Plt. Kepala Dinas Perhubungan Pegubin, Marshall Suebu, S.Sos,M.Si dan Kepala Bandar Udara Kelas III Oksibil menggelar Rapat Koordinasi Angkutan Udara Perintis dengan Direktur PT. AMA Bob Kayadu dan jajaran manajemen di Sentani, Rabu, 15 Juli 2026.

JAYAPURA (PB.COM)—Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Perhubungan memastikan mulai Jumat, 17 Juli 2026, maskapai penerbangan perintis PT. Associated Mission Aviation (AMA) kembali melayani rute angkutan penumpang dan kargo menuju 13 lapangan terbang di Pegubin.

Kepastian itu diperoleh setelah Plt. Kepala Dinas Perhubungan Pegubin, Marshall Suebu, S.Sos,M.Si dan Kepala Bandar Udara Kelas III Oksibil menggelar Rapat Koordinasi Angkutan Udara Perintis dengan Direktur PT. AMA Bob Kayadu dan jajaran manajemen di Sentani, Rabu, 15 Juli 2026.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Pegubin, Marshall Suebu dan Direktur PT. AMA Bob Kayadu.

Sebagaimana diketahui, manajemen maskapai milik lima keuskupan se-Tanah Papua itu sejak 7 Juli 2026 menghentikan seluruh aktivitas penerbangannya di Papua untuk sementara waktu.

Kebijakan itu diambil menyusul insiden pembakaran pesawat AMA dengan nomor registrasi PK-RCY dan penembakan pilot asal Amerika Serikat Nicholas Geosselin oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Lapangan Terbang Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis, 2 Juli 2026.

Pesawat AMA jenis pilatus porter saat melayani rute ke Distrik Oklip, Kabupaten Pegunungan Bintang, Juni 2023 lalu.

“Tadi saya mewakili Bupati Pegunungan Bintang bersama Kepala UPBU Oksibil kita sudah bertemu direktur dan manajemen AMA di Sentani. Kita sudah lakukan kesepakatan yang pada intinya, mulai Jumat, 17 Juli 2026, pesawat AMA akan kembali beroperasi normal melayani rute 13 lapangan terbang di Pegunungan Bintang,” kata Marshall kepada papuabangkit.com melalui telepon selulernya, Rabu petang.

Menurut Marshall, adapun beberapa poin hasil rapat itu. Pertama, Pemda Pegubin dan Maskapai AMA menyepakati pelayanan penerbangan kembali dilakukan untuk seluruh Rute Angkutan Udara Perintis Penumpang dan Rute Angkutan Udara Perintis Kargo Korwil Oksibil, Kabupaten Pegubin dimulai Jumat, 17 Juli 2026.

Uskup Jayapura Mgr. Yanuaris Theofilus Matopay You, Pr bersama Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana bersiap menaiki pesawat AMA saat kunjungan ke Distrik Oklip, Mei 2023 silam.

Kedua, Pemerintah Daerah Kabupaten Pegubin dapat memberikan jaminan keamanan terhadap rute penerbangan AMA yang telah diusulkan.  Ketiga, Masyarakat dihimbau untuk saling menjaga keamanan, baik keamanan dilapter maupun keamanan maskapai/operator yang melayani perintis di wilayah Pegubin.

Keempat, tentunya kita semua berharap, kiranya tidak ada kejadian yang serupa seperti yang telah terjadi di Balinggama sehingga pelayanan angkutan udara perintis di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang kembali berjalan supaya roda ekonomi masyarakat juga kembali normal,” tegas Marshall.

Pesawat AMA saat melayani ke Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Marshall Suebu menambahkan, sebagai salah satu wilayah yang luas dengan tingkat isolasi geografi yang sulit, Pegubin sangat membutuhkan transportasi udara. Pemerintah daerah juga terus berupaya membangun infrastruktur bandara perintis  demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan.

“Jadi sekali lagi kami berharap kepada seluruh masyarakat Pegunungan Bintang, kita sambut baik keputusan yang diambil manajemen AMA untuk kembali melayani rute penerbangan ke daerah kita dengan menjaga keamanan pesawat dan crew di setiap lapangan terbang,” tutupnya. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box