NABIRE (PB.COM)Turnamen Sepak Bola Badai Cartenz Cup V Tahun 2025 akhirnya tiba di partai puncak. Partai yang ditunggu-tunggu ribuan pasang mata pencinta bola di Nabire untuk menyaksikan, siapa yang layak mengangkat trophy.

Sore ini, Kamis, 26 Juni 2025 Pkl. 15.00 WIT, grand final mempertemukan Cartenz FC dan PS Sific akan berlangsung di Lapangan Kodim Nabire.

Cartenz sukses menyingkirkan Dogiyai Star FC dalam drama adu pinalti dengan skor 5-4 pada laga semifinal, Selasa, 24 Juni 2025. Sementara rivalnya, PS Sific sukses menakhlukan Aibore FC di hari yang sama dengan skor 1-0.

Para pemain Cartenz FC melakukan selebrasi kemenangan dengan memeluk Veron, yang menjadi pahlawan kemenangan pada laga semifinal melawan Dogiyai Star FC, Selasa, 24 Juni 2025 di Lapangan Kodim Nabire.

Laga pamungkas Badai Cartenz Cup V sore ini merupakan final ideal dan menarik. Pasalnya, Cartenz Cup didominasi oleh separuh pemain Persipuncak Puncak Cartenz yang menjadi sang jawara pada Liga IV Regional Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

Kamis, 17 April 2025, di Stadion Wania Imipi SP1, Kabupaten Mimika, Puncak Cartenz sukses menorehkan sejarah sebagai the kampiun Liga IV Papua Tengah setelah sukses mengalahkan Persintan Intan Jaya lewat drama adu penalty dengan skor 4-2.

Sementara itu, PS Sifik yang bermarkas di Jayapura didominasi pemain Persigubin, Pegunungan Bintang yang juga bertabur bintang muda berbakat. Pada Kamis, 3 April 2025, dua pekan mendahului Puncak Cartenz, Persigubin telah mencatat sejarah sebagai sang jawara Liga IV Regional Papua Pegunungan di Stadion Pendidikan Wamena.

Tim PS Sific sukses mengalahkan Aibore FC pada laga Semifinal turnamen Badai Cartenz Cup V Tahun 2025 di Lapangan Kodim 1705 Nabire, Selasa, 24 Juni 2025.

Uniknya, kemenangan Persigubin melawan Toli FC di final pun diraih lewat drama adu penalty dengan skor yangs sama: 4-2. Sama persis dengan Puncak Cartenz menggusur Persintan.

Artinya, akurasi tendangan, kepercayaan diri tinggi, dan teknik tendangan para pemain yang bergabung dalam kedua tim yang “berseteru” sore ini di Lapangan Kodim Nabire, sama-sama teruji. Dan jika laga tersaji berakhir seri dan harus ditutup dengan drama adu penalty, ini sungguh menjadi tontonan menarik yang mendebarkan jantung para penikmat sepak bola.

Optimisme tinggi pemain dan official serta perang strategi tentu saja bakal terjadi di lapangan hijau. Tetapi sikap saling merendah tetap ditunjukkan kedua coach.

“Hampir seluruh pemain Cartenz FC ini juga bermain di Liga IV Papua Tengah kemarin sampai juara. Dan tentu ini pertemuan menarik di Final nanti dengan PS Sific. Saya selalu minta anak-anak tetap merendah, jangan sombong, dan terus berlatih. Kami siap all out di laga final nanti dan percaya diri siap bawa trophy,” ujar Pelatih Cartenz FC Zainal.

Sementara itu, Pelatih PS Sific Vicky Kalakmabin mengaku optimis anak-anak asuhnya bisa menjuarai Badai Cartenz Cup V tahun 225 di Nabire. Kendati demikian, ia tidak menganggap remeh rival yang juga sang jawara Liga IV Papua Tengah.

“Kita optimis ya. Kalau Tuhan izinkan kita juara, ya kita juara. Kita siapkan komposisi tim yang baik untuk hadapi final nanti dan siap kerja keras. Sebab lawan juga bukan tim yang mudah dikalahkan,” tutur sang coach melansir dari ceposonline.com.

Publik pencinta sepak bola Papua tentu berharap, sikap fairplay, sportivitas, dan permainan cantik yang memukau mata penonton tersaji sore ini di lapangan hijau. Para wasit dan perangkat pertandingan, juga harus bekerja professional tanpa tekanan. Sementara itu, para penonton wajib ikut menjaga keamanan dan memelihara turnamen ini tanpa noda apapun.

Turnamen bergengsi ini harus berjalan aman, damai, dan sukses hingga penyerahan trophy. Karena sepak bola itu momen yang menggembirakan dan menyatukan kita semua. Kalah atau menang itu soal biasa. Belajar menerima kekalahan, itu yang luar biasa! (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box