Penandatangan MoU antara Kepala BPSDMP Suharto, ATD,MM dan Bupati Pegubin Spei Yan Bidana, ST,M.Si disaksikanPlt. Kepala Dinas Perhubungan Pegubin Marshall Suebu, S.Sos,M.Si, Rabu, 17 Juni 2026 di Kampus PTDI, Bekasi, Jawa Barat.

BEKASI (PB.COM)—Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (M0U) atau Perjanjian Kerjasama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) untuk mengirim putra-putrinya menjalani sekolah kedinasan di Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Tranportasi Darat Indonesia (PTDI-STDI).

Acara penandatangan MoU yang digelar di Kampus PTDI-STDI, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 17 Juni 2026 ini, dilakukan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Suharto, ATD,MM dan Bupati Pegubin Spei Yan Bidana, ST,M.Si. Turut hadir menyaksikan, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Pegubin Marshall Suebu, S.Sos,M.Si.

“Ya hari ini kami melakukan penandatangan MoU dengan pihak Kementerian Perhubungan agar ke depan kita bisa mengirim anak-anak dari Pegunungan Bintang untuk belajar di bidang transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian. Selain kelak bisa menjadi Aparatur Sipil Negara, mereka juga bisa kerja di Jepang atau di negara lain di kapal-kapal mewah,” kata Bupati Spei Bidana kepada papuabangkit.com, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut Bupati Spei, sumber daya manusia Pegunungan Bintang di bidang transportasi darat, laut, udara maupun perkeretaapian masih sangat kurang. Oleh karena itu, ia mendorong dan menyiapkan generasi muda Okmekmin yang saat ini sedang berada di bangku SMA/SMK untuk bisa menyiapkan diri masuk studi di kampus ini.

“Dengan adanya MoU ini, mulai tahun depan kami siap kirim anak-anak untuk sekolah kedinasan di Politeknik Transportasi Darat Indonesia yang siap pulang untuk mengabdi di daerah atau berkarya dimana saja,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Pegubin Marshall Suebu menjelaskan, MoU ini menjadi langkah awal dan momentum bersejarah karena membuka jalan bagi anak-anak Pegubin siap meraih mimpi di sekolah kedinasan itu agar bisa menjadi birokrat di daerah maupun Pusat, bahkan non ASN di luar negeri.

“Pak Bupati yang menginisiasi MoU ini. Beliau sebagai bupati pertama di Provinsi Papua Pegunungan yang menginginkan anak-anak Pegunungan Bintang bisa masuk sekolah kedinasan bidang perhubungan, terutama perhubungan darat, udara, dan laut/sungai,” tutur Marshall.

Sekadar diketahui, Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) adalah perguruan tinggi kedinasan ternama di bawah naungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Kampus utama PTDI-STTD berlokasi strategis di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sekolah Kedinasan ini resmi berdiri pada 8 September 1951 dengan nama Akademi Lalu Lintas (ALL) lalu berubah menjadi STDI dan kemudian menjadi PTDI. Kampus ini menawarkan program pendidikan untuk jenjang Diploma (D3), Sarjana Terapan (D4), hingga Pascasarjana (S2) terdiri dari Diploma-IV Transportasi Darat, Diploma-IV Teknologi Rekayasa Otomotif, Diploma-III Manajemen Transportasi Jalan, dan Diploma-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian.

Adapun jalur penerimaan taruna dilakukan melalui jalur Pola Pembibitan (Polbit) yakni Polbit Pusat untuk penempatan kerja di unit Kemenhub seluruh Indonesia, dan Polbit Daerah dengan penempatan kerja di Dinas Perhubungan daerah yang bekerja sama. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box