Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa SH, bersama jajaran Kemendari, Bank Papua, pimpinan OPD, serta para pemangku kepentingan secara kolektif memegang tombol sirene peluncuran SIPD RI berbasis SP2D Online dan KKPD.

NABIRE (PB.COM) – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH resmi meluncurkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) berbasis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Rabu (1/7/2026) di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah.

Peluncuran tersebut dihadiri jajaran Kementerian Dalam Negeri, Bank Papua, pimpinan OPD, serta para pemangku kepentingan. Peluncuran ditandai dengan peresmian SIPD RI berbasis SP2D Online dan KKPD oleh Gubernur Papua Tengah.

Selanjutnya, tim teknis dari Kemendagri RI dan Bank Papua mendemonstrasikan penggunaan aplikasi sebagai tahap awal implementasi sistem digital pengelolaan keuangan di lingkungan Pemprov Papua Tengah.

Gubernur Meki Nawipa dalam sambutannya menegaskan penerapan SIPD RI berbasis SP2D Online dan KKPD merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern, efektif, transparan, dan akuntabel.

“SP2D Online akan mempercepat proses pencairan dan penatausahaan keuangan daerah secara elektronik sehingga pelayanan kepada seluruh perangkat daerah menjadi lebih cepat, tepat, dan terintegrasi,” kata Gubernur Meki.

Penggunaan KKPD juga menjadi bagian dari implementasi transaksi non-tunai yang mampu meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko penyalahgunaan anggaran, serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Menurut dia, Papua Tengah membutuhkan tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi agar mampu menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang berkualitas.

Karena itu, ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menjadikan transformasi digital sebagai perubahan budaya kerja menuju birokrasi yang profesional, responsif, dan berintegritas, bukan sekadar pergantian sistem.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan implementasi SIPD RI berbasis SP2D Online dan KKPD tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga komitmen, disiplin, serta kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola keuangan daerah.

Yang harus menjadi perhatian, sambungnya, menjaga tertib administrasi, kepatuhan terhadap regulasi, transparansi penggunaan anggaran, penguatan pengendalian internal, serta pencegahan kesalahan maupun penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Saya berharap seluruh OPD dan pemerintah kabupaten di Papua Tengah dapat mengimplementasikan SIPD RI, SP2D Online, dan KKPD secara optimal melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi antarinstansi, serta komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik,” harapnya. (Gusty Masan Raya/Rilis)

Facebook Comments Box