
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa didampingi Ketua PSW YPPK Tillemans Kabupaten Intan Jaya, Pastor Yance Yogi, Pr mencoba menu lokal saat memantau langsung aktivitas program Sekolah Sepanjang Hari di SD YPPK Bilogai saat kunjungan kerjanya ke Intan Jaya, Selasa, 15 September 2026.
SUGAPA (PB.COM)—Ketua Pengurus Sekolah Wilayah Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (PSW YPPK) Tillemans Kabupaten Intan Jaya, Pastor Yance Yogi, Pr mengapresiasi kunjungan Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, SH dan jajaran Forkopimda pada Selasa-Rabu, 15-16 September 2026 ke Intan Jaya.
Kehadiran orang nomor satu di Papua Tengah itu, kata dia, memberikan dukungan nyata bagi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah itu melalui sektor pendidikan. Salah satunya, lewat program Sekolah Sepanjang Hari (SSH).

Menurut Pastor Yance, sejumlah sekolah milik YPPK Tillemans Intan Jaya menjadi pilot project SSH sejak tahun lalu. Program ini melibatkan sekitar 500-an siswa-siswi sebagai penerima manfaatnya.
“Terima kasih Pak Gubernur telah membantu kami dengan program Sekolah Sepanjang Hari atau SSH dengan berkerja sama dengan PSW YPPK dan Bupati Intan Jaya. SSH sudah di-launching Bupati dari tahun lalu dan sampai hari ini, program ini berjalan dengan baik,” kata Pastor Yance di Sugapa.

Pastor Yance mengatakan, dalam program SSH di YPPK Bilogai, pihaknya menyediakan makanan tiga kali sehari kepada siswa-siswi sebanyak. Menunya didominasi makanan lokal seperti keladi, petatas, singkong dan sayur-sayuran lokal. Di hari tertentu, terjadwal juga menu nasi, ayam, telur, ikan dan lauk pauk lainnya.
“Makanan sudah siap, kita melayani. Dan ini menjadi satu kegiatan yang membantu kami keluarga besar YPPK Intan Jaya. Karena itu terima kasih kepada Bapak Gubernur, terima juga kepada Ibu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, yang telah membantu kami dengan program SSH ini,” tutur Pastor Yance yang juga menjabat Pastor Dekan Dekanat Moni Puncak Jaya ini.

Ia menjelaskan, program SSH tidak hanya ada di SD YPPK Bilogai saja. Tetapi karena di Bilogai memiliki jumlah guru yang banyak, maka program SSH mengakomodir juga guru-guru yang ada di SD YYPK Jalai, SD YPPK Titigi, serta dua sekolah dasar milik YPPK Thilemans Intan Jaya yang ada di Distrik Homeyo yaitu SD YPPK Sanepa dan SD YPPK Bilai.
“PSW kerjasama dengan tim SSH kita merumuskan bahwa SSH tidak hanya aktif di SD YPPK Bilogai. Tapi kita taro juga guru-guru di SD YPPK Sanepa, SD YPPK Bilai, SD YPPK Jalai, dan SD YPPK Titigi,” urainya.

Apresiasi yang tinggi penuh rasa haru disampaikan Pastor Yance Yogi atas kunjungan langsung Gubernur Meki Nawipa di SD YPPK Bilogai memantau langsung aktivitas belajar siswa-siswi, meninjau dapur SSH, dan melihat makanan lokal yang disajikan mama-mama Papua.
“Kami sudah rancang bangunan sekolahnya dan telah sampaikan ke Bapak Gubernur. Karena jumlah siswanya lebih dari 500 orang sehingga tak muat. Kami sampai gunakan ruangan kepala sekolah dan kantor PSW sebagai tempat belajar. Karena itu kepada Bapak Gubernur, Ibu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Bapak Bupati, kami sangat minta dibangun sekolahnya,” tutup Pastor Yance.

Ia menegaskan, fakta hari ini, sekolah negeri di Intan Jaya hampir tutup atau tidak beroperasi. Karena itu, ia berharap, dengan adanya program pembangunan asrama negeri bagi anak-anak SD dan SMP kelak bisa menjadi pusat pendidikan baru. (Abeth You/Gusty Masan Raya)

































