Sardiana, Melensius Musui dan Dius Tabuni.

KEEROM (PB.COM)– Jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua yang akan digelar pada 6 Agustus mendatang. Masyarakat di Kabupaten Keerom, Papua ramai-ramai berbalik arah dan menyatakan kepada Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano – Constant Karma (BTM-CK).

Arus dukungan masif itu Kembali terlihat saat Benhur Tomi Mano (BTM), menghadiri undangan Adam Suseno, pengusaha sukses dan Ketua Umum Relawan Ufuk Timur, untuk menjadi saksi sosialisasi program rumah gratis Prabowo-Gibran, di Kampung Adam, Arso 7, Kabupaten Keerom, Sabtu (10/5/2025).

Keberhasilan BTM memimpin Kota Jayapura selama dua periode menjadi modal utama dalam kampanye BTM-CK. Prestasi dan integritasnya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Papua yang menginginkan pemimpin yang amanah dan berpengalaman.

Sardiana, tokoh masyarakat Nusantara dan anggota relawan Ufuk Timur, dihadapan ratusan warga yang hadir, tak sungkan menyatakan dukungannya kepada BTM. Ia memuji rekam jejak Benhur Tomi Mano sebagai Walikota Jayapura selama dua periode yang bersih dari kasus korupsi.

Sardiana yang juga mantan Komandan Rayon Militer (Danramil) Arso itu mengajak masyarakat Kabupaten Keerom untuk memilih BTM-CK.

“Mari kita memberikan dukungan dan memilih BTM, karena terbukti menjadi pemimpin yang terbaik. Begitu juga dengan Constant Karma yang pernah menjabat sebagai Sekda, Wakil Gubernur serta Pj Gubernur Papua, keduanya dalam kepemimpinan beramanah,” ujar Sardiana.

Ia menambahkan, memilih BTM-CK sama dengan memilih pemimpin yang berpengalaman dan berintegritas, bukan “kucing dalam karung” atau yang baru mau coba-coba.

“Saya semasa aktif kedinasan, sering menghadiri rapat bersama pak BTM Ketika beliau Wali Kota. saya sangat kenal dan tahu bagaimana hati beliau melayani Masyarakat. Dan saya pribadi pasti memilih BTM-CK. Mari kita bersama memilih pemimpin yang sudah teruji dan terbukti,” bilang Sardiana.

Senada Melensius Musui, tokoh masyarakat Keerom, yang menghimbau masyarakat Tabi dan Saireri untuk mendukung BTM-CK. Ia menekankan pentingnya dukungan dari seluruh masyarakat, baik transmigran maupun masyarakat asli Papua, untuk memenangkan BTM-CK pada PSU mendatang.

“Jadi, pada PSU tanggal 6 Agustus mendatang seluruh masyarakat yang ada di daerah transmigrasi ini maupun masyarakat asli Papua tetap memberikan dukungan kepada BTM- CK,” tegas Melensius.

Tokoh Masyarakat asal Papua Pegunungan di Kabupaten Keerom, Dius Tabuni turut menyatakan dukungannya. Usai bertemu dan berbincang bersama BTM, kepada wartawan DIus mengaku sudah menjadi komitmen mereka wajib memenangkan BTM-CK sebagai pemimpin Papua yang meneruskan almarhum Lukas Enembe.

“Pak Lukas Enembe telah membangun Papua dengan baik, jadi nantinya akan dilanjutkan oleh pak BTM,” ujarnya. Ia mengungkapkan rasa dukanya atas kepergian Lukas Enembe, namun optimis bahwa BTM mampu melanjutkan estafet kepemimpinan tersebut.

Dius Tabuni menegaskan, akan mengerahkan dukungan dari ribuan masyarakat pegunungan di Kabupaten Keerom.

“Kami orang gunung akan tetap bekerja untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Papua nomor urut 1, BTM dan Constant Karma,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa BTM, yang pernah menjabat sebagai Walikota Jayapura selama dua periode, memiliki rekam jejak yang baik dalam membangun Papua bersama Lukas Enembe.

Dalam kesempatan itu, Dius Tabuni juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas proses PSU dan meminta agar tidak ada intervensi dari pihak manapun, termasuk aparat keamanan dan pemerintah daerah.

“Tidak boleh ada pikiran-pikiran untuk menghasut atau mengintervensi. Hak rakyat untuk menentukan pemimpin masa depan Papua. intervensi hanya akan memperburuk kesenjangan sosial dan menghambat pembangunan di Papua. Kami akan memantau ketat proses PSU untuk memastikan berjalannya pemilihan yang demokratis dan jujur,” tegas DIus Tabuni. (ADM)

 

 

Facebook Comments Box