
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, AKBP Zet Saalino didampingi Kasat Reskrim, Iptu Budi Payung menggelar rilis sejumlah kasus menonjol yang terjadi didaerah dengan ibukota di Dekai itu. Senin (18/08/2025) siang.
YAHUKIMO (PB.COM) – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, AKBP Zet Saalino didampingi Kasat Reskrim, Iptu Budi Payung menggelar rilis sejumlah kasus menonjol yang terjadi didaerah dengan ibukota di Dekai itu. Senin (18/08/2025) siang.
Turut dihadirkan para tersangka dan sejumlah barang bukti yang diamankan dari sejumlah kasus tersebut.
Sedikitnya ada Empat kasus yang kini telah terungkap dan disampaikan pada publik, yakni kasus penyerangan dan pembunuhan pada korban guru di distrik Anggruk, pembunuhan berantai di wilayah Dekai, hingga percobaan penembakan terhadap anggota Koramil Dekai atas nama Serka Ari Pranata.
Kapolres Yahukimo, AKB Zet Saalino menjelaskan Untuk kasus penyerangan, pembakaran dan penganiayaan berat yang menewaskan seorang guru atas nama Rosalina di distrik Anggruk pada 21 dan 22 Maret lalu, pihaknya telah mengamankan dua orang tersangka dengan inisial AB dan N.
“Keduanya berperan langsung dalam pembakaran mess guru dan menewaskan korban. Masih ada sekitar 20 orang yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk kasus ini. Kami terus melakukan pengembangan dan pengejaran. Keduanya terancam hukuman maksimal,” papar Zet Saalino yang tak menampik jika kondisi daerah yang relative jauh dan sarana prasarana menjadi salah satu penghambat pengembangan kasus ini.
Kasus lain yang sangat membuat Masyarakat di Dekai, Ibukota Kabupaten Yahukimo sangat terusik dan terganggu kamtibmasnya yakni rangkain pembunuhan berencana dan berantai menggunakan alat tajam yang terjadi sejak bulan Mei hingga Juni 2025, yang menewaskan sedikitnya empat korban jiwa. Pelaku yang sama yakni WS dan rekannya juga terlibat dalam penyerangan dan pembunuhan sejumlah pendulang emas di Seradala.
“Adapun sejumlah aksi pembunuhan yang WS dan Kawan-kawan lakukan di Dekai yakni pembunuhan terhadap tukang Galon, Pembunuhan korban Andi Gasad dan Mayos Wael. Pelaku WS ini memang terkenal sadis dalam mengeksekusi para korbannya,” papar Kapolres Yahukimo Zet Saalino.
Tersangka dan barang bukti kasus lainnya yang dirilis yakni kasus yang terjadi pada 17 Juni yakni penembakan terhadap anggota Koramil Dekai. “Syukurnya saat peristiwa terjadi, senjata pelaku tak meledak dan korban Serka Ari Pranata dibantu rekannya melakukan perlawanan pada tersangka yang sudah kami amankan,” ujarnya
Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino menjelaskan, terkait kasus pembunuhan Guru di Anggruk, pihaknya memang membutuhkan waktu yang cukup panjang dan penuh kesabaran penyidik dan satgas opz Damai Caryesn dan penegak hukum lain di Kabupaten Yahukimo serta Polda Papua sehingga bisa terungkap kasus ini.
“Pelaku cukup banyak namun dari sekian pelaku yang diamankan ada dua yang kami sebutkan. Semuanya murni kriminal. Saya berharap dengan adanya penangkapan para pelaku ini, kami juga imbau Masyarakat tetap aktivitas seperti biasa dan tetap bisa membantu kepolisian jika ada hal menonjol. Dalam rangka proses penegakan hukum, kami selalu kedepankan asas praduga tidak bersalah dan asas Equality Before The Law atau kebersamaan dihadapan hukum. Kami tidak melihat dia sebagai sipil, pejabat atau KKB, Kalau lakukan pidana akan kami ambil tindakan hukum,” tegasnya. (ADM)







































