Salah seorang anak SD di Sugapa mengalungkan noken sebagai simbol menyambut kedatangan Gubernur Meki Nawipa dalam kunjungan kerja ke Intan Jaya, Selasa, 15 September 2026.

SUGAPA (PB.COM)Kabut pagi di Intan Jaya yang tersibak pelahan dan menampakan cuaca nan cerah menjadi restu alam menyambut kedatangan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH bersama rombongan Forkopimda pada Selasa, 15 September 2026.

Ini adalah kunjungan kerja ketiga kali bagi orang nomor satu di Provinsi Papua Tengah itu, setelah Meki Nawipa dan Deinas Geley dilantik pada 20 Februari 2025 silam. Di pekan sebelumnya, kedua pemimpin itu telah berkunjung ke Dogiyai, Deiyai dan Intan Jaya.

Gubernur Meki dan rombongan tiba di Bandara Sokipaki Bilorai, Distrik Sugapa langsung dijemput meriah oleh masyarakat setempat mengenakan pakaian adat itu langsung beriringan menuju ke pusat sekolah YPPK mulai dari TK, PAUD, SD dan SMP yang berada di kawasan Gereja Katolik Bilogai berjarak 350 meter dari bandara.

Setibanya di gapura pintu sekolah, mereka langsung dijemput oleh para siswa, para guru dan Ketua PSW YPPK Tillemans Intan Jaya, Pater Yance Yogi, Pr. Gubernur dan rombongan melihat secara langsung pelaksanaan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) yang telah diterapkan pada SD YPPK Bilogai.

“Hebat ya. Bagus sekali. Gedung ini juga (gedung sekolah) kita akan bangun karena program SSH sudah berjalan dengan baik, dan juga alat untuk penunjang SSH kita akan tambah,” ujar Gubernur Meki.

Ketua PSW YPPK Tillemans Intan Jaya, Pater Yance Yogi, Pr bilang jumlah siswa di SD YPPK Bilogai berjumlah 434 orang.

“Izin Pak Gubernur, siswa di sini yang sekolah berasal dari semua kampung dan distrik. Jumlahnya lebih banyak tapi gedungnya kurang sehingga ada siswa yang belajar di ruangan guru, ruangan kepala sekolah dan kantor PSW YPPK,” kata Pater Yance Yogi.

Selanjutnya, rombongan melakukan perjalanan ke kantor PLN yang berada di puncak Bilogai. Di sana Gubernur Meki langsung mengecek persiapan serta membunyikan mesin PLN langsung nyala.

Meki berjanji PLN tersebut bakal diresmikan pada akhir tahun 2026 sebagai hadiah Natal 2026 dan tahun baru 2027 agar Intan Jaya terang. “Ini (PLN) kita akan resmikan akhir tahun sebagai hadiah natal,” katanya.

Di depan Bupati Intan Jaya, forkopimda Papua Tengah, pimpinan Gereja Katolik Dekenat Moni Puncak Jaya Keuskupan Timika, Gubernur juga bakal memberikan jaringan internet disambung dari fiber optic di sejumlah kantor dan gereja milik Katolik, GKII dan Kingmi Papua.

Letakkan Batu Harapan

Usai makan siang di kediaman Bupati Intan Jaya, Gubernur Meki dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Yokatapa untuk meletakkan batu pertama pembangunan Asrama Siswa.

“Saya meletakkan batu pertama dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus supaya nanti sumber daya manusia, anak-anak Papua asli Intan Jaya bisa bertumbuh, berkembang dan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan negeri ini. Hari ini kita meletakkan batu ini sebagai batu peradaban supaya bagaimana orang Migani, orang Moni, orang Wolani dan suku-suku yang ada di sini bisa menjadi berkat bagi negeri Papua Tengah ke depan,” kata Meki.

Menurut Gubernur Meki, Asrama Siswa di Intan Jaya ini harus dibangun dengan megah. Ia menegaskan, pihaknya sedang mendorong konektivitas jalan darat dari Paniai menuju Intan Jaya.

