Kepala Bapperida Pegubin, Yance Tapyor, ST,M.AP.

OKSIBIL (PB.COM)Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang (Bepperida Pegubin) melalui Bidang Penelitian dan Pengendalian menggelar acara Pendampingan Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Distrik Tahun 2027 dan Pembahasan Usulan Hasil Musrenbang Distrik Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Pegubin, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa, 3 Maret 2026 ini dihadiri oleh 34 kepala distrik di wilayah itu dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bapperida Pegubin, Yance Tapyor, ST,M.AP.

Dalam sambutannya, Yance Tapyor menekan pentingnya bagi setiap kepala distrik untuk merencanakan program prioritas yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan konkret di wilayahnya.

“Selama 23 tahun ini, setiap distrik harus mulai merancang rencana berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Kita perlu mengidentifikasi kebutuhan fasilitas dan program prioritas secara tepat agar pembangunan yang kita lakukan benar-benar efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Yance, kepala distrik dan seluruh aparat harus aktif mengawal proses perencanaan pembangunan agar program yang disusun dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kita punya 277 kampung yang merupakan mitra kerja pemerintah. Jangan sampai pembangunan di kampung-kampung tersebut berjalan tanpa arah yang jelas. Harapan besar kami adalah agar program pemerintah daerah yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Mantan Kepala PUPR Pegubin ini juga menyoroti pentingnya sinergi dan koordinasi yang baik antara pemerintah kabupaten, distrik, dan kampung. “Pengawasan harus diperkuat agar setiap dana yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga di setiap kampung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengendalian Bapperida pada Bapperida Pegubin, Floriani Uropmabin, S.IP,M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan di tingkat distrik.

Menurut Floriani, distrik memiliki peran strategis dalam proses pembangunan, sehingga mereka harus memahami fungsi dan tugasnya dengan baik agar bisa berkoordinasi secara efektif dengan pemerintah kabupaten dan kepala kampung, khususnya dalam mengelola dan mengawasi dana desa.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengendalian Bapperida pada Bapperida Pegubin, Floriani Uropmabin, S.IP,M.Si .

“Kegiatan ini digelar agar kepala distrik mampu menyusun rencana kerja secara mandiri dan memahami batas kewenangan serta tanggung jawabnya. Selain itu, mengingat keterbatasan anggaran, alokasi dana harus dilakukan secara cermat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Floriani berharap giat ini menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Pegubin dalam memperkuat perencanaan dan pengelolaan pembangunan hingga tingkat distrik dan kampung, demi mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan benar-benar bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

“Setiap rupiah yang kita salurkan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui secara jelas kewenangan dan tanggung jawab antara pemerintah kabupaten dan distrik. Dengan demikian, pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan tidak terjadi tumpang tindih kewenangan,” tegasnya. (Aquino Ningdana/GMR)

Facebook Comments Box