
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan para khotib di Pondok Pesantren Ahsanul Ulum, Kabupaten Mimika, Selasa (10/3/2026).
TIMIKA (PB.COM) – Pemerintah Provinsi Papua Tengah peduli terhadap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk dukungan kepada anak-anak yatim dan lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH mengatakan hal itu ketika menghadiri buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan para khotib di Pondok Pesantren Ahsanul Ulum, Kabupaten Mimika, Selasa (10/3/2026). Buka puasa bersama di bulan suci Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.

Gubernur Meki Nawipa pada kesempatan itu mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.
Menurutnya, bulan suci Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah. Bulan ini mengajarkan umat untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama.
Harapannya, umat dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh ketaatan, kesabaran, dan keikhlasan, sehingga Ramadan ini benar-benar menjadi momentum memperbaiki diri serta memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemerintah memiliki perhatian terhadap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk dukungan kepada anak-anak yatim dan lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan para khotib sebagai salah satu upaya pemerintah memperkuat kepedulian sosial sekaligus membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan santunan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama untuk mendukung kebutuhan pendidikan, pembinaan, serta pengembangan anak-anak yatim yang berada di lingkungan pondok pesantren,” harap Gubernur Meki Nawipa.

Gubernur Meki juga berpesan kepada para santri dan anak-anak yatim yang hadir agar tetap rajin belajar dan terus berusaha meraih cita-cita. “Kalian adalah generasi masa depan yang akan membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa,” ucapnya.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, jajaran Forkopimda Provinsi Papua Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob-Emanuel Kemong beserta jajaran, pimpinan Pondok Pesantren Ahsanul Ulum, para ustadz dan ustadzah, para khotib, tokoh agama, serta para santri dan undangan lainnya. (Gusty Masan Raya/Rilis)






























