Ondo Afi Besar Kampung Tobati dan Engros, Yohan Hamadi Menyematkan Mahkota kepada Benhur Tomi Mano (BTM) sebagai lambang restu sebagai Gubernur Papua.

JAYAPURA (PB.COM) – Sebagai tetua adat, sekaligus salah satu pemilik negeri Port Numbay, Ondo Afi Besar Kampung Tobati dan Engros, Yohan Hamadi akhirnya angkat suara dan tegas memberikan dukungan kepada Benhur Tomi Mano (BTM) yang berpasangan dengan Constant Karma sebagai Gubernur dan Wakil gubernur Papua.

Prosesi sacral adat mewarnai awal dukungan dari Ondo Afi Yohan Hamadi kepada BTM. Penyematan MAhkota kepada putra asli Kampung Tobati itu, dan kepada sang istri Kristina Luluporo Mano.

“Hari ini saya memberkati dan merestui seorang anak laki-laki gagah dan perkasa dari tanah Tabi, Kampung Tobati, untuk maju berperang. Doa kami semua menyertaimu, Benhur Tomi Mano. Tuhan Allah menolong dan menyertaimu,” tutur Johan Hamadi.

Selaku Ondo Afi, Johan Y. Hamadi juga meminta kepada seluruh Ondo Afi setanah Tabi untuk lakukan hal sama.

“Kami Imbau semua masyarakan yang tinggal di Port Numbay mendukung BTM sebagai Gubernur Papua. Ini momen wujud terimakasih saudara seua yang hidup bersama mendiami di Port Numbay untuk mendukung dukung anak Kampung Tobati yakni BTM Sebagai Gubernur Papua,” ajak Yohan Hamadi.

Calon Gubernur Papua nomor urut Benhur Tomi Mano (BTM) didampingi sang istri Kristina Luluporo Mano diarak ratusan speedboat dan perahu nelayan menuju kampung Tobati

Sementara Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) dalam suasana penuh sacral itu menyatakan apresiasia dan Terimakasih pada semua tua-tua adat, khususnya pada Ondo Afi Besar Tobati Enggros yang telah merestuinya sebagai Gubernur Papua dan dilakukan didepan para-para Hamadi dengan upacara sacral.

“Ijinkan saya maju berperang untuk menjadi Gubernur Papua. Saya akan kembali rayakan sukacita diatas para para adat ini. Tanggal 6 Agustus anti Tifa akan ditabuh, kidung akan dinyanyikan sambut Gubernur Papua seorang anak Tabi negeri Matahari Terbit,” urai BTM.

Sebelumnya, Prosesi menuju kampung Tobati dan Enggros begitu meriah, arak-arakan laut yang meriah. BTM dan sang istri Kristina Luluporo Mano dengan menumpanh speed boat dikawal ratusan perahu dan speedboat lainnya menyusuri Teluk Youtefa menuju kampung Tobati.

Laut Teluk Youtefa penuh warna merah, seakan menghapus jejak warna lainnya yang pernah ada.

Sebelum memasuki wilayah Kampung, BTM tampak menengadah ke Langit dan mengangkat tangan sebagai wujud permohonan doa dan tuntunan Tuhan.

Rombongan pun berlabuh dan menginjakan kaki di Dermaga Dawir dan berarak menuju Para-para Hamadi sebagai Lokasi acara. (ADM)

Facebook Comments Box