“Saya berharap di asrama ini, anak-anak dari distrik pinggiran datang tinggal dan sekolah di sini. Saya selaku gubernur akan siapkan tempat tidur 120 set, kasur lengkap, lemari lengkap. Desember semua (bantuan) ini sudah masuk. Ini asrama termegah yang kita bangun.  Kepala PU pasang pagar di depan itu, nanti ada satpam yang jaga,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

Meki Nawipa tak lupa memberikan motivasi kepada para siswa yang hadir agar kelak bangkit memimpin negerinya. Kata Meki, ada lima sikap itu yang harus dimiliki anak-anak yakni takut akan Tuhan, dengar-dengar sama orang tua, giat belajar, menjaga integritas, dan memiliki kejujuran.

Seperti di kabupaten lain, Gubernur Meki Nawipa juga membagikan 15 laptop kepada 15 siswa SMA/SMK yang telah mengikuti kegiatan Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama, Nabire selama 24-27 Juni 2026 lalu.

“Kalau Jokowi kasih sepeda, maka saya kasih laptop kepada siswa supaya nanti kalian belajar dan nanti bisa menjadi orang besar. Laptop ini ada foto saya di dalam. Sehingga kemana pun kamu pergi, kamu ingat bahwa laptop ini Meki Nawipa yang kasih dan kalian harus lebih hebat dari saya,” kata Gubernur disambut tepuk tangan meriah.

Pemuda Dapat 34 Motor

Pada kunjungan itu, Gubernur Meki Nawipa juga menyerahkan bantuan 34 sepeda motor kepada para pemuda di Intan Jaya. Bantuan itu diserahkan secara simbolis lewat penyerahan kunci yang diterima dua perwakilan pemuda yakni Wim Joani dan Mepa Sondegau.

Meki Nawipa meminta para pemuda agar dapat memanfaatkan sepeda motor ini demi meningkatkan perekonomian di Intan Jaya dengan menghadirkan layanan jasa ojek kepada masyarakat.

“Pakai motor baik-baik untuk kepentingan pribadi, tetapi terutama tolong membantu masyarakat di sini (dengan jasa ojek) ketika mereka ke pasar atau ke kebun. Mohon supaya dengan motor ini bisa menjadi berkat bagi banyak orang di Intan Jaya,” pesannya.

Terkait mekanisme pembagian bantuan sepeda motor itu, Gubernur Meki meminta Bupati Intan Jaya Aner Maisini dan Ketua KONI Papua Tengah Yosua Tipagau bisa beroordinasi agar bisa dilakukan secara merata.

“Ketua KONI atur di Bagian Barat, Pak Bupati atur di bagian Timur. Pemuda yang selama ini mau ojek tapi susah beli motor, gubernur hadir di sini untuk kasih kalian motor. Tahun depan kita akan tambah lagi jumlahnya,” tegas Meki.

Waim Joani, salah seorang penerima bantuan sepeda motor menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada Gubernur Meki Nawipa yang sudah memberikan bantuan sepeda motor kepada mereka.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam hal ini Gubernur Meki Nawipa sudah bagi 34 motor. Sebelumnya Bupati sudah bagi 35 motor dan sudah beroperasi. Jadi kami bisa ojek dan Intan Jaya sudah mulai pulih. Banyak kami pemuda OAP yang nganggur bisa terbantu,” tutur Wim.

Selain sepeda motor dan laptop, Gubernur Meki Nawipa juga menyerahkan dana program KO HARUS SEHAT sebentar Rp 500 juta dan alat penunjang lainnya kepada Puskesmas Bilogai dan RSU Intan Jaya.

Dari bantuan layanan listrik, gedung asrama, laptop, sepeda motor dan dana kesehatan yang diberikan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, sesunguhnya telah menerbitkan cahaya harapan bagi masyarakat Intan Jaya. Cahaya sederhana yang dirindukan mereka selama ini, yang tidak satu pun kita tahu, akan bangkit menerangi negeri ini suata saat kelak.  (Abeth You/Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box