Curi Satu Poin, Persipura Masih di Puncak Klasemen

Skuad Mutiara Hitam, Persipura Jayapura Papua, saat berlaga di Stadion Mandala beberapa bulan lalu.

JAYAPURA (PB)—Persipura masih kokoh di Puncak Klasemen Sementara Liga 1 Gojek Traveloka, pekan ke-20. Senin malam (21/08/2017), Addison Alves dkk berhasil mencuri 1 poin saat bertandang ke markas Borneo FC, Stadion Segiri, Samarinda dengan berbagi angka 1-1.

Kemenangan ini menambah koleksi angka Persipura menjadi 38 atau terpaut 1 angka dengan runner up  Bhayangkara FC, yang pada pertandingan Minggu (20/08/2017), sukses menumbangkan tamunya Sriwijaya FC, 2-1.

Kendati bermain tanpa beberapa pemain pilarnya, Persipura sebenarnya unggul lebih dulu lewat sundulan sang kaptennya, Imanuel Wanggai di menit ke-72. Absennya sejumlah pemain inti, tak dapat dipungkiri, ikut berpengaruh terhadap performa tim dan membuat Wenderley Junior harus berpikir keras merancang strategi.

Boaz Salossa dan Ruben Sanadi didera cedera hamstring. Ian Luis Kabes terkena hukuman bertanding akibat kartu merah yang diterimanya saat bentrok Persipura vs Persegres Gresik United. Sementara dua pemain mudanya, Martinus Wanewar dan Osvaldo Haay, dipastikan absen dua pekan karena tengah membela Timnas Indonesia U-22 di Sea Games Malaysia.

Dikutip dari goal.com, Borneo FC mencoba tampil menekan lebih dulu sejak menit awal pertandingan. Tendangan bebas Flavio Beck Junior masih belum tepat sasaran. Begitu juga tendangan Terens Owang Puhiri masih bisa diamankan kiper Yoo Jae Hoon.

Klasemen Sementara Liga 1 Gojek Traveloka Pekan ke-20.

Serangan demi serangan coba dibangun oleh tim Pesut Etam. Sepakan Wahyudi Hamisi masih bisa dihalau Yoo Jae Hoon. Persipura juga memberikan tekanan. Tendangan Muhammad Tahir masih jauh dari sasaran. Kedua tim masih mengalami kebuntuan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Borneo kembali mengambil inisiatif serangan. Namun lagi-lagi tekanan yang mereka berikan mampu diredam Nelson Alom dan kawan-kawan.

Persipura justru mampu unggul lebih dulu melalui gol sundulan Imanuel Wanggai pada menit ke-72. Unggul satu gol, membuat para pemain Persipura kian bersemangat.

Peluang emas Addison Alves mampu digagalkan kiper Muhammad Ridho. Borneo akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-82. Adalah sepakan penalti Flavio Beck Junior yang berhasil membobol gawang Persipura. Skor pun berubah 1-1. Pertandingan semakin berjalan sengit. Hingga babak kedua berakhir, skor tetap 1-1.

Buruknya Kinerja Wasit

Pelatih Persipura, Wenderley saat konferensi pers usai laga mengatakan, pertandingan berjalan menarik karena kedua tim sama-sama memenangkan pertandingan. Kendati demikian, ia menilai seharusnya Persipura menang, jika wasit lokal, Yenni Krisdianto, tidak melakukan sejumlah keputusan kontroversial yang merugikan Mutiara Hitam.

“Kita bermain baik, kita kendalikan pertandingan, tetapi wasit (Yenni Krisdianto—Red.) merusak pertandingan dengan keputusan-keputusan yang aneh. Ada gol kita yang dianulir, ada pelanggaran yang dibiarkan, free kick yang aneh dan pinalti yang menurut kami aneh. Kita sebenarnya dukung wasit lokal tetapi mereka sendiri yang menunjukkan kinerja yang buruk. Tapi apapun itu, kita tetap bersyukur kepada Tuhan atas hasil ini,” ujar Wenderley

Pelatih Persipura Wenderley Junior (tengah) saat memberi keterangan pers usai laga.

Sementara itu, pemain Persipura Ronny Beroperay, yang oleh wasit dianggap melakukan pelanggaran hingga berbuah pinalti dan gol balasan dari lawan, mengaku sangat menyayangkan keputusan itu.

“Wasit menuduh saya memasukkan kaki ke pemain lawan yang jatuh di kotak pinalti. Padahal saya tidak menyentuh dia, tidak ada body contact dengan pemain itu, jadi saya juga heran. Kemudian free kick yang didapat lawan, wasit suruh kita pagar dijarak 12 langkah, setelah Imanuel Wanggai mengukur ulang dengan langkah ternyata sangat jauh dan wasit akhirnya mengakui itu dan minta kita untuk pagar di posisi yang diukur Imanuel Wanggai. Ini kan aneh, apa maksudnya?” tanya Ronny, kesal.

Terkait kinerja wasit yang buruk, Media Officer Persipura, Bento Madubun menegaskan, manajemen Persipura Jayapura, akan mempelajari rekaman video pertandingan tadi. Apabila berdasarkan rekaman ada hal-hal yang tidak sesuai maka pihaknya akan melaporkan ke Komisi Wasit PSSI.

“Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya rekan kerja kami yaitu salah seorang staf Persipura Jayapura, Pak Viktor Tappi. Kami berdoa Tuhan berikan tempat terbaik bagi Pak Viktor, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan penghiburan, kekuatan dan ketabahan,” ujar Bento melalui pesan whatsapp.

Kendati mimpi membuat malam indah di Samarinda meraih poin penuh tak tergapai, setidak-tidaknya Manu Wanggai cs masih membawa pulang 1 poin ke Papua. Ini jadi modal dan spirit bagi anak-anak Mutiara Hitam melakoni laga kandang menghadapi Persib Bandung pada 28 Agustus 2017 mendatang di Stadion Mandala.

Akankah Persipura tetap bertengger di puncak klasemen di pekan ke-20 ini? Kita tunggu saja bentrok Bali United saat melawat ke markas Semen Padang, Kamis, 24 Agustus 2017 mendatang. Dengan raihan angka 35 saat ini, hanya kemenangan besar yang bisa membuat Yabes Roni cs bisa menggeser Persipura untuk turun ke posisi kedua. (Gusty Masan Raya)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *