Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Azis Andriansyah dijemput Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, Wakil Bupati, Esau Miram dan unsur Forkopimda.

DEKAI (PB.COM) – Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Azis Andriansyah, mengaku terkesan dengan kondisi Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, setelah melakukan kunjungan kerja pada Rabu (04/03/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka melihat langsung perkembangan pembangunan daerah sekaligus meninjau rencana pembangunan 325 unit rumah bantuan pemerintah pusat yang akan dibangun di Kabupaten Yahukimo dengan ibukota Dekai.

Setibanya di Bandara Nop Goliath Dekai, rombongan Dirjen PKP disambut langsung oleh Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, Wakil Bupati Esau Miram, Sekretaris Daerah Redison Manurung, serta unsur Forkopimda dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Setelah penyambutan, rombongan langsung melakukan serangkaian agenda kerja dan peninjauan lapangan di Distrik Dekai.

Beberapa agenda utama yang dilakukan antara lain koordinasi antara Kementerian PKP dan Pemerintah Kabupaten Yahukimo, peninjauan lokasi pembangunan rumah khusus, survei Pelabuhan Logpon untuk distribusi logistik dan material pembangunan, peninjauan perumahan khusus di Kampung Moruko, serta melihat fasilitas Aula dan Barak Polres Yahukimo.

Selain itu, rombongan juga meninjau kawasan yang direncanakan menjadi hunian bagi tenaga medis RSUD Yahukimo.

Kekhawatiran Sebelum Berangkat

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli menyematkan mahkota Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Azis Andriansyah saat penjemputan di bandara Nop Goliath Dekai

Dalam kesempatan tersebut, Azis Andriansyah mengungkapkan bahwa sebelum berangkat ke Yahukimo, ia sempat memiliki kekhawatiran karena berbagai informasi yang ia dengar tentang kondisi daerah pegunungan Papua.

Ia mengaku kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertamanya datang langsung ke Yahukimo.

“Terus terang saya akui, saya belum pernah datang ke Yahukimo sebelumnya. Apa yang saya dengar sebelumnya membuat kita berpikir-pikir ketika hendak berangkat. Bahkan di bandara kami sempat berpikir apakah perlu menghubungi pasukan Brimob atau Polres,” ujarnya.

Namun kekhawatiran itu perlahan berubah ketika perjalanan dimulai menuju Yahukimo.

Menurutnya, suasana sudah terasa berbeda sejak berada di dalam pesawat yang menuju Dekai.

Cuaca yang cerah dengan sinar matahari terang memberikan ketenangan tersendiri bagi rombongan yang datang.

“Di pesawat aura sudah berbeda. Cuaca sangat bagus, sinar terang, panas, angin sepoi-sepoi. Biasanya kalau siang di Papua awan sudah turun, tetapi saat itu terang sekali. Rasanya seperti alam juga mendukung perjalanan kami,” katanya.

Infrastruktur Yahukimo Dinilai Lebih Baik

Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Azis Andriansyah didampingi Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, Wakil Bupati, Esau Miram dan unsur Forkopimda saat melihat progres pembangunan.

Dari udara, rombongan juga mulai melihat gambaran wilayah Yahukimo yang cukup mengejutkan bagi mereka.

Azis mengaku sempat melihat bentangan jalan panjang yang lurus di tengah hutan.

Awalnya ia mengira garis panjang tersebut merupakan batas wilayah atau jalur alami tertentu.

Namun setelah pesawat semakin mendekat, ternyata yang terlihat adalah jalan beraspal yang membentang rapi.

“Dari atas kami melihat hutan-hutan yang rapi dan ada jalan panjang yang lurus. Awalnya saya pikir itu batas kabupaten atau apa, ternyata setelah semakin dekat terlihat jelas itu jalan aspal,” ungkapnya.

Menurut Azis, selama satu minggu terakhir timnya melakukan penelitian di sejumlah kabupaten di Papua.

Dalam pengamatannya, kondisi infrastruktur jalan di Yahukimo justru termasuk yang cukup baik dibanding beberapa daerah lain yang mereka kunjungi.

Ia bahkan menceritakan pengalaman perjalanan di beberapa daerah yang jalannya masih cukup berat.

“Di beberapa kabupaten lain yang kami kunjungi, dalam perjalanan staf saya yang duduk di depan bisa sampai lima kali kepalanya terbentur di mobil karena jalan yang tidak rata. Saya sendiri di kursi belakang harus berpegangan sampai tangan kesemutan,” tuturnya.

Karena itu, ia menilai kondisi jalan di Yahukimo menunjukkan adanya perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur.

“Tanpa merendahkan daerah lain, kami melihat di sini jalannya nampak lebih baik,” katanya.

Selain infrastruktur jalan, Azis juga mengaku terkesan dengan tata kota di Dekai.

Sepanjang perjalanan, ia melihat median jalan yang ditata rapi dengan pepohonan yang terawat.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap penataan kota.

“Kami melihat taman median jalan yang rapi. Pohonnya terlihat dipotong dan dirawat dengan baik. Ini menunjukkan bahwa tata kota sudah dipikirkan,” jelasnya.

Hal lain yang juga menarik perhatian adalah keberadaan trotoar untuk pejalan kaki di beberapa ruas jalan.

Menurutnya, fasilitas seperti itu tidak selalu ditemukan di banyak daerah di Papua.

“Di sini ada trotoar untuk orang berjalan kaki di samping jalan. Itu tidak banyak kita temui di beberapa tempat lain,” ujarnya.

Azis menilai berbagai detail pembangunan tersebut menunjukkan adanya keseriusan pemerintah daerah dalam menata wilayahnya.

“Ini menunjukkan kecermatan, perhatian, fokus, dan semangat untuk membangun. Kami lewat tadi bukan sekadar datang dan lewat, tetapi benar-benar mengamati,” katanya.

Sambutan Hangat Pemerintah Daerah

Kesan mendalam lainnya dirasakan Azis ketika tiba di Yahukimo dan disambut langsung oleh Bupati bersama hampir seluruh jajaran OPD.

Ia mengaku awalnya mengira keramaian kendaraan di bandara sedang menjemput pejabat lain.

Namun ternyata rombongan tersebut datang khusus untuk menyambut kedatangan tim Kementerian PKP.

“Ternyata staf saya bilang, kayaknya itu untuk kita. Dan benar, Pak Bupati langsung menyambut bersama hampir semua OPD. Itu membawa kesan tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Ia menggambarkan sambutan tersebut sebagai bentuk penghormatan yang sangat tinggi kepada tamu yang datang.

“Dalam bahasa Jawa kami menyebutnya dimuliakan dan dimanusiakan. Kami merasa sangat dihargai,” katanya.

Menurut Azis, kehadiran banyak pimpinan OPD juga menunjukkan adanya kekompakan pemerintahan daerah.

“Banyaknya OPD yang mendampingi menunjukkan adanya kekompakan pemerintahan. Artinya satu suara komando dari Bapak Bupati bisa menggerakkan pembangunan,” ujarnya.

Apresiasi Bupati Yahukimo

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli mendampingi Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Azis Andriansyah saat rapat kordinasi bersama forkopimda

Menanggapi kunjungan tersebut, Bupati Yahukimo Didimus Yahuli menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran langsung tim dari Kementerian PKP di daerahnya.

Menurut Didimus, kehadiran langsung Dirjen PKP yang juga merupakan pejabat setingkat jenderal bintang dua menjadi bukti penting untuk melihat kondisi riil Yahukimo secara langsung.

Ia menilai kunjungan tersebut sekaligus menjawab berbagai isu negatif yang selama ini sering beredar mengenai daerah tersebut.

“Saya bersyukur karena Pak Dirjen bisa datang langsung dan melihat sendiri kondisi riil Kabupaten Yahukimo. Sebelum datang mungkin ada banyak pertimbangan, tetapi setelah tiba di sini suasananya berbeda dengan apa yang selama ini digembar-gemborkan oleh pihak luar,” ujarnya.

Selain itu, Didimus juga menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memastikan rencana pembangunan 325 unit rumah bantuan pemerintah pusat di Yahukimo dapat segera direalisasikan.

Rumah-rumah tersebut rencananya akan dibangun dalam satu kawasan khusus untuk masyarakat dari berbagai suku yang ada di Yahukimo.

“Kedatangan Pak Dirjen juga untuk memastikan bahwa 325 unit rumah bantuan pemerintah pusat bisa dibangun di Yahukimo dan dipusatkan di satu lokasi untuk suku-suku yang ada,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Yahukimo.

“Kami bersyukur atas kunjungan beliau bersama tim dari Inspektorat, bagian hukum, keuangan, dan seluruh rombongan yang datang langsung ke Yahukimo,” pungkasnya. (ADM)

 

Facebook Comments Box