
Apel Gabungan ASN dan non-ASN di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, Rabu (17/6/2026).
NABIRE (PB.COM) – Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer agar tetap menjaga disiplin kerja dan mengutamakan pelayanan publik.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Herman Kayame, mewakili Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, saat Apel Gabungan ASN dan non-ASN di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, Rabu (17/6/2026), menegaskan bahwa aktivitas mengikuti perkembangan Piala Dunia yang tengah bergulir saat ini tidak boleh mengganggu tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.
“Seluruh ASN dan tenaga honorer harus tetap hadir tepat waktu, menjalankan tugas sesuai tanggung jawab, serta menjaga profesionalitas dalam bekerja. Pelayanan publik tidak boleh terganggu,” tegasnya.
Masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah yang responsif, cepat, ramah, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi. Karena itu, Wagub Deinas meminta seluruh perangkat daerah terus menjaga semangat kerja, loyalitas, integritas, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pemerintahan.
“Tugas kita bukan hanya hadir di kantor, tetapi bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wagub Deinas.
Percepat Realisasi Program
Pada lkesempatan itu, Wagub Deinas meminta seluruh OPD mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran guna memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai target.
Pemprov Papua Tengah juga memberikan apresiasi kepada seluruh OPD yang telah menyelesaikan usulan program prioritas Tahun 2027 serta laporan inovasi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.
Dokumen perencanaan tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang terukur, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Wagub Deinas menyoroti capaian penyerapan anggaran yang hingga pertengahan tahun masih berada di kisaran 20 persen. Setiap OPD diminta segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang menyebabkan lambatnya realisasi program.
“Percepatan penyerapan anggaran harus dilakukan secara tertib sesuai ketentuan dan tetap memperhatikan kualitas pelaksanaan kegiatan. Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun anggaran,” ujar Wagub Deinas Kembali mengingatkan.
Selain itu, perangkat daerah juga diminta memperkuat tata kelola keuangan, termasuk pengelolaan dan pertanggungjawaban Uang Persediaan (UP) yang harus dilakukan secara rutin dan tepat waktu. (GMR/Abeth)










































