Bupati Yahukimo Didimus Yahuli selaku ketua Asosiasi Bupati Se PApua Pegunungan saat menandatangani prasasti peresmian Gereja GIDI Agape Wamena (IST)

WAMENA (PB.COM) – Suasana ibadah yang penuh kekhidmatan menyelimuti Peresmian Gedung Gereja GIDI Jemaat Agape Wamena pada Selasa, (9/12/2025). Peresmian itu dipimpin langsung oleh Ketua Asosiasi Bupati se-Provinsi Papua Pegunungan yang juga Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH., MH, menandai babak baru pelayanan gereja yang menjadi pusat pertumbuhan rohani di jantung Kota Wamena.

Acara tersebut menjadi momentum penting, bukan hanya bagi jemaat, tetapi juga bagi pemerintah daerah karena menegaskan peran strategis gereja dalam membentuk karakter, persatuan, dan peradaban masyarakat Papua Pegunungan.

Prosesi Peresmian gedung gereja itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, diantaranya Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, SE., MM, Staf Ahli Bupati Jayawijaya, Ketua DPRK Yahukimo Son Bahabol, S.Ip, Presiden GIDI Pdt. Usman Kobak, M.Th, Anggota Majelis Rakyat Papua, Para anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, Para kader Gereja, tua-tua jemaat, dan para gembala dari berbagai denominasi.

Dalam rangkaian peresmian, Bupati Didimus Yahuli menandatangani prasasti, disusul pengguntingan pita oleh Wakil Gubernur Ones Pahabol. Prosesi sakral dilanjutkan dengan pembukaan pintu gereja oleh Ketua Wilayah GIDI Yahukimo Pdt. Demas Wale, S.Th, bersama Ketua Wilayah GIDI Bogo, serta doa pentahbisan oleh Presiden GIDI Pdt. Usman Kobak, M.Th.

Komitmen Besar Pemkab Yahukimo

Dalam sambutannya, Bupati Didimus Yahuli menegaskan bahwa pembangunan gereja tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga keagamaan, tetapi juga tanggung jawab moral pemerintah dalam mendukung pembinaan iman masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yahukimo sebelumnya telah mengalokasikan Rp 1,7 miliar untuk pembangunan gedung Gereja GIDI Agape. Pada momentum peresmian itu, ia kembali menyerahkan Rp 300 juta, sehingga total dukungan pemerintah mencapai Rp 2 miliar.

“Pemerintah Kabupaten Yahukimo secara serius memperhatikan pembangunan rumah Tuhan ini agar menjadi tempat pelayanan yang hidup. Di sinilah hamba-hamba Tuhan dan jemaat dapat bersekutu, melayani, dan memuliakan nama Tuhan,” ujar Bupati Didimus Yahuli.

Dukungan ini Adalah komitmen pemerintah dalam menjaga sinergi dengan institusi keagamaan yang selama ini berperan besar dalam membangun masyarakat Papua Pegunungan.

Sebagai Ketua Asosiasi Bupati se-Provinsi Papua Pegunungan, Didimus Yahuli menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh jemaat GIDI Agape Wamena. Ia menekankan pentingnya menjaga gedung gereja sebagai pusat pelayanan dan pertumbuhan rohani, sekaligus mengajak jemaat untuk lebih tekun beribadah.

Dirinya juga menyoroti tema besar Gereja GIDI di Papua, yaitu “Penginjilan Belum Selesai.” Ia menjelaskan bahwa tema tersebut adalah ajakan bagi jemaat untuk terus menyalakan api Penginjilan di tengah masyarakat.

“Saya mengajak seluruh jemaat, dari anak-anak hingga orang tua, untuk rajin beribadah, menjaga gedung ini, dan menyalakan api penginjilan. Tuhan masih memberikan tugas besar bagi gereja ini. Penginjilan Belum selesai,” tegasnya.

Pembangunan dan peresmian Gereja GIDI Jemaat Agape Wamena sendiri bukan sekadar pembangunan fisik. Dalam dinamika sosial Papua Pegunungan yang terus bergerak, gereja menjadi pilar yang mampu menjaga stabilitas moral, memperkuat karakter masyarakat, dan menjadi ruang dialog antarumat.

Peresmian ini mencerminkan model kolaborasi ideal antara pemerintah daerah dan institusi keagamaan dalam membangun masyarakat yang berakar kuat pada nilai-nilai spiritual dan budaya lokal. (ADM)

 

Facebook Comments Box