Stand Pameran Papua Diserbu Ratusan Pengunjung

Tim Stand Pameran Perwakilan BKKBN Provinsi Papua ber-photo booth dengan sepasang pengunjung.

LAMPUNG (PB): Stand Pameran Papua yang ditampilkan Perwakilan BKKBN Provinsi Papua diserbu oleh ratusan pengunjung yang datang di acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV Lampung. Keunikan budayanya membuat Papua menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi peserta Harganas yang datang dari 34 provinsi di Indonesia maupun masyarakat lokal Lampung.

Stand pameran ini diisi dengan sejumlah souvenir unik Papua hasil produk UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) Kabupaten Jayapura binaan Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, di antaranya, tas noken, koteka, gantungan kunci dari Wamena, sisir bambu, sarang semut, sari buah merah, keripik pisang raja dan batik motif Papua.

Ratusan peserta saat berada di stand pameran Perwakilan BKKBN Provinsi Papua.

Selain souvenir, ratusan pengunjung antri berbaris menunggu giliran untuk ber-photo booth dengan menggunakan pakaian adat asli Papua yaitu sali, pakaian rumbai-rumbai dari daun rumbia, dan topi kebesaran hiasan imitasi burung cenderawasih.

“Dari kemarin hingga hari ini, khusus untuk foto sudah ada 500-an pengunjung yang kami layani untuk berfoto menggunakan pakaian adat Papua. Mereka sangat antusias,” ujar Penanggungjawab Stand Pameran Papua, Sentot Mursito, SH kepada Papua Bangkit, Jumat (14/07/2017).

M. Jafar, salah satu pengunjung dari Bengkulu tengah melihat souvenir Papua di Stand Pameran Perwakilan BKKBN Provinsi Papua.

Sentot yang juga Kepala Sub Bidang Advokasi dan KIE pada Perwakilan BKKBN Provinsi Papua ini menjelaskan, pameran yang berlangsung di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim ini berlangsung sejak Kamis (13/07/2017) dan akan ditutup Sabtu (15/07/2017). Menurutnya, tingginya angka kunjungan di stand Papua menjadi motivasi tersendiri bagi Perwakilan BKKBN Provinsi Papua untuk terus meningkatkan produk UPPKS dengan kabupaten binaan.

Selain stand pameran Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Kabupaten Keerom juga menjadi satu-satunya daerah di Papua yang ikut dalam pameran acara Harganas XXIV Lampung. Sejumlah produk hasil kerajinan ibu-ibu PKK Kabupaten Keerom ditampilkan, di antaranya buah merah mentah, buah naga, coklat, tempe, keripik keladi dan keripik mete.

Bupati Keerom, Drs. Celsius Watae, MH saat berkunjung ke Stand Pameran Perwakilan BKKBN Provinsi Papua.

“Banyak sekali yang beli buah merah karena buah ini hanya ada di Papua. Mereka senang dan tanya-tanya khasiat buah merah yang unik,” kata penjaga Stand Pameran PKK Kabupaten Keerom, Maria Dahay.

Salah satu pengunjung dari Sumatera Utara, Frida Sianturi mengaku dirinya tertarik dengan stand pameran Papua karena menampilkan kerajinan tangan dan budaya yang unik.

Sejumlah peserta Harganas dari Perwakilan BKKBN Provinsi Papua saat berfoto di Stand Pameran Papua.

“Saya suka lihat tarian pakai pakaian adat Papua di televisi. Senang hari ini bisa pakai dan foto di sini,” kata Frida.

Pengakuan yang sama disampaikan M. Jafar dari Bengkulu. Menurutnya, Papua dengan budayanya yang unik menjadi warna kekayaan Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Sangat ingin suatu saat bisa ke Papua yang indah dan unik budayanya. Salam buat seluruh saudara di Papua,” tegas Jafar.

 

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Philmona M. Yarollo, S.Sos.M.Si saat bersama rombongan mengikuti jalan sehat.

Jalan Sehat dan Senam Germas

Sebelumnya, pada Jumat pagi (14/07/2017), rombongan Provinsi Papua dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Sarles Brabar, SE.M.Si dan Sekretaris Philmona M. Yarollo, S.Sos.M.Si mengikuti acara jalan santai dan Senam Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) di Lapangan Saburai, Jalan Sriwijaya, Enggal, Bandar Lampung.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 5.000 peserta dari 34 provinsi itu berhasil memecahkan rekor MURI. Pada momen ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkenalkan Senam Germas pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV. Senam Germas merupakan ciptaan Pemprov Lampung, berisi gerakan aerobik memakai lagu daerah Lampung yang dikombinasikan dengan gerakan tari bedana dengan iringan musik gamolan dan cetik.

Kepala BKKBN Papua Sarles Brabar, SE.M.Si saat mengikuti Senam Germas di Lapangan Saburai.

“Lewat senam germas ini, Pemprov Lampung ingin mengingatkan kembali bahwa pencanangan Harganas pertama itu di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, pada 29 Juni 1993 oleh Presiden Soeharto. Sekarang Harganas kembali di Lampung setelah 24 tahun. Jadi, harus ada sesuatu yang menarik dipersembahkan bagi peserta dari 34 provinsi yang akan di Lampung,” kata Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

Ibu Dra. Karolina Wenggi, MH saat mengikuti Senam Germas di Lapangan Saburai.

Menurut Gubernur, Pemprov Lampung ingin menjadikan Senam Germas menjadi alternatif senam sehat selain poco-poco dan senam gemu famire dari NTT. “Mudah-mudahan lewat Harganas ini, masyarakat dari seluruh Indonesia mengenal Senam Germas yang berisi lagu-lagu Lampung yang diselipkan cetik dan gamolan,” kata Gubernur Ridho.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana menjelaskan, Senam Germas merupakan gerakan latihan fisik terprogram sesuai kaidah kesehatan. “Di dalamnya terdapat gerakan aerobik ringan dan sedang, sehingga cocok untuk berbagai jenjang usia,” kata Reihana.

Peserta dari Perwakilan BKKBN Provinsi Papua usai mengikuti Senam Germas.

Senam ini dirancang antara lain meningkatkan keseimbangan, mengoptimalkan tumbuh kembang, menurunkan risiko kematian dini, dan meningkatkan kerja otot jantung. Menurut Reihana, senam ini terdiri dari gerakan pemanasan 6 menit, gerakan inti 15 menit, pendinginan 5 menit, dan peregangan selama 5 menit.

“Belum ada provinsi di Indonesia yang menciptakan Senam Germas. Kami sudah laporkan dan daftarkan senam ini ke Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga. Gerakannya diadopsi dari beberapa gerakan tari bedana, sebagai tari pergaulan anak-anak muda Lampung,” kata Reihana.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Philmona M. Yarollo, S.Sos.M.Si berpose bersama rombongan usai Jalan Sehat dan Senam Germas.

Sesuai rencana, Jumat (14/07/2017) malam, Bupati Keerom Drs. Celsius Watae, MH akan menerima penghargaan Mangggala Karya Kencana (MKK) dari Menteri Dalam Negeri di Pendopo Maha Agung, Lampung.

Acara Harganas Lampung mengambil tema “Dengan Hari Keluarga Nasional Kita Bangun Karakter Bangsa Melalui Keluarga Yang Berketahanan.” Puncak acara Harganas akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriani Widodo pada Sabtu (15/07/2017) esok. (Gusty Masan Raya)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *