Tak Ada Dualisme Hanura Papua

Pengurus Partai Hanura Kota Jayapura saat memberikan keterangan pada pers
Pengurus Partai Hanura Kota Jayapura saat memberikan keterangan pada pers

JAYAPURA (PB)- Partai Hanura di Papua tidak dualisme, Hanura hanya satu, hal tersebut ditegaskan Ketua DPC Hanura Kota Jayapura Otniel Deda. Karena menurutnya Yan Mandenas sekarang sudah menjabat  Wakil Sekjen Korwil Hanura Papua dan Papua Barat, dan Ketua DPD Hanura Papua Hengky Kayame.

“Opini dualismenya Hanura bukan hanya terjadi ditingkat DPD saja,  tapi merembet ke DPC-DPC , oleh karena itu perlu kami jelaskan,  seperti DPC Kota Jayapura saya dilantik  sebagai Ketua DPC Hanura Kota Jayapura menggantikan Fredrik Mebri 18 Februari 2017 yang lalu, oleh Ketua DPD Hanura Papua Hengky Kayame  yang dihadiri oleh perwakilan dari DPP  yaitu Korwil Papua Papua Barat Edison Lambe,” katanya kepada wartawan Minggu (26/2) di Abepura.

Pelantikan Otniel Deda sebagai Ketua DPC Hanura Kota Jayapura berdasarkan SK nomor SKEP/08/DPD-Hanura/Papua/1/2017 tentang Susunan Personalia Pengurus DPC Hanura Kota Jayapura. Dengan demikian, kata Otniel, SK nomor SKEP/033/ DPD-Hanura/Papua/V/2011 tentang susunan kepengurusan DPC HanuraKota Jayapura masa bhakti 2011-2015  yang ketua nya di jabat Fredrik H. Mebri tidak berlaku.

“Saya menjadi Ketua DPC setelah melalui berbagai tahapan saat  Muscalub  seperti fit and profertest dukungan dari kader di 5 PAC kota Jayapura dan rekomendasi dari DPP Hanura,” ungkapnya didampingi wakil sekretaris Abdul Aziz Kilkoda dan bendahara Zhella Lengkong.

Oleh karena itu, Otniel mengajak semua pengurus lama  DPC Hanura Kota Jayapura dan kader lainnya agar merapatkan barisan untuk bersama-sama membesarkan partai Hanura.

“Kami merangkul teman-teman  kader seperjuangan, mari merapat karena Hanura rumah bersama untuk kader juga simpatisan sebagai  agen perubahan dan menjembatani aspirasi rakyat untuk kepentingan rakyat, demikian juga untuk 4 orang anggota DPRD  Kota Jayapura dari partai Hanura, mari kita kibarkan panji-panji Hanura untuk hidup bersama rakyat, dan kami tidak khianti rakyat , bersama rakyat kami berada di garda terdepan untuk bicara prorakyat adalah harga mati menuju perubahan, ” ujarnya. (admin)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *