
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli memberi kuliah umum di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Tunas Papua sekaligus sebagai momentum resmi memulai perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
DEKAI (PB.COM) — Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Tunas Papua secara resmi memulai perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Pembukaan masa studi ini ditandai dengan pelaksanaan Ibadah Pembukaan dan Kuliah Tamu yang berlangsung khidmat di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (4/9/2026).
Mengusung tema _“Membangun SDM Yahukimo yang Takut akan Tuhan, Cerdas, dan Berkarakter,”_ acara ini menghadirkan Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, S.H,. M.H. yang hadir langsung untuk membuka kegiatan sekaligus menjadi narasumber utama. Dalam pemaparannya, Didimus Yahuli menegaskan bahwa, keberadaan STKIP Tunas Papua memiliki peran yang sangat strategis dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif, inovatif, dan berpengetahuan tinggi. Langkah ini menjadi pilar utama dalam mewujudkan program strategis daerah, yakni visi “Yahukimo Cerdas”.
Didimus mengibaratkan perguruan tinggi ini sebagai wadah penting yang tengah menyiapkan para agen perubahan demi masa depan daerah. “Para mahasiswa harus kuliah dengan tekun dan tumbuh menjadi calon-calon guru yang memiliki karakter Kristus,” ujar Didimus memberikan motivasi di hadapan seluruh sivitas akademika. Sebagai bentuk komitmen nyata Pemkab Yahukimo terhadap pembangunan sektor pendidikan, pemerintah daerah mendukung bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa STKIP Tunas Papua. Bantuan ini setara dengan dukungan yang diberikan kepada mahasiswa asal Yahukimo yang menempuh pendidikan di kota-kota studi lainnya.
Lebih lanjut, Didimus menegaskan bahwa Pemkab Yahukimo akan terus memberikan dukungan penuh bagi keberlangsungan STKIP Tunas Papua sebagai pionir perguruan tinggi di daerah tersebut. Melalui fondasi kuat yang telah diletakkan sejak masa kepemimpinan generasi terdahulu, kampus ini diproyeksikan dapat terus melahirkan tenaga pendidik profesional yang siap mengabdi dan melayani hingga ke 51 distrik di seluruh wilayah Kabupaten Yahukimo.
Atas perhatian dan dukungan nyata tersebut, pihak Yayasan menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemkab Yahukimo serta Bupati Didimus Yahuli yang terus berkomitmen memajukan dunia pendidikan daerah.

Penyerahan Cendera mata oleh Pendiri STKIP Dr. Deleng Magayang, M.Pd kepada Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, S.H,. M.H.
Rangkaian pembukaan semester baru (Kuliah Umum) ini, juga menjadi puncak dari pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) TA 2026/2027 yang telah sukses digelar pada 24–28 Agustus 2026 lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua STKIP Tunas Papua, Dr. Tri Wahyuningsih, M.Pd., yang diwakili oleh Eram Maling, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa PKKMB dirancang sebagai wahana awal pengenalan Tridharma Perguruan Tinggi guna mempercepat adaptasi mahasiswa baru dari masa sekolah menuju kedewasaan dan kemandirian dalam budaya akademik kampus.
Pihak kampus menekankan bahwa mahasiswa baru diharapkan tidak hanya berfokus pada prestasi akademik semata, melainkan juga harus tumbuh menjadi agen transformasi masyarakat. Lewat pembekalan ini, mahasiswa didorong untuk aktif memberikan solusi nyata terhadap berbagai tantangan sosial-ekonomi serta siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Untuk mencapai hal tersebut, mahasiswa diimbau untuk terus mengasah integritas, kreativitas, sikap adaptif, kolaborasi, serta penguasaan literasi digital dan teknologi.

Foto bersama para dosen, pengajar dan mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Tunas Papua dengan Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli
Pelaksanaan PKKMB STKIP Tunas Papua sendiri dipastikan berlangsung secara aman dan nyaman. Kampus melarang keras segala bentuk perploncoan yang dapat mengancam keselamatan dan kenyamanan mahasiswa baru. Di samping itu, kampus juga membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri secara multidisiplin, baik melalui jalur akademik di kelas maupun kegiatan non-akademik seperti organisasi, kewirausahaan, olahraga, seni, dan pengabdian masyarakat. (ADM)








































