Masyarakat Koya Koso Nikmati Pengobatan Gratis Dari IKWI Papua

Warga Kampung Wango, Kelurahan Koya Koso, saat menerima pengobatan gratis yang digelar IKWI Papua, Sabtu (05/08/2017)

JAYAPURA (PB)—Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Papua bersama tim medis RS Marthen Indey hari Sabtu (05/08/2017) menggelar pengobatan massal dan pembagian sembako/paket kesehatan gratis kepada ratusan Kepala Keluarga (KK) di Kampung Wango, Kelurahan Koya Koso, Distrik Abepura Kota Jayapura.

Sejak pagi masyarakat yang ingin menikmati pengobatan gratis sangat antusias memadati aula Balai Pertemuan Kampung Wanggo. Bahkan, ketika masyarakat dari RW 4 tidak bisa datang ke tempat pengobatan, karena lokasi yang jauh, panitia secara sukarela dengan menggunakan bus milik PWI Papua menjemput para pasien.

Ketua RW I Abraham Sanamase mengatakan, ia dan seluruh masyarakat bersyukur dengan adanya pengobatan massal gratis di wilayahnya. Sebab selama ini masyarakat Koya Koso sangat kesusahan dalam hal pengobatan dan bantuan. Apalagi masyarakat Koya Koso sering menderita penyakit infeksi Saluran Pernafasan (ISPA) dan penyakit kulit/scabies.

“Kami selaku perwakilan masyarakat Koya Koso sangat berharap adanya  kegiatan ini agar bisa dilaksanakan secara terus menerus di setiap waktu. Apalagi, kemarin masyarakat Koya Koso baru mendapat bencana banjir dua hari lalu, sehingga mungkin dengan bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” kata Sanamase.

Ketua IKWI Papua Ibu Abdul Munib menyampaikan terimakasih kepada para donatur dan para dokter dari Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura yang sudah hadir dan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah Koya Koso.

“Kegiatan ini sebenarnya dalam rangka HUT IKWI. Kemarin tanggal 19 Juli kita rayakan HUT IKWI ke 56 dan juga kita satukan dengan menjelang HUT RI ke 72. Dibantu dengan teman-teman dokter dan perawat dari RS Mathen Indey. Selain itu juga kami ada pembagian sembako kepada masyarakat,” terangnya.

Para anggota IKWI Papua

Menurut Ibu Abdul Munib, pembagian sembako ini atas partisipasi dan peran dari para donator dan narasumber. Di antaranya, anggota Komisi III DPR Papua Carolus Bolly, Komisi D DPRD Kota Jayapura Mariana Kabey, Karo Humas dan Protokoler Setda Provinsi Papua Tommy Israil Ilolu, serta para jurnalis  dari berbagai organisasi pers di Jayapura.

Kepada pemerintah Kota maupun pemerintah Provinsi Papua, ia berharap agar bisa lebih memperhatikan kondisi masyarakat yang berada di wilayah terpencil Provinsi Papua.

Sementara itu dr. Renova mengatakan dalam melakukan pelayanan kesehatan gratis itu, ia dibantu 6 rekan dokter dari RS Marthen Indey serta tim medis, perawat dan manteri berjumlah 15 orang.

“Kami tim dokter cukup senang. Karena masyarakatnya sangat antusias untuk datang berobat. Kami bahagia bisa melayani mereka,” kata Renova.

Dari catatan tim medis, kurang lebih 219 orang datang berobat. Bahkan, ketika panitia hendak menutup kegiatan baksos itu, masih saja ada masyarakat yang datang berobat. Pasien didominasi para ibu dan anak-anak itu dimana rata-rata menderita penyakit gatal-gatal. Juga terdapat 3 anak yang  datang dengan luka di kaki akibat digigit anjing. (YMF)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *