Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah periode kepengurusan resmi dilantik di Aula Kantor Bupati Paniai, Rabu (26/8/2026), oleh Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Almanzo Bonara.

PANIAI (PB.COM) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah periode kepengurusan resmi dilantik di Aula Kantor Bupati Paniai, Rabu (26/8/2026), oleh Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Almanzo Bonara.

Yustinus Tebai dipercaya sebagai Ketua Umum, Clarce Levina Wambrauw sebagai Sekretaris, dan Betty Goo sebagai Bendahara bersama 242 pengurus lainnya.

Pelantikan yang mengusung tema “Pemuda Bersinergi Bangun Papua Tengah” di Kabupaten Paniai menjadi momentum penting bagi organisasi kepemudaan tersebut. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa gerakan pemuda Papua Tengah tidak hanya berpusat di Nabire sebagai ibu kota provinsi, tetapi menjangkau seluruh wilayah di delapan kabupaten.

Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Herman Kayame, ST,MT, hadir mewakili Gubernur Meki Fritz Nawipa, SH pada kesempatan itu menitipkan beberapa pesan. Di antaraanya, menjaga persatuan pemuda, meningkatkan pendidikan dan keterampilan, memperluas program kepemudaan hingga kampung dan daerah terpencil, menjauhkan generasi muda dari miras, narkoba dan kekerasan, serta menjadi mitra pemerintah yang kritis dan konstruktif dengan mengedepankan data, gagasan dan solusi.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan ruang yang besar bagi generasi muda untuk terlibat dalam pembangunan. Kita ingin anak-anak muda Papua Tengah menjadi pelaku pembangunan, bukan hanya menjadi penonton,” pesan Gubernur Meki Nawipa.

Pelantikan di Paniai menjadi simbol penting bahwa seluruh kabupaten di Papua Tengah memiliki posisi yang sama dalam pembangunan. KNPI diminta membangun organisasi secara inklusif dan memastikan program kepemudaan dirasakan hingga tingkat bawah. “Jalankan amanah dengan rendah hati, bangun organisasi dengan kebersamaan, jangan hanya banyak bicara, tetapi tunjukkan kerja dan hasil,” harapnya.

Jaga Kekompakan dan Perkuat Sinergi

Usai dillantik, Ketua DPD KNPI Papu Tengah, Yustinus Tebai, mengawali pidato perdananya dengan menegaskan bahwa membangun Papua Tengah, KNPI Papua Tengah perlu menjaga kekompakan, sinergi dan kerja sama dengan berbagai elemen. Baik pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan maupun seluruh lapisan masyarakat.

“Semangat pemuda bukan hanya sekadar nama, tetapi juga tindakan nyata untuk membawa perubahan. Kita adalah orang-orang pertama yang meletakkan fondasi bagi Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Tengah, maka perlu kerja keras dan kerja ekstra untuk menjalankan konsolidasi hingga ke tingkat kampung,” tegas Yustinus.

Perjalanan organisasi sejak pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, pada 28 Oktober 2025., kepengurusan tersebut kemudian diperkuat melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Umum DPP KNPI, M. Ryano Panjaitan, pada 30 Maret 2026.

Meski pelantikan baru dilaksanakan, KNPI Papua Tengah mengklaim telah menjalankan sejumlah agenda konsolidasi dan kegiatan sosial. Konsolidasi KNPI Kabupaten Paniai telah dirampungkan, sementara Kabupaten Puncak masih menunggu pelaksanaan Musda, Kabupaten Mimika menunggu jadwal pelantikan, dan kabupaten lainnya masih dalam tahap komunikasi intensif.

Di bidang sosial dan kemanusiaan, kata Yustinus, KNPI Papua Tengah telah melakukan penggalangan dana di Nabire untuk membantu korban bencana alam di Sumatra. Organisasi ini juga terlibat dalam pembagian takjil bersama organisasi kepemudaan serta mendampingi aksi demonstrasi damai bersama Kelompok Cipayung agar penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.

Dukungan terhadap pengembangan potensi pemuda juga dilakukan melalui kegiatan olahraga. KNPI Papua Tengah menjadi sponsor utama ajang balap sepeda lokal serta mendukung pembalap muda Papua Tengah yang mengikuti kejuaraan balap motor di Papua Barat dan Palu.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang dinilai terus memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil, terhadap perkembangan organisasi kepemudaan di daerah tersebut.

Sementara itu, Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, mengajak seluruh pemuda untuk mengedepankan dialog, diskusi dan kolaborasi dalam menjalankan peran pembangunan.

“Anak muda harus diskusi dan maju bersama. Tidak boleh cerita politik, cerita orang lain atau cerita yang lain, hanya boleh fokus pada tujuan. Harus datang dan diskusi supaya semua bisa bekerja dengan baik,” ujar Yampit.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Almanzo Bonara, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi kepemudaan di seluruh Papua Tengah.

Ia meminta pengurus KNPI Papua Tengah tidak hanya mengejar eksistensi di tingkat provinsi, tetapi memastikan organisasi kepemudaan dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) benar-benar mendapat perhatian hingga tingkat bawah.

“Kalau anak-anak muda kita, OKP-OKP tidak diurus, otomatis fungsi dan tugas KNPI mengalami pelemahan. Ini merupakan tanggung jawab Ketua Yuss ketika menjalankan roda organisasi ke depan. Yang harus diperhitungkan adalah bagaimana KNPI ini menjadi mitra strategis pemerintah,” kata Almanzo. (Gusty Masan Raya/Rilis)

Facebook Comments Box