Belajar Dari Tolikara, Dewan Minta Para Bupati Jalankan Program 1.000 HPK

 

Bupati Usman G. Wanimbo menggendong seorang bayi di Karubaga Tolikara yang ikut dalam Program 1.000 HPK.

JAYAPURA (PB) : Anggota DPR Papua dari daerah pemilihan Tolikara, Origenes Wanimbo Toli Wone meminta para bupati di Provinsi Papua meniru program   bidang kesehatan di Tolikara bertajuk 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program ini ditandai dengan pemberian asupan gizi sudah diberikan selama masa kehamilan (9 bulan ibu hamil atau 270 hari) hingga anak umur dua  tahun atau 730 hari.

Menurut Origenes, program 1.000 HPK sangat murah dan mudah tetapi tepat dan efektif untuk menyiapkan generasi emas Papua. Intevensi petugas kesehatan dengan makanan dan obat-obatan sejak dalam kandungan dinilai mampu mencetak Sumber Daya Manusia Papua yang unggul, berkualitas dan berdaya saing.

“Saya lihat sejak adanya program ini, anak-anak kita di Tolikara yang lahir sehat-sehat. Berat badanya rata-rata Tiga sampai Empat kilogram saat lahir. Ibu yang baru melahirkan juga sehat. Karena dari saat hamil, sudah diberi makanan tambahan bergizi secara gratis dan teratur oleh pemerintah,” kata Origenes kepada Papua Bangkit, Senin (19/6/2017) saat mengikuti rombongan Lukas Enembe mengembalikan berkas calon gubernur ke sejumlah kantor partai politik di Jayapura.

Origenes yakin, berkat program 1.000 HPK, dalam dua puluh tahun ke depan akan tumbuh generasi muda Tolikara dengan kualitas SDM yang cerdas sebagai penopang pembangunan di Tolikara, Papua dan Indonesia. Oleh karena itu, ia dengan tegas meminta para bupati lain di Provinsi Papua harus mengikuti program pro rakyat yang telah dilakukan oleh Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo empat tahun terakhir.

“Dari sisi anggaran, kami angkat jempol, Bupati Usman mampu menterjemahkan kebijakan fiskal Gubernur Lukas yang sudah mengirim dana Otsus 80 persen ke kabupaten/kota. Ini yang harus didukung, selain Gerbang Mas Hasrat Papua dan Kartu Papua Sehat. Rakyat di kampung-kampung butuh program kesehatan yang nyata seperti ini,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Papua yang membidangi Pemerintahan, Hukum, Politik dan HAM ini.

Origenes Wanimbo Toli Wone

Lelaki yang biasa disapa Orwan ini juga mengapresiasi sejumlah gebrakan pembangunan kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua di bawah kepemimimpinan drg. Aloysius Giyai, M.Kes dengan sejumlah gebrakan inovatif di bidang kesehatan. Salah satunya ialah pembentukan Satuan Tugas Kaki Telanjang (Satgas Kijang) dan Terapung untuk dikirim ke daerah-daerah terpencil.

“Kami sangat dukung kebiijakan Dinas Kesehatan yang mendorong dan meminta para bupati dan dinas kesehatan kabupaten untuk wajib hukumnya merekrut tenaga kesehatan bergerak guna memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di daerah-daerah terpencil. Sesuai aturan hukum kan 15 persen dari 80 persen dana Otsus yang dikirim gubernur ke kabupaten harus dipakai bangun sektor kesehatan. Gunakan itu, bukan pakai ke pos lain,” katanya tegas. (gusty/pb)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *