NABIRE (PB.COM)—Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, S.IP tiba di Nabire pada Minggu, 16 Agustus 2026 dalam rangka kunjungan kerja di Provinsi Papua Tengah.

Kedatangan Natalius Pigai disambut Wakil Gubernur Papua Tengah, Dinas Geley, S.Sos,M.Si bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Di antaranya, Penjabat Sekretaris Daerah dr. Silwanus Soemoele, Sp.OG(K),MH,Kes bersama sejumlah kepala OPD dan Staf Ahli Gubernur, serta Kapolda Papua Tengah Brigjen. Pol. Jeremias Rontini, S.I.K.,M.Si.

Dalam kunjungan kerjanya, Menteri HAM dijadwalkan melakukan dialog bersama jajaran Forkopimda Papua Tengah. Dialog tersebut menjadi bagian dari agenda kunjungan untuk membahas berbagai hal terkait pelaksanaan hak asasi manusia di Papua Tengah.

“Beliau hadir untuk mengikuti Upacara 17 Agustus di Nabire. Dan ini dalam sejarah pertama kali Menteri Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo merayakah Upacara 17 Agustus di Papua Tengah,” kata Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley dalam pesan singkat.

Kehadiran Menteri HAM di Papua Tengah menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia berjalan di tengah pelaksanaan pembangunan di Papua Tengah.

Seperti diketahui, Natalius Pigai resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri HAM RI pada 21 Oktober 2024 di Istana Negara, Jakarta. Kementerian HAM merupakan salah satu kementerian baru di era pemerintahan Prabowo-Gibran, yang sebelumnya bernaung di bawah payung Kementerian Hukum dan HAM.

Berdasarkan penelusuran pada pustaka digital dari sejumlah sumber, Natalius Pigai adalah putra asli Suke Mee yang menjadi satu-satunya putra asli Papua Tengah yang menduduki jabatan menteri sepanjang sejarah. Ia lahir pada 25 Desember 1975 dan mendapat gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.I.P.) dari Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) Yogyakarta pada 1999.

Sebelum menjadi menteri, Pigai dikenal luas sebagai satu dari 11 anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2012–2017. Selain itu, ia juga pernah bekerja sebagai Staf Khusus Menteri di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia pada masa kepemimpinan Al Hilal Hamdi dan Jacob Nuwa Wea tahun 1999-2004.

Sejak di bangku kuliah, Natalius Pigai sudah teribat aktif di beberapa organisasi seperti PRD, PMKRI, WALHI, KontraS, Rumah Perubahan, dan Petisi 28. Ia dikenal sosok yang sangat vokal, terutama dalam membela keadilan dan HAM. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box