Presiden Direktur Wamena United FC Atenius Murip, didampingi Ketua PSSI Kabupaten Jayawijaya, Yohanes Penius Lani, Sekretaris PSSI Kabupaten Jayawijaya Fransiskus X. Mumpo, dan juga manajer Wamena United Putri Yomi Kogoya  saat rapat bersama para pemain bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati Jayawijaya, Jumat, 25 September 2026.

WAMENA (PB.COM)—Tim Wamena United Putri siap mengikuti kompetisi Liga Sepak Bola Wanita (Galanita) Pertiwi Cup yang digelar Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI) Provinsi Papua Pegunungan pada Oktober 2026 mendatang.

Kepastian itu terungkap dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Presiden Direktur Wamena United FC Atenius Murip, SH,MH, Ketua PSSI Kabupaten Jayawijaya Yohanes Penius Lani, S.Kom,M.PWK, Sekretaris PSSI Kabupaten Jayawijaya Fransiskus X. Mumpo, S.IP,M.SM, dan juga manajer Wamena United Putri Yomi Kogoya bersama para pemain bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati Jayawijaya, Jumat, 25 September 2026.

Dalam rapat tersebut,  Presiden Direktur Wamena United FC Atenius Murip menyatakan siap mendukung tim Wamena United Putri untuk berlaga pada Galanita Pertiwi Cup perdana tingkat Provinsi Papua Pegunungan itu.

“Saya selaku Presiden Direktur menyatakan siap mendukung penuh Wamena United Putri. Saya minta manajer dan pelatih agar bisa mempersiapkan para pemain dengan latihan yang lebih serius. Kita harus jaga nama baik Wamena United Putra yang sudah mengukir sejarah sebagai juara Liga IV Regional Papua Pegunungan tahun ini,” pesan Atenius yang juga Bupati Jayawijaya itu.

Sementara itu, Manajer Wamena United Putri Yomi Kogoya mengaku berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Presiden Direktur Wamena United FC dan PSSI Jayawijaya kepada timnya dan siap memberikan yang terbaik untuk mengangkat nama Jayawijaya di kancah Galanita Papua Pegunungan.

“Wamena United Putri sudah mendaftar di Panpel.Kami sudah seleksi dari 120 pemain turun menjadi 60 pemain, turun 40 pemain hingga kemarin tersisa 24 pemain. Mereka akan siap turun dalam Pertiwi Cup Provinsi Papua Pegunungan Oktober mendatang. Kami beraharap para pemain bisa fokus berlatih dan menjaga kesehatan agar bisa tampil maksimal saat laga tiba,” ujar Yomi.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI) Papua Pegunungan Issan Sambur mengatakan, pihaknya mulai mempersiapkan pelaksanaan Piala Pertiwi 2026.

“Piala Pertiwi merupakan agenda resmi ASBWI Nasional dan untuk Papua Pegunungan, turnamen tersebut akan menjadi pelaksanaan perdana,” kata Issan saat menggelar pertemuan guna pembentukan panitia pelaksana (Panpel di Wamena, Rabu, 16 September 2026.

Menurut Issan, ASBWI Papua Pegunungan telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada setiap PSSI kabupaten se-Papua Pegunungan agar diteruskan kepada masing-masing pimpinan klub. Dimana pendaftaran telah dibuka pada 20 September hingga 5 Oktober 2026.

“Kami berharap kepada setiap pimpinan PSSI kabupaten untuk bisa membangun komunikasi kepada klub yang ada di kabupaten masing-masing agar klub dapat menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk turnamen nantinya,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Galanita adalah singkatan dari Liga Sepak Bola Wanita yang didirikan secara resmi pada 30 Desember 1978 di bawah naungan PSSI pada era kepemimpinan Ali Sadikin. Dalam perkembangan, nama Galanita juga dikenal sebagai Gabungan Sepak Bola Wanita.

Galanita menjadi wadah resmi pembinaan sepak bola putri pertama di Indonesia dimana turnamen invitasi nasional perdana digelar di Jakarta pada 21-31 Oktober 1982 memperebutkan Piala Ibu Tien Soeharto.

Di kancah nasional, Papua Pegunungan menjadi salah satu gudang atlet nasional tim sepak bola putri. Hal ini terbukti pada kompetisi Pertiwi Cup Nasional 2021/2022, Persitoli Toli FC, klub asal Kabupaten Tolikara sukses meraih juara setelah pada final mampu mengalahkan tim dari Bangka Belitung dengan skor 3-1 di Stadion Sabilulungan, Bandung, Jawa Barat, Senin, 28 Maret 2022. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box