mengenang pemekaran Distrik Skanto yang dilakukan oleh BTM, dan BTM sendiri juga selaku kepala distrik pertama disana.
“Pemimpin yang bijak adalah bukan yang selalu jual visi misi tapi ketika ada problem dia hadir di tengah masyarakat.
Jalan harus jadi program utama. Karena itu pilih BTM-CK jawab. Kami relawan Sorban siap tandatangan pernyataan dengan kabupaten Keerom. Saya siap pertaruhkan diri ini,” tegas Amir Madubun.
“Mari saudaraku semua, dengan empati dan rasa ingin berubah yang besar. Kita Pandai memilih pemimpin yang bijak,” sambungnya.
Sementara Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) dalam sambutannya mengapresiasi langkah dukungan nyata yang dilakukan relawan Sorban dan masyarakat Distrik Skanto, Keerom.
BTM yang dikenal sebagai salah satu alumni terbaik dari SMP Muhamadiyah Abepura mengakui kepribadian dan gaya kepemimpinannya sangat terinspirasi dari ilmu yang ia peroleh di sekolah itu.
“Sejak masuk SMP Muhamadiyah hingga tamat, saya adalah ketua kelas dan wajib menyiapkan kelas menggunakan bahasa Arab. Saya sendiri sangat memegang toleransi dari Hadist yang berbunyi Untukmu Agama mu, Unrukku Agama ku. Kita hidup harus saling membantu sesama. Tugas pemimpin adalah melayani,” ujar BTM.
BTM yang dikenal sebagai birokrat sarat pengalaman itu mengaku sangat memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat serta pengembangan potensi yang ada di Kabupaten Keerom.
“Keerom adalah masyarakat pekerja keras miniatur indonesia yang hidup rukun aman damai. Kita akan jadikan Keerom
Lumbung pangan penopang lumbung pangan nasional. Dan pusat pangan modern dengan penyediaan alat dan bibit unggul. Balai tani penyuluhan. Biar anak muda bangga jadi penjaga perut rakyat.
Hasil bumi harus sampai pasar dan harga yang stabil dan memberi rasa aman,” urainya.
BTM juga menyebut kondisi jalan dan air bersih akan menjadi prioritas kerjanya saat menjadi Gubenur Papua bersama sang Wakil Gubernur, Constant Karma.
“BTM-CK bawa semangat baru untuk semua golongan bukan hanya satu. Kami lahir dan dibesarkan sebagai anak asli Tabi dan Sairei yang ingin mengabdi untk rakyat,” pungkasnya. (ADM)






























